Senin, 27 Juli 2026

Mahasiswa Unimed Pulihkan Mental Remaja Kampung Darussalam Pasca Banjir

Administrator - Jumat, 13 Maret 2026 12:04 WIB
Mahasiswa Unimed Pulihkan Mental Remaja Kampung Darussalam Pasca Banjir
Istimewa
sumut24.co -MEDAN, Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Medan (Unimed) melaksanakan kegiatan pendampingan psikososial bagi remaja korban banjir di Kampung Darussalam, Kabupaten Langkat, Minggu (8/3/2026). Program tersebut menjadi bagian dari kegiatan Program Mahasiswa Berdampak Pasca Bencana yang digagas Kemendiktisaintek.

Baca Juga:
Kegiatan yang berlangsung di Taman Bacaan Masyarakat Darussalam itu bertujuan membantu memulihkan kondisi mental remaja yang terdampak banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Program ini diinisiasi oleh mahasiswa FIP Unimed yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Masyarakat, HMJ PGSD, HMJ Bimbingan dan Konseling (BK), serta Ikatan Mahasiswa Prodi (IMA) PAUD.

Kegiatan diawali dengan pembukaan yang dihadiri perwakilan Pemerintahan Desa Telaga Said, para remaja korban banjir, mahasiswa, serta dosen pendamping dari FIP Unimed, yakni Mahfuzi Irwan, S.Pd., M.Pd., Asiah, S.Pd., M.Pd., dan Artha Mahindra Dipuetra, M.Pd.

Perwakilan pemerintah desa, Sukma, menyampaikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa Unimed yang memberikan pendampingan psikososial bagi remaja di Kampung Darussalam. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu para remaja untuk kembali bangkit setelah mengalami dampak bencana.

"Ini merupakan treatment yang sangat baik bagi para remaja di kampung kami. Mereka sangat senang dan gembira mengikuti kegiatan yang dilakukan mahasiswa melalui program Mahasiswa Berdampak ini. Kami juga sangat terbantu dengan kehadiran mahasiswa di sini dan berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, pemulihan mental remaja diawali dengan pemaparan materi oleh narasumber dari Universitas Negeri Medan, Rafael Lisinus Ginting, yang merupakan Kepala Unit Pelayanan Bimbingan dan Konseling (UPBK) Unimed. Ia menjelaskan bahwa pendampingan psikososial sangat penting bagi remaja, terutama di daerah yang rawan bencana.

Menurut Rafael, remaja perlu dibekali kemampuan untuk beradaptasi secara mental dengan situasi yang tidak menentu akibat bencana. "Pendampingan psikososial ini sangat urgen agar remaja mampu beradaptasi dengan berbagai kemungkinan yang terjadi di daerah rawan bencana. Jangan sampai remaja menjadi kelompok yang paling lemah secara mental karena mereka adalah generasi penerus di kampungnya," jelasnya.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi interaksi dan diskusi antara mahasiswa dan para remaja. Diskusi berlangsung aktif dan penuh antusiasme. Para remaja terlihat terbuka berbagi pengalaman serta perasaan mereka setelah menghadapi bencana banjir.

Sebanyak 15 mahasiswa terlibat langsung dalam kegiatan ini dari total 50 mahasiswa yang telah diterjunkan sejak 18 Februari 2026 untuk melaksanakan program pendampingan di wilayah tersebut.

Dosen FIP Unimed, Asiah, S.Pd., M.Pd., menyatakan kegiatan yang dilakukan mahasiswa merupakan bagian dari implementasi penelitian tim dosen terkait pemulihan psikososial pascabencana bagi remaja.

"Kami berterima kasih kepada Kemendiktisaintek sebagai promotor utama kegiatan ini serta kepada masyarakat yang menyambut kedatangan mahasiswa dengan sangat ramah. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu pemulihan mental para remaja sehingga Kampung Darussalam dapat kembali bangkit setelah bencana," ujarnya.

Melalui program ini, mahasiswa Unimed diharapkan tidak hanya memberikan bantuan sosial, tetapi juga kontribusi nyata dalam pemulihan psikologis masyarakat terdampak bencana. (C04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Asahan Resmi Memulai KKN di Desa Teluk Dalam, Usung Semangat "Bersama Membangun Desa Menuju Masa Depan"
Polisi Ringkus 2 Mahasiswa Edarkan Ganja di Lingkungan Masyarakat, 260 Gram Ganja Disita
USU Buka Seleksi Mahasiswa Mandiri Tahap II
BEM se-Sumut: Reformasi Jilid II Harus Melahirkan Solusi, Bukan Sekadar Slogan
Dorong Minat Mahasiswa Jadi Entrepreneur, UNPRI Gelar Talkshow Kewirausahaan Dan Teken MoU dengan 3 Perusahaan
Unimed Buka Jalur Mandiri 2026, Sediakan 3.099 Kursi di 59 Program Studi
komentar
beritaTerbaru