Jejak Internasional Dibongkar Satresnarkoba Polrestabes Medan WNA Terseret Jaringan Peredaran Narkoba di Indonesia
Jejak Internasional Dibongkar Satresnarkoba Polrestabes MedanWNA Terseret Jaringan Peredaran Narkoba di Indonesia
kota
Medan, Sumut24.co
Baca Juga:
Plt Wali Kota Medan membuat terobosan baru dalam upaya mencegah bertambahnya korban Covid 19 dengan melibatkan tokoh masyarakat Jawa untuk ikut mensosialisasikan Perwal No 27 Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).
“Orang Jawa itu di Kota Medan jumlahnya mencapai 30 persen. Maka jika semua orang Jawa memakai masker sama artinya dengan 1/3 penduduk Medan sudah memakai masker.
Itu berarti sepertiga tugas saya sudah selesai. Saya sudah bisa tidur tenang, tidak lagi pusing memikirkan berapa lagi hari ini bertambah pasien Covid ,” kata Akhyar Nasution dalam bahasa Jawa yang cukup fasih pada pertemuan Silaturahmi dengan tokoh masyarakat Jawa dari berbagai paguyuban yang dikoordinir Letkol (purn) Oliv Sudjali, Mas Kirmanto, Choking Susilo, Mulyono dan kawan-kawan, Sabtu (18/7) di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota.
Melihat besarnya potensi masyarakat Jawa dalam memutus peredaran Covid, Akhyar mengaku dirinya membuat terobosan mengundang para tokoh untuk bersilaturahmi sekaligus makan siang bersama .
Dikatakan Covid ini tidak tiketahui kapan akan berakhir. Dengan kenyataan itu maka tidak juga bisa diketahui kapan kehidupan normal di Kota Medan bisa dimulai.
Di tengah ketidakpastian itu, katanya aktifitas kehidupan tidak boleh terhenti tetapi harus dijalankan.
Untuk itulah dibuat panduan Adaptasi Kebiasaan Baru di semua sektor kegiatan agar dalam.beraktifitas tetap mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker , membuat atau mengatur jaga jarak serta menyediakan tempat cuci tangan di ruang- ruang publik.
“Untuk itulah saya mengundang para tokoh hadir agar seluruh warga Jawa di Medan pakai masker,” ujarnya.
Sementara dalam sesi tanya jawab sejumlah perwakilan organisasi Jawa menyatakan kesiapan mensosialisasikan Perwal dan adaptasi baru.
Mereka juga meminta Akhyar Nasution melanjutkan kepemimpinannya karena Akhyar adalah bagian dari keluarga besar orang Jawa di Kota Medan.
“Kami warga Jawa siap mendukung berlanjutnya kepemimpinan Akhyar,” kata Mas Eko.
Perwakilan lainnya menyebut meski ada marga Nasution di belakang nama Akhyar , namun bagi warga Jawa mereka tau bahwa “Roso” Jawa Akhyar lebih kental.
Sekitar 70-an tokoh mewakili organisasi paguyuban Jawa di antaranya Joko Tingkir, Pagar Jati, Jember Comunity, DIY, Persaudaraan Arek Suroboyo, Banyumas Gel, PJB, Pendowo dan lainnya.red
Jejak Internasional Dibongkar Satresnarkoba Polrestabes MedanWNA Terseret Jaringan Peredaran Narkoba di Indonesia
kota
Dede Irwanda, Tokoh Muda Potensial di Panggung Politik Medan Marelan
kota
Dua Hektare Terbakar! Babinsa Koramil 021209/Sosa dan Warga Berjibaku Lawan Karhutla di PT SRL Palas
kota
Paluta Raih Predikat &ldquoInovatif&rdquo, 11 OPD/UPTD Diguyur Penghargaan
kota
Korban Kebakaran Panyabungan Julu Segera Dapat Bantuan, Wabup Atika Minta Data Rampung 1 Hari
kota
Bupati Saipullah Ajak Mahasiswa Baru STAIN Madina Jadikan PBAK sebagai Awal Perjalanan Kemandirian
kota
Menuju Tapsel Bangkit, Bupati Gus Irawan Tekankan Persatuan dan Kolaborasi di RPP Pemuda Pancasila Zona III
kota
Hotspot Terdeteksi Aplikasi Lancang Kuning, Polsek SD Hole Langsung Cek Lokasi di Aek Bilah
kota
Tangkap AAP di Hotel Istana I, Polres Padangsidimpuan Temukan Belasan Paket Sabu di Rumahnya
kota
Warga Geger! Diduga Ikan Mati Massal di Batang Ayumi Akibat Limbah TPA Batu Bola, Lubuk Larangan Terancam Rusak
kota