Bobby Nasution : Korban Keracunan MBG Karo Tembus 353, SPPG Besar Disuspend BGN
Bobby Nasution Korban Keracunan MBG Karo Tembus 353, SPPG Besar Disuspend BGN
kota
Baca Juga:
MEDAN — Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Gugus Depan 14.1387 Pangkalan Lapas Kelas I Medan tidak berhenti pada seremoni apel. Momentum tersebut menjadi panggung untuk menegaskan bahwa Gerakan Pramuka dapat mengambil bagian dalam agenda pembangunan nasional, khususnya dalam mendorong swasembada pangan menuju Indonesia Emas 2045.
Apel Besar Hari Pramuka ke-65 dipimpin oleh Kakak Fonika Afandi, A.Md.P., S.H., M.H. selaku Pembina Apel. Kegiatan dihadiri oleh perwakilan Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sumatera Utara, Kakak Tanwil Azhari, bersama Kakak Ade Azmil Azhari selaku Ka. Sekretariat Kwardasu.
Dari jajaran Kwarcab Kota Medan hadir Waka Sakoma Kakak Hanafi Chaniago mewakili Ka. Kwarcab. Turut hadir Ka. Kwarran Helvetia serta unsur Forkopimcam Medan Helvetia.
Dengan mengusung tema "Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045", kegiatan ini menempatkan Pramuka bukan hanya sebagai organisasi pembinaan generasi muda, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan sosial yang mendukung agenda kemandirian dan ketahanan pangan.
Dari Seragam Pramuka Menjadi Aksi Nyata
Semangat tersebut ditunjukkan melalui atraksi anggota Pramuka yang memperlihatkan keterampilan, kedisiplinan dan kekompakan. Setelah apel, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial dan anjangsana ke UPT Pelayanan Lansia Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta Panti Asuhan Yatim Kota Medan.
Kegiatan sosial ini menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara mengenai angka dan program, tetapi juga mengenai kepedulian, keberpihakan dan kehadiran di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan peninjauan langsung ke lokasi ketahanan pangan Pramuka di lingkungan Pangkalan Lapas Kelas I Medan.
Di lokasi tersebut dikembangkan kegiatan produktif berupa peternakan ayam petelur, budidaya ikan lele dan hidroponik sebagai bagian dari upaya menumbuhkan semangat kemandirian pangan.
Dari lingkungan Lapas, pesan yang disampaikan cukup jelas: swasembada pangan harus dimulai dari gerakan nyata, dari lingkungan sendiri, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Pramuka Harus Hadir dalam Agenda Besar Bangsa
Momentum Hari Pramuka ke-65 menjadi kesempatan bagi Gugus Depan 14.1387 untuk menunjukkan bahwa Pramuka memiliki ruang strategis dalam mendukung pembangunan nasional.
Tidak cukup hanya membentuk generasi yang disiplin dan berkarakter, Pramuka juga dituntut mampu bergerak, produktif, mandiri dan memberikan solusi bagi persoalan masyarakat.
Melalui kegiatan sosial dan program ketahanan pangan tersebut, Gugus Depan 14.1387 Pangkalan Lapas Kelas I Medan menunjukkan komitmennya untuk mengambil bagian dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045.
Dari Lapas untuk Indonesia. Dari Pramuka untuk masyarakat. Dari aksi kecil untuk agenda besar bangsa.
Bobby Nasution Korban Keracunan MBG Karo Tembus 353, SPPG Besar Disuspend BGN
kota
Selangkah Lagi ke Istana, Kombes Pol M. Reza Chairul Akbar Sidiq Masuk Kandidat Komandan Upacara HUT RI ke81
kota
Dari Lapas kelas 1 Medan untuk Indonesia Pramuka gudep 14.1387 Tegaskan dukungan terhadap Agenda Swasembada Pangan dan Indonesia Emas 2045
kota
Jum&rsquoat Berkah Konco Ngopi Dari Masjid Al Ma&rsquosum Tebar Kepedulian,Konco Ngopi Jum&rsquoat Berkah Bukan Sekadar Berbagi, Tapi Membangun Kebersama
kota
Lensa Energi di Kabupaten Langkat Membuka Cakrawala Lewat Kacamata
kota
Bupati Simalungun Bersama Forkopimda Hadiri Peresmian Jembatan Garuda dan Air Bersih oleh Presiden RI
kota
Maksimalkan Persiapan HUT RI ke81, Pemkab Simalungun Gelar Rakor di Dolok Batu Nanggar
kota
Makna Berbagi Berkah di Hari Jum&rsquoat
kota
sumut24.co MedanKetika penyakit sudah masuk ke dalam kategori serius dan kompleks, pertanyaan di benak pasien maupun keluarga biasanya tid
Profil
Investigasi SEMATA Hulu Sungai Sumut Terancam, Sawit dan Galian C Diduga Tekan Sumber Air
kota