Rabu, 12 Agustus 2026

Hemat Biaya Tanam dan Panen, Petani Tapsel Terima Bantuan Traktor dan Mesin Perontok Padi

Administrator - Rabu, 12 Agustus 2026 11:02 WIB
Hemat Biaya Tanam dan Panen, Petani Tapsel Terima Bantuan Traktor dan Mesin Perontok Padi

Tapsel | Sumut24.co -

Baca Juga:

Langkah efisiensi biaya operasional serta percepatan masa olah tanah bagi para petani di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) kembali mendapat dorongan signifikan. Melalui program mekanisasi pertanian, puluhan alat dan mesin pertanian (Alsintan) disalurkan guna memodernisasi pola kerja petani lokal.

Penyerahan bantuan mekanisasi tersebut dipusatkan di eks Kantor Dinas Pertanian Tapsel, kawasan Padang Matinggi, Kota Padangsidimpuan, Senin (10/8/2026) sore. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Dapil Sumut II, Sabam Rajagukguk, bersama Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu.

Dalam alokasi bantuan kali ini, sebanyak 10 unit hand tractor (traktor tangan) dan 6 unit power thresher (mesin perontok padi) reguler diserahkan kepada perwakilan kelompok tani penerima manfaat asal Kabupaten Tapsel.

Penggunaan teknologi Alsintan ini diproyeksikan menjadi jawaban atas tantangan keterbatasan tenaga kerja pengolah tanah di pedesaan. Dengan mengandalkan traktor tangan dan mesin perontok otomatis, proses penyiapan lahan hingga pascapanen dapat dipangkas secara dramatis, baik dari segi durasi waktu maupun besaran biaya produksi.

Anggota DPR RI, Sabam Rajagukguk, menerangkan bahwa masuknya bantuan mesin pertanian ini merupakan buah dari pengawalan aspirasi berjenjang. Usulan berawal dari jaring aspirasi kelompok tani yang ditangkap oleh anggota DPRD Tapsel, lalu dikomunikasikan secara intensif ke tingkat kementerian di pusat.

"Terealisasinya bantuan ini merupakan buah dari koordinasi berkelanjutan bersama Pak Bupati Gus Irawan Pasaribu. Beliau terus memetakan dan mengawal kebutuhan riil para pejuang pangan di Tapsel agar terakomodasi oleh anggaran pusat," ujar Sabam di sela penyerahan bantuan.
Sabam mengingatkan agar bantuan teknologi pertanian ini dikelola secara transparan dan berkeadilan di internal kelompok tani. Pemeliharaan unit secara rutin menjadi kunci agar Alsintan tersebut memiliki daya pakai yang panjang serta dapat dimanfaatkan oleh seluruh anggota secara bergantian.

"Mesin-mesin ini adalah aset bersama. Kami sangat berharap bantuan ini dirawat dengan baik agar dampak kebermanfaatannya bisa berkelanjutan dalam meningkatkan kuantitas serta kualitas panen petani kita," imbaunya.

Sementara itu, Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen berkelanjutan Sabam Rajagukguk dalam memperjuangkan alokasi pembangunan untuk wilayah Dapil Sumut II.

Sinergi antara DPR RI dan Pemerintah Kabupaten Tapsel ini diharapkan dapat mempercepat transisi pertanian tradisional menuju era digital dan mekanisasi, sekaligus memperkuat posisi Tapsel sebagai salah satu lumbung pangan utama di kawasan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Petani 58 Tahun di Tapanuli Selatan Meninggal Tragis, Adik Kandung Diamankan Polisi
Petani 58 Tahun di Tapanuli Selatan Meninggal Tragis, Adik Kandung Diamankan Polisi
Bertekad Sejahterakan Petani, OK. Awaluddin diunjuk Ketua Kelompok Tani “Citra Sejahtera
Sampai Tuntas! Tak Ingin Petani Terus Menunggu, Roby Agusman Harahap Siap Kawal Irigasi Ujung Gurap Rp8 Miliar
Petani Minta Polda Sumut Tangkap Mafia Bawang Ilegal
Dua Petani Tapsel Ditangkap Bawa 14 Paket Ganja, Motor Bocor Jadi Titik Akhir Pelarian
komentar
beritaTerbaru