Jumat, 07 Agustus 2026

Komisi V DPR RI Siap Kawal Rute Sibolga–Jakarta, Bupati Madina Soroti Pentingnya Konektivitas

Administrator - Jumat, 07 Agustus 2026 15:25 WIB
Komisi V DPR RI Siap Kawal Rute Sibolga–Jakarta, Bupati Madina Soroti Pentingnya Konektivitas
Baca Juga:

Madina | Sumut24.co

Bupati Mandailing Natal (Madina), H. Saipullah Nasution, menegaskan bahwa pembangunan daerah di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), khususnya Kabupaten Mandailing Natal, sangat bergantung pada konektivitas transportasi yang memadai. Menurutnya, akses transportasi udara dan laut merupakan solusi strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan daya saing daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Saipullah Nasution saat menghadiri kunjungan kerja Anggota Komisi V DPR RI Muhammad Lokot Nasution di Kota Sibolga, Sumatera Utara, Rabu (5/8/2026). Pertemuan itu membahas percepatan pembukaan rute penerbangan Sibolga–Jakarta serta pengembangan Pelabuhan Sibolga sebagai salah satu simpul konektivitas utama kawasan Sumatera Utara bagian selatan.

Dalam forum tersebut, Bupati Saipullah menjelaskan bahwa kondisi geografis Mandailing Natal membuat pembangunan infrastruktur transportasi memiliki tantangan tersendiri. Hingga saat ini, wilayah tersebut belum masuk dalam rencana pembangunan jalan tol maupun jaringan kereta api.

Karena itu, menurutnya, transportasi udara dan laut menjadi pilihan paling realistis untuk memangkas waktu perjalanan, mempercepat distribusi barang, serta menurunkan biaya logistik.

"Daerah seperti Mandailing Natal membutuhkan konektivitas yang lebih cepat. Tanpa akses transportasi yang efisien, pembangunan akan berjalan lambat dan potensi ekonomi daerah sulit berkembang secara maksimal," ujar Saipullah.

Saipullah menyebut pembukaan rute penerbangan Sibolga–Jakarta akan memberikan dampak signifikan terhadap mobilitas masyarakat maupun dunia usaha.

Selama ini, perjalanan menuju ibu kota melalui jalur darat dapat menghabiskan waktu hingga sekitar 12 jam sebelum melanjutkan penerbangan. Dengan hadirnya rute langsung dari Sibolga, waktu tempuh diperkirakan hanya berkisar satu hingga dua jam.

Menurutnya, efisiensi tersebut akan membuka peluang investasi baru, memperlancar aktivitas pemerintahan, meningkatkan sektor perdagangan, hingga mendukung pertumbuhan pariwisata di kawasan Tabagsel.

"Konektivitas adalah nadi pertumbuhan ekonomi. Jika akses transportasi semakin cepat dan biaya semakin murah, maka potensi daerah akan bergerak lebih optimal," tegasnya.

Selain transportasi udara, Bupati Madina juga menyoroti pentingnya percepatan pembangunan Pelabuhan Palimbungan di Kecamatan Batahan.

Menurut Saipullah, pelabuhan tersebut memiliki posisi strategis sebagai pintu keluar masuk distribusi berbagai komoditas unggulan Mandailing Natal, terutama minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO).

Dengan tersedianya fasilitas pelabuhan yang representatif, distribusi hasil perkebunan dapat dilakukan langsung melalui jalur laut sehingga biaya logistik dapat ditekan dan daya saing produk daerah meningkat.

"Pelabuhan yang memadai akan mempercepat distribusi CPO dan komoditas lainnya. Dampaknya bukan hanya pada efisiensi biaya, tetapi juga mampu membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat," katanya.

Meski mendukung pengembangan transportasi udara dan laut, Saipullah mengingatkan bahwa peningkatan kualitas jalan menuju bandara maupun pelabuhan tidak boleh diabaikan.

Ia menilai seluruh moda transportasi harus saling terintegrasi agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.

"Pesawat harus tersedia, pelabuhan harus berkembang, tetapi akses jalan menuju bandara dan pelabuhan juga wajib dalam kondisi baik. Semua harus dibangun secara terpadu agar konektivitas benar-benar efektif," ungkapnya.

Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI Muhammad Lokot Nasution menyatakan pihaknya akan terus memperjuangkan aspirasi pemerintah daerah terkait peningkatan konektivitas di kawasan Sumatera Utara bagian selatan.

Ia menegaskan Komisi V DPR RI akan mendorong Kementerian Perhubungan agar segera merealisasikan pembukaan rute penerbangan Sibolga–Jakarta sekaligus memperkuat pengembangan Pelabuhan Sibolga sebagai pusat transportasi regional.

"Kami akan terus mengawal usulan ini agar segera ditindaklanjuti oleh Kementerian Perhubungan. Konektivitas merupakan salah satu kunci pemerataan pembangunan, khususnya bagi daerah-daerah di luar Pulau Jawa," ujar Lokot.

Pertemuan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala daerah se-Tabagsel, serta sejumlah pemangku kepentingan yang mendukung percepatan pembangunan sektor transportasi di kawasan tersebut.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
DPR
beritaTerkait
Carut Marut PKH Medan Makmur, Zulkarnaen Pertanyakan Keseriusan Pemko Medan Salurkan Bansos
Polemik Penebangan Pohon Dampak Pembangunan BRT Terus Berlanjut, Rizki Lubis : DLH Medan Jangan Suka Buang Badan
Keluarga Bantah WLG Mati Bunuh Diri, DPRD Medan : Polisi Harus Usut Tuntas Seluruh Indikasi Kejanggalan
DPRD Medan Minta Pemko Medan Percepat Pembangunan Medan Utara
DPRD Kota Medan Soroti Minimnya Fasilitas Pendidikan di UPT SMP Negeri 39 Medan
Masyarakat Sudah Resah, Rico Waas Harus Serius Benahi Sistem Parkir dan Lampu Jalan
komentar
beritaTerbaru