Selasa, 14 Juli 2026

Groundbreaking Huntap Korban Banjir Padangsidimpuan Dimulai, Wakasatgas 1 Letjen TNI Richard Tampubolon Targetkan 1.133 Rumah Permanen

Administrator - Selasa, 14 Juli 2026 17:37 WIB
Groundbreaking Huntap Korban Banjir Padangsidimpuan Dimulai, Wakasatgas 1 Letjen TNI Richard Tampubolon Targetkan 1.133 Rumah Permanen

Padangsidimpuan | Sumut24.co

Baca Juga:

Pemerintah pusat bersama TNI dan sejumlah kementerian mulai merealisasikan program percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera Utara.

Langkah tersebut ditandai dengan groundbreaking pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak banjir di Kota Padangsidimpuan.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Satuan Tugas (Wakasatgas) 1 Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam, yang juga Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon, S.H., M.M., pada Selasa (14/7/2026).

Rombongan tiba menggunakan helikopter dan mendarat di Helipad Lapangan Yonif 123/Rajawali, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, sebelum melanjutkan kunjungan ke lokasi pembangunan Huntap di lahan eks PTPN IV, Desa Palopat Pijorkoling, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara.

Prosesi groundbreaking menjadi penanda dimulainya pembangunan kawasan hunian permanen bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana banjir yang melanda wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon mengatakan pembangunan Huntap merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia serta Satuan Tugas Nasional Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana.

Menurutnya, pemerintah telah menyelesaikan dokumen rencana induk rehabilitasi dan rekonstruksi yang menjadi dasar pelaksanaan pembangunan di daerah terdampak bencana.

"Kita sesuai dengan arahan dan perintah dari Bapak Presiden dan Kasatgas. Saat ini dokumen rencana induk rehabilitasi dan rekonstruksi telah selesai disusun dan menjadi acuan pelaksanaan di lapangan," ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan kawasan Huntap di Padangsidimpuan akan mencakup 1.133 unit rumah yang dibangun di atas lahan seluas sekitar 27 hektare.

Richard berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana melalui kolaborasi lintas kementerian, pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha, serta dukungan masyarakat.

"Semoga seluruh proses pembangunan berjalan lancar melalui kerja sama lintas sektoral, budaya gotong royong, supervisi yang baik, kolaborasi, serta semangat kebersamaan bersama masyarakat," katanya.

Kasum TNI menjelaskan, pembangunan akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal, pemerintah menargetkan penyelesaian 200 unit rumah pada tahun ini.

Sebanyak 100 unit akan dibangun melalui dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, sedangkan 100 unit lainnya berasal dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Yayasan Budha Tzu Chi.

Tahapan selanjutnya akan dilanjutkan hingga seluruh kebutuhan hunian bagi warga terdampak dapat terpenuhi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Padangsidimpuan, Abdurrahman Nasution, menyampaikan bahwa pembangunan keseluruhan sebanyak 1.133 unit Huntap direncanakan dilaksanakan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) hingga tahun 2027.

Hunian tersebut diproyeksikan menjadi tempat tinggal bagi 1.133 kepala keluarga yang terdampak banjir di Kota Padangsidimpuan.

Ia menjelaskan, kawasan Huntap dirancang sebagai kawasan permukiman terpadu dengan pembagian fungsi lahan yang telah disusun secara komprehensif.

Sebanyak 15 hektare dialokasikan untuk kawasan perumahan, 7,5 hektare untuk fasilitas umum dan jalan utama, serta 4,5 hektare menjadi ruang terbuka hijau.

"Lahan ini disediakan oleh PTPN IV. Kawasan nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas umum seperti rumah ibadah, ruang terbuka hijau, koperasi desa, puskesmas pembantu, kantor balai desa, hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL)," jelas Abdurrahman.

Groundbreaking tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dari pemerintah pusat, TNI, serta pemerintah daerah.

Dari pemerintah pusat hadir antara lain Deputi IV Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Rony Ariuly Hutahayan, Direktur Bina Teknik Perumahan dan Kawasan Permukiman Kementerian PKP Syamsiar Nurhayadi, Direktur Pembangunan Jembatan Kementerian Pekerjaan Umum Gatot Sukmara, serta Plt Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kementerian Sosial Maryani Mansur.

Turut mendampingi jajaran TNI di antaranya Marsda TNI M. Nurdin, Marsma TNI M. Ridha, Brigjen TNI Andre Julian, Brigjen TNI Fadjar Cahyono, Kolonel Inf Tamimi, Kolonel Inf Riski Marlon, Danrem 023/Kawal Samudera Kolonel Inf Iwan Budiarso, serta sejumlah perwira lainnya.

Sementara dari Pemerintah Kota Padangsidimpuan hadir Sekretaris Daerah H. Rahmat Marzuki Nasution, Wakil Ketua DPRD H. Rusydi Nasution, Wakapolres Padangsidimpuan Kompol Parlindungan Panjaitan, Dandim 0212/Tapanuli Selatan Letkol Inf Dedi Harnoto, Kasatpol PP Zulkifli Lubis, Kepala Dinas Pendidikan Ahmad Rizki Hariri Hasibuan, dan Kepala Dinas Perkim Abdurrahman Nasution.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan juga turut hadir melalui Wakil Bupati H. Jafar Syahbuddin Ritonga dan Sekretaris Daerah H. Sofyan Adil Siregar.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Huntap Korban Banjir Bandang di Padangsidimpuan Mulai Dibangun, Wali Kota Pastikan Progres Sesuai Target
Percepat Pembangunan Huntap, Bobby Nasution Dorong Validasi Data Spesifik
Sumut Zero Pengungsi, Korban Bencana Kini Tempati Huntara dan Huntap
Bersama Mendagri dan Menteri PKP, Wagub Sumut Tinjau Huntap Tapsel
Pemko Padangsidimpuan Siapkan 20 Hektare Lahan untuk Hunian Tetap 1.200 KK Korban Bencana
Belum Masuk Daftar Huntap, Empat Keluarga Korban Longsor Tapsel Harap Perhatian Pemerintah
komentar
beritaTerbaru