Jelang Porprovsu 2026, KONI Sumut Intensifkan Pembinaan Atlet
sumut24.co MedanKomite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara (Sumut) mengintensifkan pembinaan atlet melalui Program Pembinaan
Umum
Baca Juga:
- Groundbreaking Huntap Korban Banjir Padangsidimpuan Dimulai, Wakasatgas 1 Letjen TNI Richard Tampubolon Targetkan 1.133 Rumah Permanen
- Huntap Korban Banjir Bandang di Padangsidimpuan Mulai Dibangun, Wali Kota Pastikan Progres Sesuai Target
- Percepat Pembangunan Huntap, Bobby Nasution Dorong Validasi Data Spesifik
Tapsel | Sumut24.co
Warga korban banjir dan longsor di Kampung Durian, Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, hingga kini masih menunggu kepastian terkait hunian tetap (huntap) dari pemerintah.
Lebih dari tiga bulan setelah bencana yang terjadi pada 25 November 2025 lalu, sejumlah keluarga masih hidup dalam ketidakpastian mengenai tempat tinggal yang aman.
Bencana banjir dan longsor tersebut meninggalkan luka mendalam bagi warga setempat. Selain merusak permukiman, peristiwa itu juga menelan korban jiwa yang tidak sedikit.
Sugiman (50), salah seorang warga Kampung Durian, mengaku hingga kini dirinya dan keluarga belum berani kembali menempati rumah mereka. Meski bangunannya tidak tertimbun longsor, lokasi rumahnya berada sangat dekat dengan bukit yang retak dan menjadi titik longsor saat bencana terjadi.
"Sejak kejadian itu kami tidak berani lagi tidur di rumah. Trauma masih terasa, apalagi longsor yang terjadi menelan 22 korban jiwa, dan delapan di antaranya merupakan keluarga dekat kami," ujar Sugiman, Kamis (6/3/2026).
Menurut Sugiman, sebelum bencana terjadi terdapat 19 kepala keluarga yang tinggal di Kampung Durian. Dari jumlah tersebut, sebanyak 15 rumah mengalami dampak langsung akibat banjir dan longsor.
Sebagai upaya penanganan pascabencana, pemerintah merencanakan pembangunan hunian tetap bagi para korban. Lokasi pembangunan huntap tersebut berada di Dusun Taman Sari, Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batang Toru.
Namun, Sugiman mengaku dirinya tidak termasuk dalam daftar penerima hunian tetap, meskipun sebelumnya telah didata oleh pemerintah daerah. Selain dirinya, ada tiga keluarga lain yang mengalami nasib serupa, yakni keluarga Kerman, Loso, dan Juliadi.
Padahal, menurut Sugiman, kondisi kampung mereka saat ini sudah tidak lagi aman untuk ditempati.
"Kami terpaksa meninggalkan kampung karena takut terjadi longsor susulan. Sekarang saya dan keluarga menyewa rumah di Batang Toru dengan biaya sekitar Rp300 ribu per bulan, belum termasuk listrik dan air," katanya.
Situasi tersebut membuat keempat keluarga tersebut berharap adanya kebijakan tambahan dari pemerintah agar mereka juga dapat memperoleh hunian tetap yang lebih aman.
Kepala Desa Batu Godang, Mahmudin Sihombing, membenarkan bahwa empat keluarga tersebut memang tidak tercatat sebagai penerima hunian tetap. Hal itu dikarenakan rumah mereka tidak mengalami kerusakan secara langsung saat bencana terjadi.
"Berdasarkan pendataan awal, rumah mereka tidak rusak sehingga tidak masuk dalam kategori penerima bantuan huntap," jelas Mahmudin.
Sementara itu, Camat Batang Toru, Mara Tinggi Siregar, menyampaikan bahwa pemerintah pusat saat ini tengah membangun sekitar 227 unit hunian tetap di Dusun Taman Sari, Desa Hapesong Baru.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 19 unit dialokasikan khusus bagi warga Kampung Durian yang terdampak langsung oleh bencana.
Meski pembangunan hunian tetap sedang berjalan, empat keluarga tersebut masih menunggu keputusan pemerintah terkait kemungkinan mereka mendapatkan tempat tinggal baru yang lebih aman. Hal ini mengingat kawasan Kampung Durian kini telah ditetapkan untuk direlokasi karena dinilai rawan bencana longsor.
Hingga saat ini, para korban berharap pemerintah dapat memberikan solusi yang adil agar seluruh warga yang terdampak, termasuk yang merasa tidak lagi aman tinggal di lokasi lama, dapat memperoleh kepastian tempat tinggal di masa depan.zal
sumut24.co MedanKomite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara (Sumut) mengintensifkan pembinaan atlet melalui Program Pembinaan
Umum
sumut24.co MedanGuna memperkuat komitmen dalam menghadirkan pengalaman berkendara terbaik bagi masyarakat Indonesia, Mobil Lubricants r
Umum
Medan sumut24.co Di ujung sebuah gang yang tampak biasa, ketika malam masih memeluk Kota Medan dengan sunyi nya, tim gabungan Satuan Resna
Hukum
Polsek Medan Area Ungkap Maling Besi di Yuki AR Hakim
kota
Polsek Medan Kota Ungkap Dugaan Penipuan Modus Proyek Fiktif
kota
KONI Medan Dukung The Khourt Independence Padel Tournament 2026, Wadah Lahirkan Atlet Baru
News
Driver Ojol Tewas Terlindas Truk Tangki Cpo di Jalan Sisingamangaraja Medan
kota
&lrmRealisasi Pendapatan Asli Dareah (PAD) Sumut Sudah Terealisasi 50 Persen Lebih dari Target 2026
kota
Sutrisno Pangaribuan Minta BobbySurya Hentikan Rencana Berkantor di Nias Hanya Pencitraan dan Berpotensi Boros APBD
kota
Bupati Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Deli Serdang, 419 Siswa Mulai Masuk Asrama
kota