Baca Juga:
Madina | Sumut24.co
Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution memberikan apresiasi tinggi kepada panitia penyelenggara turnamen sepak bola antar mahasiswa se-Pantai Barat yang sukses digelar hingga partai final.
Penutupan turnamen berlangsung meriah di Lapangan Sepak Bola Dalan Lidang, Kecamatan Linggabayu, Minggu (31/5/2026). Kehadiran masyarakat yang memadati arena pertandingan menjadi bukti tingginya antusiasme warga terhadap kompetisi olahraga tersebut.
Dalam sambutannya, Wabup Atika menegaskan bahwa kegiatan olahraga seperti sepak bola memiliki dampak positif yang besar bagi generasi muda, terutama dalam menjauhkan mereka dari ancaman penyalahgunaan narkoba yang saat ini menjadi perhatian serius di berbagai daerah.
"Turnamen seperti ini bukan hanya sekadar pertandingan olahraga, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi dan membangun generasi muda yang sehat serta terhindar dari bahaya narkoba," ujar Atika.
Menurut Atika, semakin banyak kegiatan positif yang melibatkan anak muda, maka semakin kecil peluang mereka terjerumus ke dalam pergaulan negatif. Karena itu, ia mendorong masyarakat dan seluruh elemen daerah untuk terus menghadirkan ruang kreativitas dan olahraga bagi kalangan pemuda.
Ia juga menegaskan bahwa pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, aparat kepolisian, maupun TNI semata. Peran keluarga dan lingkungan dinilai sangat menentukan dalam menjaga generasi muda.
"Pemerintah daerah, Polri, dan TNI tentu tidak akan mampu bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat dan orang tua. Karena itu, kegiatan olahraga seperti ini sangat penting untuk menjaga anak-anak kita tetap berada di lingkungan yang positif," katanya.
Wabup Madina itu berharap turnamen sepak bola antar mahasiswa se-Pantai Barat dapat terus dilaksanakan secara rutin dan menjadi agenda tahunan di kawasan Pantai Barat Mandailing Natal.
Pada laga final yang berlangsung sengit, Pathil FC berhasil keluar sebagai juara usai menaklukkan Hutabaringin Jaya dengan skor meyakinkan 2-0.
Dua gol kemenangan Pathil FC masing-masing dicetak oleh Gogon dan Rudi yang tampil impresif sepanjang pertandingan. Permainan solid dan disiplin menjadi kunci keberhasilan tim tersebut mengangkat trofi juara.
Kemenangan itu langsung disambut sorak-sorai pendukung yang memadati lapangan sejak pertandingan dimulai.
Turnamen sepak bola antar mahasiswa ini diketahui diikuti puluhan tim dari berbagai desa di wilayah Pantai Barat Madina. Selain memperebutkan gelar juara, kompetisi tersebut juga menjadi sarana pencarian bibit atlet potensial di daerah.
Tak hanya itu, atmosfer sportivitas dan kebersamaan yang tercipta selama turnamen berlangsung turut memperkuat hubungan antarmahasiswa dan masyarakat dari berbagai wilayah di Pantai Barat.
Wabup Atika pun menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menunjukkan semangat sportivitas selama kompetisi berlangsung.
"Selamat kepada para juara yang berhasil meraih prestasi. Pertahankan capaian ini dan terus tingkatkan kemampuan. Untuk yang belum berhasil, jangan menyerah karena masih banyak kesempatan di event berikutnya," tutupnya.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News