Palas | Sumut24.co
Baca Juga:
Penantian panjang masyarakat Kecamatan Barumun Selatan dan Kecamatan Ulu Sosa akhirnya mulai menemukan titik terang. Pemerintah Kabupaten Padang Lawas memastikan pembangunan Jembatan Aek Siabu di Desa Batang Bulu Baru akan dimulai pada tahun 2026.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan bersama Wakil Bupati Padang Lawas Achmad Fauzan Nasution sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memulihkan akses transportasi masyarakat yang sempat lumpuh akibat ambruknya jembatan pada akhir tahun 2023 lalu.
Selama hampir tiga tahun terakhir, warga terpaksa melewati jembatan darurat berbahan batang kelapa untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut tidak hanya menyulitkan mobilitas masyarakat, tetapi juga menghambat aktivitas ekonomi dan distribusi hasil pertanian di wilayah tersebut.
Bupati Padang Lawas menegaskan bahwa pembangunan jembatan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah karena memiliki peran penting sebagai penghubung antarwilayah.
"Pemerintah daerah berkomitmen penuh agar pembangunan Jembatan Aek Siabu dapat segera terlaksana dengan baik demi kepentingan masyarakat," ujar Bupati dalam keterangannya.
Untuk merealisasikan proyek tersebut, Pemkab Padang Lawas melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp14 miliar. Saat ini, proses persiapan lelang proyek sedang dilakukan guna menentukan pihak pelaksana pembangunan.
Pemerintah berharap proses pembangunan nantinya berjalan profesional dan tepat waktu sehingga masyarakat dapat kembali menikmati akses transportasi yang aman dan layak.
Selain memperlancar mobilitas warga, pembangunan Jembatan Aek Siabu juga diyakini akan memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan Barumun Selatan dan Ulu Sosa. Akses distribusi barang dan hasil pertanian yang sebelumnya terkendala diperkirakan kembali normal setelah jembatan selesai dibangun.
Dalam agenda tersebut turut hadir Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas, para asisten daerah, tenaga ahli bupati, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News