Bupati Gus Irawan Dorong Kajian Batang Toru Jadi Kebijakan Nyata Pascabencana
Bupati Gus Irawan Dorong Kajian Batang Toru Jadi Kebijakan Nyata Pascabencana
kota
Baca Juga:
Madina | Sumut24.co
Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bersama Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) mulai menjajaki pembukaan jalur penghubung Pastap Julu–Sigantang yang selama ini dikenal sebagai rute bersejarah masyarakat Mandailing dan Minangkabau di kawasan perbatasan Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Pembahasan tersebut berlangsung dalam pertemuan resmi antara Bupati Madina H. Saipullah Nasution dan Wakil Bupati Pasaman Barat HM Ihpan di Kantor Bupati Madina, Desa Parbangunan, Panyabungan, Jumat (8/5/2026).
Dalam pertemuan itu, kedua pemerintah daerah sepakat untuk memperkuat kerja sama melalui nota kesepahaman serta membawa aspirasi pembukaan jalur tersebut kepada Gubernur Sumatera Utara dan Gubernur Sumatera Barat sebelum diteruskan ke Pemerintah Pusat.
Langkah ini dinilai penting mengingat jalur yang direncanakan berada di kawasan Taman Nasional Batang Gadis (TNBG), sehingga membutuhkan kajian teknis dan lingkungan secara mendalam agar tetap sesuai regulasi yang berlaku.
Bupati Madina H. Saipullah Nasution mengatakan, pembukaan jalur Pastap Julu–Sigantang bukan sekadar proyek konektivitas biasa, tetapi juga upaya menghidupkan kembali jalur historis yang pernah menjadi akses utama masyarakat di masa lalu.
"Kedua pemerintah daerah akan melakukan kajian teknis secara mendalam agar tetap mematuhi aturan lingkungan. Aspirasi ini nantinya juga akan dibawa ke tingkat gubernur Sumut dan Sumbar untuk diteruskan kepada pemerintah pusat agar menjadi bagian dari kebijakan nasional," ujar Saipullah.
Menurutnya, jalur tersebut memiliki nilai sejarah yang kuat karena sejak dahulu digunakan masyarakat Mandailing dan Minangkabau sebagai akses utama penghubung antardaerah.
"Jalur Sigantang–Pastap merupakan jalan legendaris yang digunakan turun-temurun oleh masyarakat Minang dan Mandailing. Pasaman Barat juga sangat berharap kolaborasi ini bisa segera terwujud," katanya.
Selain aspek sejarah, pembukaan akses ini juga diproyeksikan memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat perbatasan. Jalur baru tersebut diperkirakan mampu memangkas jarak tempuh hingga 50 sampai 70 kilometer.
Dengan jarak perjalanan yang lebih singkat, biaya transportasi dan konsumsi bahan bakar masyarakat dipastikan akan jauh lebih efisien.
Saipullah menyebut langkah tersebut sejalan dengan program nasional Presiden Prabowo Subianto yang mendorong efisiensi konektivitas dan penguatan ekonomi daerah di seluruh Indonesia.
"Efisiensi transportasi tentu akan berdampak langsung terhadap daya saing ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan," lanjutnya.
Ia juga menegaskan bahwa hubungan sosial dan ekonomi antara Madina dan Pasaman Barat selama ini sudah terjalin erat, terutama pada sektor perkebunan sawit, perdagangan, hingga pendidikan masyarakat lintas daerah.
Sementara itu, Wakil Bupati Pasaman Barat HM Ihpan mengapresiasi sambutan positif dari Pemkab Madina terhadap rencana pembukaan jalur tersebut.
Menurutnya, pembangunan akses penghubung antardaerah tidak dapat dilakukan secara sepihak dan membutuhkan dukungan lintas pemerintahan serta kajian teknis yang matang.
"Jalur ini merupakan rute legendaris yang sering diceritakan oleh para leluhur sebagai penghubung utama antarwilayah. Kami akan melibatkan tim teknis untuk mengkaji seluruh aspek regulasi dan teknis agar nantinya sesuai dengan aturan yang berlaku," ungkap Ihpan.
Ia menambahkan, hasil pertemuan tersebut akan segera dilaporkan kepada Bupati Pasaman Barat agar tindak lanjut pembahasan bisa dilakukan lebih konkret dalam waktu dekat.
Rencana pembukaan jalur Pastap Julu–Sigantang kini menjadi harapan baru bagi masyarakat perbatasan Sumut dan Sumbar. Selain membuka akses konektivitas yang lebih cepat, proyek ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat hubungan sosial budaya, dan membuka peluang investasi baru di kawasan tersebut.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Bupati Gus Irawan Dorong Kajian Batang Toru Jadi Kebijakan Nyata Pascabencana
kota
sumut24.co MEDAN, Rektor Universitas Negeri Medan (UNIMED), Prof. Dr. Baharuddin, ST., M.Pd., secara resmi mengukuhkan seluruh mahasiswa ba
kota
sumut24.co MEDAN, Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si mengatakan kemampuan berkomunikasi menjadi
kota
sumut24.co SERGAI, Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila (MPW PP) Sumatera Utara menggelar kegiatan Penanaman Tanaman Pohon Pelindung d
News
sumut24.co Nias BaratPemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat pelaksanaan Universal Health Coverage (UHC) gun
Umum
sumut24.co NiasWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menegaskan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Nias Barat memb
Umum
sumut24.co MedanPemko Medan berkomitmen untuk terus memperkuat penerapan Analisis Standar Belanja (ASB) sebagai bagian utama dari upaya me
kota
Pemkab Solok Teken Kerja Sama Dengan Kemenkumham dan PLN, Dorong UMKM dan Optimalisasi PAD.
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meraih penghargaan LPM Award 2026 atas dukungan terhadap pemberdayaan masyarakat
kota
Menjaga Setiap Rupiah Dana BOS, Bank Sumut dan Disdik Dorong Tata Kelola Sekolah Berbasis Digital
kota