OJK Perkuat Akses Keuangan Pelajar, Sumut dan Pematangsiantar Raih KEJAR Award 2026
sumut24.co BekasiOtoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara terus memperkuat akses keuangan sekaligus membangun budaya menabung
Ekbis
Baca Juga:
- Wakil Bupati Asahan Salurkan Bantuan Beras Pemerintah Pusat di Bandar Pulau, Dilarang Ada Pemotongan!
- Bupati Simalungun Tinjau Pengaspalan Ruas di Kecamatan Gunung Maligas, Pastikan Infrastruktur Berkualitas
- Bupati Saipullah Nasution Hidupkan Kembali Pisang Kepok Madina, 5 Hektare Lahan Mulai Digarap
Madina | Sumut24.co
Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 pada, Senin (6/4/2026).
Pembukaan kegiatan tersebut dilakukan secara daring karena Bupati tengah berada di Medan untuk menghadiri agenda Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Sumut.
Sementara itu, pelaksanaan Musrenbang berlangsung di Aula Kantor Bupati Madina, Komplek Perkantoran Payaloting, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution, serta dihadiri sejumlah pejabat daerah, pemangku kepentingan, dan perwakilan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Saipullah Nasution menegaskan bahwa Musrenbang merupakan salah satu tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan berbagai program pembangunan daerah dengan kebutuhan masyarakat serta arah kebijakan pembangunan nasional dan Provinsi Sumatera Utara.
Menurut Saipullah, perencanaan pembangunan harus berangkat dari kondisi riil daerah dan didukung dengan target yang terukur. Ia kemudian memaparkan sejumlah indikator makro ekonomi yang menjadi dasar perencanaan pembangunan Madina hingga tahun 2027.
"Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Mandailing Natal pada tahun 2025 tercatat sebesar 4,38 persen. Untuk tahun 2027, kita menargetkan pertumbuhan ekonomi berada pada kisaran 6,10 hingga 6,80 persen," ujar Saipullah.
Selain pertumbuhan ekonomi, pemerintah daerah juga menargetkan penurunan angka pengangguran. Pada tahun 2025, tingkat pengangguran tercatat sebesar 7,18 persen. Pemerintah daerah menargetkan angka tersebut dapat ditekan menjadi sekitar 6,75 hingga 6,09 persen pada tahun 2027.
Di sisi lain, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Madina juga terus didorong untuk meningkat. Jika pada tahun 2025 IPM berada di angka 74,26 persen, maka pada tahun 2027 ditargetkan naik menjadi sekitar 74,35 persen.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga mematok target penurunan ketimpangan ekonomi yang diukur melalui Rasio Gini. Pada tahun 2025, Rasio Gini tercatat sebesar 0,2420 dan ditargetkan turun menjadi sekitar 0,235 hingga 0,232 pada tahun 2027.
Bupati Saipullah juga menyoroti upaya penanggulangan kemiskinan. Ia menyebutkan bahwa tingkat kemiskinan di Madina pada tahun 2025 berada di angka 7,91 persen. Melalui berbagai program pembangunan, pemerintah menargetkan angka tersebut dapat ditekan hingga berada pada kisaran 4,43 sampai 5,74 persen pada tahun 2027.
Sementara itu, inflasi daerah yang pada tahun 2025 tercatat sebesar 4,37 persen juga diharapkan dapat ditekan menjadi sekitar 2,24 persen pada tahun 2027.
Dalam arah kebijakan pembangunan ke depan, Saipullah mengingatkan bahwa Mandailing Natal merupakan daerah yang memiliki potensi kerawanan bencana. Kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius dalam setiap perencanaan pembangunan daerah.
Ia menegaskan bahwa pembangunan Madina ke depan harus mengintegrasikan prinsip pengurangan risiko bencana, sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Madina Tahun 2025–2029.
Selain itu, perencanaan pembangunan juga harus selaras dengan arah pembangunan nasional dan Provinsi Sumatera Utara dengan pendekatan yang holistik, tematik, integratif, dan spasial.
"Tema pembangunan Mandailing Natal pada tahun 2027 adalah peningkatan pelayanan dasar, transformasi tata kelola pemerintahan dan ekonomi untuk mewujudkan daerah yang tangguh," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Madina, Birul Walidain, dalam laporannya menjelaskan bahwa Musrenbang RKPD Tahun 2027 memiliki sejumlah tujuan strategis.
Di antaranya adalah menyepakati rancangan pembangunan daerah, menyelaraskan program pembangunan daerah dengan prioritas pembangunan provinsi dan nasional, serta menyempurnakan rancangan RKPD Madina tahun 2027 berdasarkan masukan dari berbagai pemangku kepentingan.
Menurut Birul, forum Musrenbang juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan sistem perencanaan pembangunan daerah yang partisipatif, transparan, dan akuntabel.
"Melalui Musrenbang ini diharapkan seluruh program pembangunan yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat serta mampu mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan," pungkasnya.zal
sumut24.co BekasiOtoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara terus memperkuat akses keuangan sekaligus membangun budaya menabung
Ekbis
sumut24.co ASAHAN, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., langsung turun ke lapangan menyalurkan bantuan beras bagi Penerima Bantuan Pa
News
sumut24.co TANJUNGBALAI , Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Kota Tanjungbalai. SD Negeri 132406 Tanjungbalai berhasil lolos s
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina mengajak para pelajar untuk membiasakan diri menabung sejak din
News
Persiapan pelaksanaan Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 yang digelar di TerminaI Tanjung Pinggir
News
Launching QRIS Dinamis, QRISPATI dan Smart Cash di Simalungun, Perkuat Wujudkan Digitalisasi Daerah
News
Belanja Bawang di Simpang LimunPengedar Uang Palsu &039Gol&039 Ditangkap Polsek Medan Kota
News
HUT Polwan Ke 78, Polwan Polresta Deli Serdang Gelar Bakti Sosial dan Police Go To School
News
Sempat Viral, THM Janna Akhirnya Digerebek dan di Police Line
News
Sempat Viral, THM Janna Akhirnya Digerebek dan di Police Line
News