Gelar Aksi Sejuta Masker, FOZ Sumut Bagikan Masker Gratis kepada Pengguna Jalan di Medan
Gelar Aksi Sejuta Masker, FOZ Sumut Bagikan Masker Gratis kepada Pengguna Jalan di MedanMedansumut24.co Forum Zakat (FOZ) Sumatera Utara me
Umum
Baca Juga:
- Kabar Baik! Pemkab Palas Perjuangkan Hak Tanah Masyarakat, PPTKH Disetujui Seluas 1.897,89 Hektare
- MoU Pemkab Tapsel-Kejaksaan: Sekolah Didorong Transparan dan Berintegritas
- HUT Pemkab Labuhanbatu ke-81, Tokoh Pemuda Labuhanbatu Sahmurad Desak PTPN Kembalikan Tanah di Bilah Barat, Diduga HGU Berakhir Sejak 2010.
Madina | Sumut24.co
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) mulai melakukan langkah konkret dalam membenahi sistem pengelolaan sampah dengan mempersiapkan perubahan metode pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dari open dumping menjadi controlled landfill.
Transformasi tersebut merupakan tindak lanjut atas kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup yang menginstruksikan seluruh pemerintah daerah untuk menghentikan praktik pembuangan sampah secara terbuka karena dinilai tidak ramah lingkungan dan berpotensi menimbulkan pencemaran.
Sebagai bagian dari persiapan, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal, Afrizal, bersama tim lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), melakukan peninjauan langsung ke TPA Banggua yang berada di Desa Sirambas, Kecamatan Panyabungan Barat, pada Jumat (10/7/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah perangkat daerah, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), serta OPD terkait lainnya.
Afrizal mengatakan, kunjungan lapangan dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi sekaligus menyusun langkah teknis menuju penerapan sistem controlled landfill, yang dinilai lebih aman bagi lingkungan dibandingkan metode open dumping.
Menurutnya, berdasarkan data nasional masih terdapat sekitar 359 Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Indonesia yang masih menggunakan sistem pembuangan terbuka, termasuk TPA Banggua di Kabupaten Mandailing Natal.
Karena itu, Pemkab Madina berkomitmen segera meninggalkan pola lama dan beralih menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan sesuai dengan regulasi pemerintah.
"Ini merupakan tindak lanjut atas arahan Menteri Lingkungan Hidup. Kami ingin proses perubahan ini segera terealisasi karena seluruh kajian teknis telah disusun secara komprehensif oleh tim lintas OPD," ujar Afrizal.
Selain mempersiapkan perubahan sistem di TPA, Pemkab Madina juga memberi perhatian terhadap persoalan tumpukan sampah yang masih kerap terlihat di sejumlah ruas jalan dan titik permukiman di kawasan Panyabungan pada pagi hari.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mandailing Natal, Birul Walidain, mengakui pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan pengangkutan sampah agar kondisi tersebut dapat diminimalkan.
Namun, ia menjelaskan bahwa pelayanan saat ini masih menghadapi kendala berupa keterbatasan armada operasional.
"Petugas terus bekerja maksimal melakukan pengangkutan sampah, khususnya di wilayah Panyabungan dan sekitarnya. Kami berharap kondisi penumpukan sampah dapat terus berkurang," katanya.
Saat ini, DLH Madina memiliki 12 unit armada pengangkut sampah. Namun, sekitar lima unit di antaranya mengalami kerusakan sehingga belum dapat dioperasikan secara optimal.
Pemerintah daerah kini berupaya mempercepat proses perbaikan armada agar seluruh kendaraan dapat kembali beroperasi dan pelayanan pengangkutan sampah menjadi lebih efektif.
Selain meningkatkan sarana dan sistem pengelolaan, Pemkab Madina juga menilai keberhasilan penanganan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
DLH mengimbau warga mulai membiasakan memilah sampah organik dan nonorganik sejak dari rumah tangga. Langkah sederhana tersebut dinilai mampu mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA sekaligus mempermudah proses pengelolaan.
Birul menegaskan bahwa budaya memilah sampah merupakan salah satu fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
"Pengelolaan sampah akan berhasil apabila dilakukan secara bersama-sama. Pemilahan sampah sejak dari rumah menjadi kunci terciptanya lingkungan yang bersih dan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik," ujarnya.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Gelar Aksi Sejuta Masker, FOZ Sumut Bagikan Masker Gratis kepada Pengguna Jalan di MedanMedansumut24.co Forum Zakat (FOZ) Sumatera Utara me
Umum
Gempur Sarang Narkoba, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang dan BNNK Ungkap Kasus Shabu di Pantai Labu
News
Pererat SilahturahmiKajati Aceh dan Kajari Medan Main Bola Kaki Bersama Tim Legend
kota
PGRI Dan Bunda Guru Pasaman Barat Serahkan Bantuan Bagi Korban Galodo
News
Jakarta Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke11 PT Kereta Cepat Indonesia
News
BANDA ACEH Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Aceh, dan Forum Pemimpin Redaksi (Pimred) Multimedi
News
MEDAN, SUMUT24.CO DPW Pendawa Sumatera Utara akan menggelar silaturahmi dan perkenalan pengurus pada Minggu (18/10/2026), pukul 14.00 WIB, d
Info
43 Armada Operasional Disalurkan, Bupati Deli Serdang Tekankan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
News
KAPOLRI Ditantang Buktikan &ldquoNo Viral No Justice&rdquo, Karyawati 22 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual
News
450 Hektare EksHGU Tanjung Siram Disorot, GTRA Paluta Percepat Penanganan Sengketa
News