91 ASN Tapsel Tuntaskan Diklat BPKP, Bupati Gus Irawan Targetkan Dokumen Manajemen Risiko Rampung Sepekan
91 ASN Tapsel Tuntaskan Diklat BPKP, Bupati Gus Irawan Targetkan Dokumen Manajemen Risiko Rampung Sepekan
kota
Baca Juga:
- PAD Madina Baru Capai 85,78 Persen, Bupati Saipullah Beberkan Strategi Tingkatkan Pendapatan dan Lindungi Guru
- Hadir Di Kecamatang Pamatang Silimahuta, Bupati Simalungun Berikan Pelayanan Dan Carikan Solusi Persoalan Masyarakat
- Bupati Simalungun: Pembangunan Daerah Dilaksanakan Secara Bertahap dan Terencana
Madina | Sumut24.co
Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 pada, Senin (6/4/2026).
Pembukaan kegiatan tersebut dilakukan secara daring karena Bupati tengah berada di Medan untuk menghadiri agenda Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Sumut.
Sementara itu, pelaksanaan Musrenbang berlangsung di Aula Kantor Bupati Madina, Komplek Perkantoran Payaloting, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution, serta dihadiri sejumlah pejabat daerah, pemangku kepentingan, dan perwakilan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Saipullah Nasution menegaskan bahwa Musrenbang merupakan salah satu tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan berbagai program pembangunan daerah dengan kebutuhan masyarakat serta arah kebijakan pembangunan nasional dan Provinsi Sumatera Utara.
Menurut Saipullah, perencanaan pembangunan harus berangkat dari kondisi riil daerah dan didukung dengan target yang terukur. Ia kemudian memaparkan sejumlah indikator makro ekonomi yang menjadi dasar perencanaan pembangunan Madina hingga tahun 2027.
"Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Mandailing Natal pada tahun 2025 tercatat sebesar 4,38 persen. Untuk tahun 2027, kita menargetkan pertumbuhan ekonomi berada pada kisaran 6,10 hingga 6,80 persen," ujar Saipullah.
Selain pertumbuhan ekonomi, pemerintah daerah juga menargetkan penurunan angka pengangguran. Pada tahun 2025, tingkat pengangguran tercatat sebesar 7,18 persen. Pemerintah daerah menargetkan angka tersebut dapat ditekan menjadi sekitar 6,75 hingga 6,09 persen pada tahun 2027.
Di sisi lain, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Madina juga terus didorong untuk meningkat. Jika pada tahun 2025 IPM berada di angka 74,26 persen, maka pada tahun 2027 ditargetkan naik menjadi sekitar 74,35 persen.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga mematok target penurunan ketimpangan ekonomi yang diukur melalui Rasio Gini. Pada tahun 2025, Rasio Gini tercatat sebesar 0,2420 dan ditargetkan turun menjadi sekitar 0,235 hingga 0,232 pada tahun 2027.
Bupati Saipullah juga menyoroti upaya penanggulangan kemiskinan. Ia menyebutkan bahwa tingkat kemiskinan di Madina pada tahun 2025 berada di angka 7,91 persen. Melalui berbagai program pembangunan, pemerintah menargetkan angka tersebut dapat ditekan hingga berada pada kisaran 4,43 sampai 5,74 persen pada tahun 2027.
Sementara itu, inflasi daerah yang pada tahun 2025 tercatat sebesar 4,37 persen juga diharapkan dapat ditekan menjadi sekitar 2,24 persen pada tahun 2027.
Dalam arah kebijakan pembangunan ke depan, Saipullah mengingatkan bahwa Mandailing Natal merupakan daerah yang memiliki potensi kerawanan bencana. Kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius dalam setiap perencanaan pembangunan daerah.
Ia menegaskan bahwa pembangunan Madina ke depan harus mengintegrasikan prinsip pengurangan risiko bencana, sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Madina Tahun 2025–2029.
Selain itu, perencanaan pembangunan juga harus selaras dengan arah pembangunan nasional dan Provinsi Sumatera Utara dengan pendekatan yang holistik, tematik, integratif, dan spasial.
"Tema pembangunan Mandailing Natal pada tahun 2027 adalah peningkatan pelayanan dasar, transformasi tata kelola pemerintahan dan ekonomi untuk mewujudkan daerah yang tangguh," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Madina, Birul Walidain, dalam laporannya menjelaskan bahwa Musrenbang RKPD Tahun 2027 memiliki sejumlah tujuan strategis.
Di antaranya adalah menyepakati rancangan pembangunan daerah, menyelaraskan program pembangunan daerah dengan prioritas pembangunan provinsi dan nasional, serta menyempurnakan rancangan RKPD Madina tahun 2027 berdasarkan masukan dari berbagai pemangku kepentingan.
Menurut Birul, forum Musrenbang juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan sistem perencanaan pembangunan daerah yang partisipatif, transparan, dan akuntabel.
"Melalui Musrenbang ini diharapkan seluruh program pembangunan yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat serta mampu mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan," pungkasnya.zal
91 ASN Tapsel Tuntaskan Diklat BPKP, Bupati Gus Irawan Targetkan Dokumen Manajemen Risiko Rampung Sepekan
kota
Drainase Jalinsum Tersumbat, Satlantas Polres Padangsidimpuan Bergerak Cepat Selamatkan Pengguna Jalan
kota
Tinggalkan Open Dumping, Pemkab Madina Siapkan Sistem Controlled Landfill untuk Wujudkan Pengelolaan Sampah Modern
kota
PAD Madina Baru Capai 85,78 Persen, Bupati Saipullah Beberkan Strategi Tingkatkan Pendapatan dan Lindungi Guru
kota
Janji Gandakan Uang dalam 7 Hari, Wanita Ini Dibekuk Polres Padangsidimpuan Usai Rugikan 51 Korban Rp400 Juta
kota
Sat Reskrim Polres Padang Lawas Intensif Patroli Malam, Cegah Begal, Balap Liar hingga Tawuran Remaja
kota
Hadiri Puncak HKG PKK ke54, Ketua TP PKK Simalungun Komit Perkuat Pemberdayaan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045
kota
Kontingen Simalungun Raih Terbaik III di Jamdasu XI 2026, Bupati "Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan kekompakan"
kota
MAS TPI Plus Keterampilan Medan Sambut Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2026/2027
kota
Hari Pertama Sekolah, TPI Medan Sambut Hangat Peserta Didik Baru TA 2026/2027 dengan Tradisi Marhaban dan Tepung Tawar
kota