Sumut Gelap, Harta Dirut PLN Rp110 Miliar Jadi Sorotan Publik
MEDAN Pemadaman listrik massal yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi hingga Aceh membuat publik m
News
Baca Juga:
- Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.HI.Bertindak Sebagai Inspektur Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118
- Bupati Solok, Secara Resmi Melantik dan Mengambil Sumpah Jabatan Jefrizal, S.Pt, M. T. Sebagai Sekretariat Daerah Kabupaten
- Bupati Solok , Meresmikan Penyalaan secara Simbolis Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL)
Wabup Solok , Sumatra Barat ajak Perkuat Silaturahmi dan Konsistensi Berbuat Baik pada acara Persatuan Keluarga Besar Suku Koto yang digelar di Rumah Gadang Bawah Bungo Dt Tumangguang Rajo, Jorong Kampuang Tangah, pada Minggu (05/04/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkokoh nilai-nilai kebersamaan pasca Hari Raya Idulfitri.
Pada kegiatan tersebut Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I yang juga bertindak sebagai pembina organisasi, juga dihadiri Ketua Persatuan Keluarga Besar Suku Koto Bedrizal Zandra, S.Pd, serta Ustadz Hamdani, Lc., MA yang memberikan tausiyah keagamaan kepada para hadirin.
Wakil Bupati Solok H. Candra dalam sambutannya menyampaikan salam dari Bupati Solok yang berhalangan hadir karena agenda kegiatan di Kabupaten Solok Selatan. Ia kemudian mengajak seluruh keluarga besar Suku Koto untuk senantiasa menjaga semangat bekerja dan berbuat kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Mengutip makna Al-Qur'an, khususnya Surat At-Taubah ayat 105, Wabup menegaskan bahwa setiap manusia diperintahkan untuk bekerja keras, beramal saleh, dan berkarya dengan penuh keikhlasan. Menurutnya, setiap amal perbuatan tidak hanya disaksikan oleh Allah SWT, tetapi juga oleh Rasul dan sesama orang beriman, serta akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak.
"Jangan pernah lelah untuk berbuat baik, di mana pun dan kapan pun, baik terlihat maupun tidak. Karena setiap kebaikan sekecil apa pun akan kembali kepada diri kita sendiri, begitu pula sebaliknya," ujar H. Candra.
Dan juga mengingatkan bahwa nilai kebaikan tidak diukur dari besar kecilnya, melainkan dari keikhlasan dan konsistensi dalam melaksanakannya. Hal ini sejalan dengan ajaran Islam yang menyatakan bahwa sekecil apa pun kebaikan maupun keburukan akan mendapat balasan yang setimpal.
Ketua Persatuan Keluarga Besar Suku Koto, Bedrizal Zandra, S.Pd dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan halal bihalal ini telah direncanakan sejak sebelum bulan suci Ramadan. Berbagai rangkaian kegiatan keagamaan sebelumnya juga telah dilaksanakan, termasuk kegiatan tarhib Ramadan dan tausiyah yang menghadirkan tokoh agama.
Menjelaskan bahwa undangan telah disebarkan kepada lebih dari 200 lebih, baik yang berada di kampung halaman maupun perantauan, melalui berbagai media, termasuk media sosial dan pemasangan spanduk.
Bedrizal juga mengungkapkan bahwa selama bulan Ramadan, Bundo Kanduang Suku Koto berhasil menghimpun infaq yang kemudian disalurkan kepada saudara kita suku koto. Sebanyak 70 paket bantuan telah diserahkan menjelang Hari Raya Idulfitri sebagai bentuk kepedulian sosial antar sesama.
Perwakilan Niniak Mamak Suku Koto, Angku M. Rajo Pangulu, S.H pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada panitia atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai halal bihalal menjadi wadah penting untuk memperkuat ikatan kekerabatan, terutama di tengah tantangan kehidupan modern yang membuat sebagian anggota keluarga berada di perantauan.
Ke depan perlu dilakukan evaluasi waktu pelaksanaan kegiatan agar dapat mengakomodasi lebih banyak kehadiran perantau, terutama dengan menjadwalkan acara lebih awal setelah Idulfitri.
"Momentum seperti ini sangat berharga bagi kita untuk berkumpul. Namun, kita juga harus menyesuaikan dengan kondisi dunsanak kita di rantau yang memiliki keterbatasan waktu. Perencanaan yang lebih matang akan membuat kegiatan ini semakin optimal," ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan tausiyah agama oleh Ustadz Hamdani, Lc., MA yang mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Idulfitri sebagai titik awal memperbaiki diri, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan Persatuan Keluarga Besar Suku Koto semakin solid dan mampu menjadi wadah yang memperkuat nilai adat, agama, dan kebersamaan di tengah masyarakat.(YOSE)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
MEDAN Pemadaman listrik massal yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi hingga Aceh membuat publik m
News
Pasatama Institute Cetak SDM Tata Boga Bersertifikat HACCP
kota
sumut24.co KABUPATEN LANGKAT, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melalui Unit Pelaksana Proyek Sumater
News
sumut24.co ASAHAN, Praktik pembalakan liar atau illegal logging berskala besar kembali mencoreng wajah pengelolaan hutan di Sumatera Utara.
News
sumut24.co Medan, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik
kota
Mohd Tondi Rais Lubis Gelar Bisa Ditoreh, Adab Tetap yang Utama
kota
MENJAGA BUMI, MENJAGA REPUBLIK PIDATO PRABOWO, KEDAULATAN EKONOMI, DAN MASA DEPAN INDONESIA HIJAU Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral I
News
Medan Aroma panas di lingkaran elite Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mulai menyeruak ke publik. Proyek pembangunan gedung senilai fan
News
Pemilihan Kepling Lingkungan 3 Kelurahan Gaharu Disorot, Warga Nilai Proses Terkesan Dipaksakan
kota
Polsek Tanjung Morawa Berhasil Amankan Pelaku Bobol Rumah
kota