Inalum Dorong Jurnalisme Berkualitas Lewat Kompetisi IN-Journal
sumut24.co BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) terus membangun hubungan kolaboratif dengan insan media melalui penyelenggaraan
News
Baca Juga:
- Kembali Tercemar, Limbah Karet Diduga Milik PTPN III Gunung Para Mengapung di Sungai Bahilang, Warga Desak Investigasi
- Dua Jembatan Putus Diterjang Banjir, Polres Tapsel Turun Tangan Pastikan Akses Warga
- Komisi IV DPRD Sergai Segera Tinjau Dugaan Pencemaran Sungai Bahilang, Warga Keluhkan Gatal-gatal
Tapsel -Sorotan publik terhadap PT Agincourt Resources (PT AR) kembali menguat setelah perusahaan tambang emas Martabe itu mempublikasikan hasil uji laboratorium kualitas air sisa proses penambangan, Minggu (15/2/2026).
Langkah tersebut dilakukan saat polemik bencana banjir dan longsor di kawasan Batangtoru belum sepenuhnya reda, serta di tengah belum jelasnya keputusan final pemerintah terkait kelanjutan operasional tambang.
Dalam pernyataan resminya, PT Agincourt Resources menyebutkan bahwa hasil pengujian menunjukkan air sisa proses tambang telah memenuhi baku mutu sesuai ketentuan pemerintah. Parameter seperti pH, Total Suspended Solid (TSS), kadar sianida bebas, serta kandungan logam terlarut diklaim masih berada dalam ambang batas aman.
Publikasi ini dinilai sebagian pihak sebagai sinyal kesiapan perusahaan untuk kembali beroperasi, meskipun sanksi dan evaluasi dari pemerintah belum sepenuhnya tuntas.
Sekretaris Parsadaan Marga Pulungan Dohot Anak Boruna, H. Muhammad Erwin Pulungan, mempertanyakan waktu dan tujuan publikasi hasil uji tersebut.
Menurutnya, di tengah situasi pascabencana dan kekhawatiran masyarakat terhadap potensi dampak lingkungan, publikasi itu justru menimbulkan tanda tanya baru.
"Alih-alih membuat masyarakat tenang, warga di sekitar aliran Sungai Batangtoru justru merasa was-was. Mereka khawatir terhadap potensi pencemaran dan dampaknya bagi keselamatan," ujarnya kepada sejumlah media, Selasa (17/2/2026).
Erwin juga menyoroti narasi yang menyebut masyarakat tidak mengalami gangguan kesehatan seperti penyakit kulit dalam dua tahun terakhir. Namun, ia mengungkapkan sebagian warga memang tidak lagi menggunakan air sungai untuk konsumsi, melainkan membeli air minum dalam kemasan.
Ia menduga keterangan yang diangkat dalam publikasi tersebut belum tentu merepresentasikan seluruh suara masyarakat terdampak.
Sebelumnya, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memerintahkan penghentian sementara operasional tambang di kawasan hulu DAS Batangtoru untuk dilakukan evaluasi menyeluruh. Audit lingkungan komprehensif disebut akan dilakukan, termasuk kemungkinan proses hukum apabila ditemukan pelanggaran.
Masyarakat berharap pemerintah pusat benar-benar cermat meneliti pengelolaan air limbah yang dialirkan ke Sungai Batangtoru agar tidak menimbulkan dampak jangka panjang bagi ekosistem maupun warga.
Selain isu limbah, Erwin juga menyinggung dugaan berkurangnya tutupan hutan di sekitar wilayah tambang yang dinilai memperparah risiko banjir dan longsor beberapa bulan lalu.
Banjir bandang yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Batangtoru menyebabkan kerugian material dan korban jiwa. Sejumlah organisasi lingkungan sebelumnya telah mengingatkan potensi bencana di kawasan DAS Batangtoru.
Erwin menyatakan pihaknya mendukung langkah tegas pemerintah pusat terkait evaluasi izin operasional tambang. Ia juga meminta agar perusahaan memberikan ganti rugi kepada masyarakat desa lingkar tambang sebagai bentuk tanggung jawab moral dan sosial.
"Bantuan alat kebersihan dan pangan saja tidak cukup. Bagaimana dengan warga yang kehilangan rumah? Itu perlu solusi nyata," tegasnya.
Ia turut menyoroti transparansi program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) serta mendesak pelaksanaan reboisasi dan reklamasi di wilayah kontrak karya yang luasnya mencapai lebih dari 130 ribu hektare.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keputusan final pemerintah terkait kelanjutan operasional tambang emas Martabe. Situasi di Batangtoru masih menjadi perhatian luas, baik dari sisi pemulihan pascabencana maupun aspek perlindungan lingkungan.
Sorotan terhadap PT Agincourt Resources diperkirakan akan terus berlanjut seiring proses evaluasi yang sedang berjalan. Masyarakat berharap transparansi, akuntabilitas, serta keselamatan lingkungan menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan yang diambil.red
sumut24.co BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) terus membangun hubungan kolaboratif dengan insan media melalui penyelenggaraan
News
sumut24.co MEDAN, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal melalui dukunga
kota
sumut24.co TAPANULI TENGAH, Penantian panjang masyarakat Dusun Untemungkur, Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah,
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI , Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, memimpin rapat koordinasi percepatan pembangunan fisik gerai
News
sumut24.co TANJUNGBALAI , Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap berbagai progra
News
Wali Kota menghadiri acara Wisuda Lansia, yang digelar di Ruang Data Balai Kota
kota
Walikota menghadiri Sispam kota Pematangsiantar yang di gelar oleh Polres
kota
2 Bulan Buron Polsek Medan Area Tangkap 3 Maling AC
kota
3 Tahun Buron, Acong Akhirnya Dibekuk! Polisi Ungkap Brutalnya Pengeroyokan di Padangsidimpuan
kota
Wakapolda Sumut Disambut Hangat di Paluta, Bupati Reski Basyah Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas
kota