Rombongan UAS Dihadang Massa di Kutai Barat, Polisi: Tabligh Akbar Tetap Berjalan Kondusif
Rombongan UAS Dihadang Massa di Kutai Barat, Polisi Tabligh Akbar Tetap Berjalan Kondusif
kota
Baca Juga:
- Kuasa Hukum Bantah Tuduhan Penganiayaan, Sebut Antonius Tumanggor Tidak Lakukan Kontak Fisik dengan Pelapor
- Bupati Asahan Pimpin Rapat Evaluasi : Upaya Kerek Harga TBS Sawit Mendekati Patokan Provinsi
- Lebih dari 3,5 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara Hingga H+7 Idulfitri 1447H/2026
KUTAI BARAT – Rombongan penceramah (UAS) sempat mendapat penolakan dari sekelompok massa saat tiba di Kabupaten , , Jumat (3/7/2026).
Peristiwa itu terjadi ketika rombongan UAS baru keluar dari Bandara Melalan menuju Kecamatan Melak untuk menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Kasi Humas , , membenarkan adanya aksi penolakan tersebut. Menurutnya, sekitar 20 hingga 25 orang yang mengatasnamakan Gerakan Pemuda Dayak menghadang iring-iringan kendaraan rombongan UAS di pintu gerbang bandara.
"Benar ada sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan warga Kutai Barat menyampaikan penolakan terhadap kehadiran UAS. Jumlahnya sekitar 20 sampai 25 orang," ujar Sukoco, Minggu (5/7/2026).
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah massa menghadang kendaraan rombongan, bahkan beberapa di antaranya naik ke atas mobil meski lokasi telah dijaga aparat gabungan TNI dan Polri.
Meski demikian, Sukoco memastikan situasi dapat dikendalikan sehingga tidak berkembang menjadi kericuhan.
"Terkait video yang viral itu memang benar, namun situasinya bisa diantisipasi dan tetap aman serta kondusif," katanya.
Untuk menghindari potensi gangguan, aparat menerapkan strategi pengamanan dengan mengubah susunan iring-iringan kendaraan. Mobil yang dihentikan massa ternyata bukan kendaraan yang ditumpangi UAS, melainkan kendaraan pengawal.
"Seolah-olah UAS berada di mobil itu, padahal beliau sudah berada di kendaraan lain dan lebih dulu melintas. Saat mereka memeriksa kendaraan tersebut, ternyata UAS tidak ada di dalamnya," jelas Sukoco.
Sebelum kedatangan UAS, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, tokoh masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan telah menggelar rapat koordinasi. Dalam pertemuan itu disepakati bahwa kegiatan keagamaan tersebut dapat dilaksanakan.
Namun, di lapangan masih terjadi aksi penolakan dari sekelompok massa.
Polisi mengerahkan sekitar 500 personel gabungan yang terdiri atas TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta unsur masyarakat untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan.
Menurut Sukoco, seluruh kegiatan Tabligh Akbar di Islamic Center Masjid Al-Muttaqin maupun peringatan Hari Lahir ke-34 Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning berlangsung aman dan lancar tanpa adanya aksi lanjutan.
Kehadiran UAS di Kutai Barat diketahui untuk mengisi ceramah pada Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah serta menghadiri peringatan Harlah ke-34 Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning.red
Rombongan UAS Dihadang Massa di Kutai Barat, Polisi Tabligh Akbar Tetap Berjalan Kondusif
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota Tanjungbalai memanfaatkan ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 sebagai sarana memperkenalk
News
Wagub Sumut Surya Jajal Membatik di Stan Taman Budaya, Tegaskan Komitmen Lestarikan Warisan Budaya
kota
Buka PRSU ke50, Wagub Sumut Surya Tegaskan PRSU Jadi Etalase Pembangunan dan Penggerak Ekonomi Daerah
kota
115 Wartawan Kawal Publikasi PRSU Emas, Pemprov Sumut, PPSU dan FWP Perkuat Kolaborasi Informasi
kota
sumut24.co JAKARTA, Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) Triwulan
News
sumut24.co JAKARTA, Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) Triwulan
News
sumut24.co MEDAN, Bupati Kabupaten Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos, M.Si, turut hadir dalam acara Pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara (P
News
sumut24.co BATUBARA PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan operasional yang aman, produktif,
News
Rokok Polosan Tanpa Cukai Kian Marak di Medan
kota