Minggu, 05 Juli 2026

Wagub Sumut Surya Jajal Membatik di Stan Taman Budaya, Tegaskan Komitmen Lestarikan Warisan Budaya

Administrator - Minggu, 05 Juli 2026 12:27 WIB
Wagub Sumut Surya Jajal Membatik di Stan Taman Budaya, Tegaskan Komitmen Lestarikan Warisan Budaya
Baca Juga:

MEDAN – Stan UPTD Taman Budaya Sumatera Utara menjadi salah satu pusat perhatian Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya BSc, saat mengunjungi stan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Sumut pada gelaran Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 di Kota Medan, Jumat (3/7/2026).
Di sela kunjungannya, Surya tertarik menyaksikan demonstrasi membatik yang digelar di stan tersebut. Dengan didampingi Pamong Budaya Ahli Pertama UPTD Taman Budaya Sumatera Utara, Nadila Farhana dan Mai Yusnanda, ia turut mencoba mencantingkan lilin panas di atas kain katun yang telah diberi pola dasar.
Motif batik yang dikerjakan mengusung logo 50 Tahun PRSU sebagai elemen utama, dipadukan dengan ragam ornamen khas Sumatera Utara yang merepresentasikan kekayaan seni dan budaya daerah.
Keikutsertaan Surya dalam proses membatik menjadi simbol apresiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap pelestarian warisan budaya sekaligus dukungan bagi pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Momen tersebut juga menegaskan bahwa PRSU tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang promosi budaya, pemberdayaan pelaku ekonomi kreatif, serta penguatan identitas budaya Sumatera Utara.
Di antara 22 organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang berpartisipasi di PRSU, stan UPTD Taman Budaya menghadirkan berbagai karya seni rupa, hasil workshop batik, hingga produk ekonomi kreatif yang melibatkan generasi muda.
Kepala UPTD Taman Budaya Sumatera Utara, Tommy Clinton Marpaung, mengaku terharu atas perhatian yang diberikan Wakil Gubernur terhadap pelestarian budaya.
Menurutnya, kehadiran pimpinan daerah menjadi dorongan moral bagi para pelaku seni dan generasi muda untuk terus berkarya. Ia menilai PRSU bukan hanya menjadi ruang rekreasi masyarakat, tetapi juga wadah strategis untuk mempromosikan produk unggulan UMKM, seni budaya, dan destinasi wisata Sumatera Utara.
Sementara itu, Nadila Farhana menjelaskan bahwa stan UPTD Taman Budaya tidak hanya menampilkan hasil karya batik, tetapi juga berbagai produk ekonomi kreatif berbasis budaya yang memiliki nilai ekonomi sekaligus memperkuat identitas lokal.
"Produk-produk kreatif ini merupakan bentuk pengembangan nilai budaya menjadi karya yang memiliki nilai tambah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat," ujarnya.
Salah seorang perajin batik, Mai Harahap, alumni Institut Seni Indonesia Padang Panjang, mengaku telah menekuni seni membatik sejak duduk di bangku SMK hingga melanjutkannya saat kuliah.
"Batik bukan sekadar keterampilan, tetapi juga upaya menjaga warisan budaya bangsa. Membatik mengajarkan ketelitian, kesabaran, dan kecintaan terhadap budaya. Generasi muda memiliki tanggung jawab untuk terus melestarikannya," katanya.
Selain produk ekonomi kreatif, stan UPTD Taman Budaya juga menampilkan koleksi artefak dari UPT Museum Gedung Arca Sumatera Utara. Di antaranya Pustaha Laklak, Tunggal Panaluan, Bulu Parhalaan (Kalender Batak), Kala Hati, Buli-buli, Pamungkor Unte, Perminaken, Debata Idup, Kukuran Kelapa dari Nias, hingga Gendang Melayu.
Koleksi etnografi tersebut dihadirkan untuk memperkenalkan kekayaan sejarah, tradisi, dan kearifan lokal Sumatera Utara kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian warisan budaya.
Sebelumnya, Surya mewakili Gubernur Sumatera Utara secara resmi membuka PRSU ke-50 Tahun 2026 di Open Stage Tapian Daya, Kota Medan. Dalam sambutannya, ia menegaskan penyelenggaraan PRSU diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi daerah melalui promosi UMKM, investasi, pariwisata, serta penguatan sektor ekonomi kreatif berbasis budaya, dengan target sebanyak 300 ribu pengunjung selama penyelenggaraan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Solok Kunjungi Nagari Panyakalan Kec. Kubung
komentar
beritaTerbaru