Siap Ruang, Si Petarung dan BPHTB Perkuat Layanan Digital Deli Serdang
Siap Ruang, Si Petarung dan BPHTB Perkuat Layanan Digital Deli Serdang
News
Baca Juga:
Tapsel | Sumut24.co
Aliran puluhan ribu kubik kayu gelondongan yang ditemukan di Sungai arget="_blank">Aek aroga/" target="_blank">Garoga terus memicu polemik. Di tengah bantahan yang mengarah pada PT Tri Bahtera Srikandi (PT arget="_blank">TBS), sorotan justru mulai mengarah ke wilayah hulu dan anak sungai Sosopan yang secara geografis berada dekat dengan konsesi PT Agincourt Resources (PT AR).
Sejumlah warga menilai narasi yang menyudutkan PT arget="_blank">TBS tidak berdiri di atas fakta lapangan. Mereka meminta penyelidikan dilakukan secara objektif, menyeluruh, dan berbasis data hidrologi, terutama dengan menelusuri aliran air dari hulu Sungai Sosopan hingga ke arget="_blank">Aek aroga/" target="_blank">Garoga.
"Kalau mau jujur, harus ditelusuri dari hulunya. Jangan langsung lempar tudingan. Secara logika, kayu dari wilayah kebun PT arget="_blank">TBS tidak mungkin masuk ke Sungai arget="_blank">Aek aroga/" target="_blank">Garoga," ujar Sari Oka Napitupulu, warga Desa Anggoli, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Ia menegaskan, dalam situasi bencana ekologis, publik perlu waspada terhadap upaya pengalihan isu yang berpotensi mengaburkan sumber kerusakan sebenarnya.
Hal senada disampaikan A. Fandi Zebua, warga Desa Muara Sibuntuon. Ia menjelaskan, berdasarkan kontur wilayah, jika terjadi longsor di area PT arget="_blank">TBS, material kayu justru akan terbawa ke Sungai Sibabangun, bukan ke arget="_blank">Aek aroga/" target="_blank">Garoga.
"Ini soal arah aliran air. Kalau ada longsor di sana, mustahil kayunya sampai ke aroga/" target="_blank">Garoga. Jadi klaim sepihak harus diuji," tegasnya.
Kepala Desa Anggoli, Oloan Pasaribu, juga menyampaikan hasil pemantauan lapangan menggunakan drone. Dari pemetaan udara, ditemukan sekitar 10 titik longsor besar yang mayoritas berasal dari lahan masyarakat dan wilayah hulu, bukan dari kebun plasma PT arget="_blank">TBS.
"Di kawasan mata air itu, kayu pasti tertahan. Tidak logis kalau sampai hanyut jauh ke arget="_blank">Aek aroga/" target="_blank">Garoga," kata Oloan.
Perhatian publik kini mengarah ke anak Sungai Sosopan yang berhulu dari wilayah Sibio-bio, Sosopan, dan mengalir melintasi area dengan aktivitas industri berskala besar. Warga mengeluhkan perubahan warna air, sedimentasi berat, serta dugaan kandungan zat kimia yang disebut-sebut membuat kebun mereka tidak lagi produktif.
"Tanaman kami mati perlahan. Air sungai berubah. Ini bukan kejadian biasa," ungkap salah satu warga terdampak yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Kondisi ini memperkuat dugaan bahwa aktivitas di wilayah konsesi PT Agincourt Resources, termasuk ekspansi tambang emas Martabe yang mencapai ratusan hektare, berpotensi memperparah daya rusak lingkungan, terutama di daerah aliran sungai (DAS) Nabirong dan Batang Toru.zal
Siap Ruang, Si Petarung dan BPHTB Perkuat Layanan Digital Deli Serdang
News
Pemkab Deli Serdang Konsultasikan Perubahan KUAPPAS 2026 ke Kemendagri
News
Sumut Deklarasikan Bebas Rabies 2030, Pemprov Pastikan Ketersediaan Vaksin
News
Gubernur Bobby Nasution Siapkan Dua Hadiah untuk UMSU, Beasiswa hingga Dukungan Pembangunan Kampus
News
Terlelap di Dalam L300, Pria Diduga Pelaku Pencurian Sawit PT Barapala Diciduk Polres Padang Lawas
News
Rumah Dibobol, Motor hingga Jam Tangan Raib, Resmob Polres Padangsidimpuan Ungkap Kasus Curat
News
Usai Wapres Gibran Datang, Wabup Candra Bergerak R3P Solok Dikebut untuk Percepat Pembangunan Pascabencana
News
MEDAN S24 Dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kota Medan yang diberangkatka
News
Medan sumut24.co Kodam I/Bukit Barisan menggelar Lomba Peraturan Baris Berbaris (PBB) tingkat pelajar dan mahasiswa dalam rangka memperin
News
Ketua Dewan Dekranasda menghadiri Pameran Kerajinan Nusantara bertajuk Kriyanusa Tahun 2026. Kegiatan dengan tema &ldquoCipta Kriya Berkelanjutan
News