Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Bangun Kota Tangguh*
Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi PusatDaerah Bangun Kota Tangguh
Hukum
Baca Juga:
- Polrestabes Medan Musnahkan Segala Jenis Narkoba Senilai Ratusan Miliar dari Komplotan Jaringan Internasional
- 2.000 Buruh Peringati May Day 2026 di Sumut, Pemprov Dorong Dialog dan Perlindungan Pekerja Rentan
- Respon Cepat Banjir Sumatra, The Coca-Cola Foundation dan BenihBaik.com Salurkan Bantuan Darurat bagi Ratusan Ribu Pengungsi
Pantauan di sejumlah SPBU di Kota Medan pada Rabu pagi, seperti di Jalan Sisingamangaraja dan Jalan Brigjen Katamso, menunjukkan BBM jenis Solar dan Pertaminadex masih kosong. Antrean panjang terus terjadi, bukan akibat kepanikan, melainkan karena stok BBM benar-benar terbatas. Karena itu, menurut DPD PDI Perjuangan, pernyataan sejumlah kepala daerah yang mengklaim stok BBM aman adalah "asbun alias bohong".
Bantuan Pangan Terhambat Karena Tak Ada Solar
Ironisnya, kelangkaan solar telah menghambat distribusi bantuan kemanusiaan. Tiga unit truk colt diesel yang direncanakan membawa bantuan pangan dari DPD PDI Perjuangan Sumut ke Tapanuli Tengah terpaksa batal berangkat karena sopir tidak mendapat jatah solar di SPBU Medan. Mereka khawatir kehabisan BBM di perjalanan, terutama ketika harus melintas Aceh Singkil.
Akibatnya, kendaraan partai yang biasa diperuntukkan mengangkut orang, kini terpaksa difungsikan sebagai pengangkut logistik darurat.
Pemerintah Pusat Diminta Ambil Alih Pengendalian BBM
Meskipun Menko PMK dan BNPB hingga kini belum menetapkan status Darurat Nasional, DPD PDI Perjuangan Sumut menegaskan bahwa penguasaan dan distribusi BBM harus segera diambil alih Presiden Prabowo Subianto.
Kementerian ESDM dan Pertamina sebelumnya mengklaim kelangkaan terjadi akibat gelombang tinggi di perairan Belawan yang membuat kapal tanker tidak bisa bersandar. Namun, hanya 30 truk BBM dikirim dari Riau melalui jalur darat—jumlah yang dianggap jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan Sumut.
Kelangkaan serupa juga terjadi di Taput, Karo, Mandailing Natal, dan hampir seluruh kabupaten/kota di Sumut. Kondisi ini membuat masyarakat merasa tidak mendapat perlakuan setara, sementara para pejabat yang berwenang tetap berada di Jakarta.
Satgas Nasional Harus Dibentuk dan Berkantor di Sumut
Menurut Sutrisno Pangaribuan, Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Sumut, penetapan Keadaan Darurat Bencana Nasional diperlukan agar Kepala Operasi Penanggulangan Bencana bisa ditempatkan langsung di Sumut, bukan dikoordinasikan dari Jakarta seperti saat ini.
"Sumut membutuhkan Satgas Nasional Penanggulangan, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi yang berkantor di Sumut. Bukan rapat-rapat di Jakarta sementara rakyat di sini kesusahan," tegas Sutrisno.
Ia juga menyinggung pernyataan Kepala BNPB, Suharyanto, yang menyebut situasi banjir hanya "mencekam di medsos". Meski sudah meminta maaf setelah melihat langsung kerusakan di Tapsel, ucapan itu dinilai sangat melukai masyarakat.
Kelangkaan BBM Picu Harga Meroket
Di berbagai desa dan kecamatan di Sumut, harga eceran pertalite telah meroket menjadi Rp 25.000 hingga Rp 35.000 per liter, menambah tekanan bagi warga yang sudah terdampak bencana.
Seruan untuk Presiden Prabowo
DPD PDI Perjuangan Sumut kembali menyerukan agar Presiden Prabowo segera:
1. Menetapkan status Keadaan Darurat Bencana Nasional untuk Sumut.
2. Memerintahkan Menteri ESDM dan Dirut Pertamina turun langsung ke Sumut.
3. Memastikan pasokan BBM stabil dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
"Bahlil sebagai Menteri ESDM perlu datang ke Sumut, bawa motor, ikut antre di SPBU. Biar tahu rasanya jadi warga Sumut hari ini," sindir Sutrisno.rel
Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi PusatDaerah Bangun Kota Tangguh
Hukum
Kado Istimewa di Hari Bhayangkara ke80,Kapolda Sumut Whisnu Hermawan Terima Langsung Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo
News
Begini Kronologis OTT KPK Libatkan Pejabat dan Mantan Pejabat
News
Cegah Banjir Sejak Dini, Dandim 0212/Tapsel Bersama Sekda Padangsidimpuan Tanam Pohon Serentak
kota
HUT Bhayangkara ke80, Wabup Atika Hadiri Doa Lintas Agama di Polres Madina, Kapolres Tegaskan Komitmen Polri Humanis
kota
13 Personel Polres Padangsidimpuan Terima Penghargaan Hari Bhayangkara ke80, Aksi Heroik Tambal Jalan Berlubang Jadi Sorotan
kota
Pejabat dan Mantan Pejabat Dikabarkan Terjaring OTT KPK, Jubir Budi Prasetyo Masih Bungkam
News
Mantan Anggota DPRD Sumut Dikabarkan Ikut Terjaring OTT KPK Bersama Pejabat Tinggi Langkat
kota
Pejabat Tinggi Langkat Dikabarkan Terkena OTT KPK, Sekda Amril Belum Beri Tanggapan
kota
sumut24.co ASAHAN, Kondisi pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di fasilitas kesehatan Kabupaten Asahan memicu kekhawatiran
News