Saat Sosper No 7/2024, Modesta Marpaung SKM S Keb Sahuti dan Beri Solusi Terkait Aspirasi Warga
sumut24.co Medan, Anggota DPRD Medan Modesta Marpaung SKM S Keb (Partai Golkar) mengaku peduli dan mendukung penuh program Pemko Medan terk
kota
Baca Juga:
Di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, di hadapan jajaran pejabat dan mitra strategis seperti Komisi Informasi Sumut dan BPS Medan, Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas tampil tegas. Ia tak sekadar bicara reformasi, tapi menantang para pemimpin OPD untuk masuk ke standar baru pemerintahan: kerja berbasis data atau tersingkir oleh sistem yang semakin transparan.
"Siapa yang punya data, dialah yang punya masa depan," tegas Rico Waas.
Pernyataannya terdengar seperti ultimatum. Bahwa ke depan, kebijakan tak lagi cukup disusun dari laporan "katanya" atau presentasi yang manis. Semua harus berbasis data riil, yang bisa diuji, dilacak, dan dipertanggungjawabkan.
Rico Waas bahkan menyentil praktik lama yang kerap menghambat efektivitas kebijakan. "Kalau datanya lengkap, kerja kita *on point*. Kalau tidak, kita hanya menebak-nebak dan membuang waktu," ujarnya.
Salah satu contoh yang ia buka langsung: ribuan warga sudah mendapat pekerjaan lewat Job Fair Dinas Ketenagakerjaan sepanjang 2025. Namun tanpa data yang rapi, Pemko tidak bisa membaca pola—jenis pekerjaan apa yang paling dicari, pendidikan apa yang paling dibutuhkan pasar, hingga program pelatihan apa yang harus ditambah. "Data itu bukan hanya laporan. Itu arah masa depan," tekan Wali Kota.
Langkah strategis ini dibangun dari pondasi yang kuat. Kadis Kominfo sekaligus Wali Data Kota Medan, Arrahmaan Pane, melaporkan bahwa Kominfo dan BPS telah melakukan roadshow bimbingan teknis ke delapan PD. Kini seluruhnya sudah memiliki tim data.
Hasilnya 580 dataset terkumpul Target 644 dataset Total dataset hanya dalam kurun waktu 2 bulan, sehingga yang sudah bisa dibagipakaikan melalui portal Medan Terkini: 1.768 dataset yang lengkap dengan metadatanya. Angka yang jelas, konkret, dan menunjukkan bahwa Medan tidak lagi bermain di level wacana.
Penandatanganan Pakta Integritas Data Driven Leadership bukan cuma acara resmi. Ini "kode keras" bahwa Pemko Medan memasuki era baru—di mana keputusan publik harus akurat, mudah diaudit, dan berbasis pada data yang tak bisa dimanipulasi.
Medan sedang mempercepat diri menjadi salah satu kota dengan ekosistem data terbaik di Indonesia. Dan mulai hari ini, tidak ada lagi alasan bagi OPD untuk bekerja tanpa data. Era Medan Satu Data telah resmi dimulai.(Rel)
sumut24.co Medan, Anggota DPRD Medan Modesta Marpaung SKM S Keb (Partai Golkar) mengaku peduli dan mendukung penuh program Pemko Medan terk
kota
Medan sumut24.co Ketua Perkumpulan Dosen Indonesia Sorak Gema Intelektual, Imanuel Tarigan, menegaskan bahwa pelayanan publik pada hakikat
kota
sumut24.co ASAHAN , Menyemarakkan Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polres Asahan melangkah lebih dekat ke tengah masyarakat melalui kegia
News
sumut24.co ASAHAN , Keberhasilan pengembangan kasus yang dimulai dari penemuan sejumlah butir etomidate akhirnya mengantarkan tim kepolisia
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Asahan secara resmi mencanangkan seka
News
KH. Akhmad Khambali Kenaikan Harga BBM dan Gejolak Ekonomi Global Jangan Sampai Membebani Rakyat Kecil
kota
MEDAN Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, diduga mendapat intervensi politik terkait penanganan aset Pemerintah
kota
Semoga Jadi Haji Mabrur&rdquo, Pesan Menyentuh Wali Kota H. Letnan Dalimunthe Saat Sambut Jamaah Haji Padangsidimpuan
kota
Tak Perlu Khawatir, Data Dijamin Aman! Bupati Padang Lawas Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
kota
Pengajian Sejuta Selawat di Madina Jadi Sorotan, Bupati Saipullah Serukan Madina Bersih Narkoba
kota