Antonius Tumanggor Dorong Warga Aktifkan IKD untuk Perkuat Akurasi Data Bantuan Sosial
sumut24.co MEDAN Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos menegaskan pemerintah memiliki kewajiban membantu masyaraka
kota
Baca Juga:
Ia menegaskan pentingnya kembali menghidupkan Pos Kamling dan Siskamling sebagai bentuk kewaspadaan dini terhadap gangguan keamanan di permukiman. "Saya titip sama camat dan lurah-lurah. Pos kamlingnya hidupkan, Siskamlingnya hidupkan. Dari masyarakat untuk masyarakat, itu fungsi kita sekarang. Enggak bisa sendiri-sendiri kerjanya," ujar Rico dalam kegiatan Safari Jumat Pemko Medan di Masjid H. Fatimah, Jalan Luku V, Kecamatan Medan Johor, Jumat (21/11/2025).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman, sejumlah pimpinan perangkat daerah, para pengurus BKM Hj. Fatimah, jamaah, dan warga setempat.
Dalam kesempatan itu, Rico membuka ruang dialog dengan memberikan kesempatan kepada warga untuk menyampaikan aspirasi, mulai dari soal keamanan lingkungan hingga penanganan banjir.
Rico Waas menilai kebiasaan masyarakat yang terlalu fokus pada gawai membuat interaksi antarwarga melemah. "Sekarang banyak pegang HP terus. Akhirnya memperhatikan lingkungan pun lupa. Kita dorong masyarakat guyub, peduli antar tetangga," sebutnya.
Ia meminta laporan masyarakat terhadap potensi kejahatan, termasuk narkoba, tidak dianggap remeh dan segera diteruskan ke lurah, kepala lingkungan hingga camat untuk diteruskan kepada kepolisian. "Jangan biarkan kejahatan di sekitar kita dan kita abai. Kalau ada tamu, 1x24 jam biasakan didata," ujarnya mengingatkan.
Selain keamanan, Rico menempatkan upaya penanganan banjir sebagai prioritas utama. Ia menyebut kawasan Kecamatan Medan Johor, khususnya kawasan Jalan Eka Rasmi, kerap terdampak banjir lebih dulu karena posisinya berada di bagian Selatan kota.
"Banjir di sini yang pertama datang duluan sebelum masuk kota. Karena kalau dari gunung turun air deras, ini duluanlah kena air sebelum sampai ke utara," jelasnya.
Wali Kota mengatakan ia sudah turun langsung meninjau lokasi banjir tersebut saat malam hari, bahkan menggunakan perahu dan menyaksikan kemunculan ular akibat genangan air.
Untuk solusi, ia mendorong percepatan normalisasi parit-parit besar dan koordinasi lintas daerah. Pemko Medan telah bekerja sama dengan Pemkab Deliserdang dan Balai Wilayah Sungai Sumatera terkait rencana sodetan menuju kanal, yang pendanaannya diusulkan melalui program bantuan Bank Dunia.
"Kami akan terus berusaha segera mengatasi permasalahan ini. Dari saya memimpin sampai tahun ke depan, fokus kita pembenahan banjir duluan karena kompleksitasnya makin tinggi," tegasnya.
Pada Safari Jumat ini, Wali Kota juga menyalurkan berbagai bantuan untuk mendukung pemberdayaan masjid dan masyarakat. Bantuan tersebut berupa dana hibah Rp50 juta untuk pembangunan serta renovasi masjid, bantuan sosial Rp10 juta, 70 polibag bibit cabai, satu set tenis meja, serta rak buku dan buku-buku bacaan bagi remaja masjid.
Ia pun mengingatkan lurah dan camat agar aktif menjaga kebersihan lingkungan serta membangkitkan kembali kegiatan kebudayaan yang dapat memperkuat interaksi sosial warga. "Kita pokoknya melayani untuk masyarakat," ujarnya.
Kegiatan Safari Jumat ditutup dengan makan siang bersama, yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan antara Wali Kota dan warga.(Rel)
sumut24.co MEDAN Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos menegaskan pemerintah memiliki kewajiban membantu masyaraka
kota
Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso Rangkul Wartawan, Kritik Jadi Bahan Evaluasi
kota
Bupati Madina Tegaskan Bansos Harus Tepat Sasaran, Data Warga Miskin Bakal Diverifikasi Langsung
kota
Lahan Tidur 6 Hektare Disulap Jadi Kebun Hidroponik, Wabup Basri Bidik Paluta Jadi Pemasok MBG
kota
Menuju Jambore Nasional XII 2026, Kapolres Paluta Titip Pesan Khusus kepada Kontingen Pramuka
kota
Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Kembali Bergerak, 8 Potongan Ganja Disita dari Pria 47 Tahun
kota
Garagara Teguran soal Wanita Lain, Pria di Padang Lawas Diduga Hantam Istri Pakai Batu
kota
GaraGara soal Ternak Babi, Berujung Penembakan Warga Tapsel Tewas dengan Dua Luka Peluru
kota
Tak Kebagian Warisan, Adik Diduga Habisi Abang di Kebun Tapsel
kota
Bocah 6 Tahun Tewas di Galian Sumur Tapsel, Polisi Tangkap Kerabat Korban
kota