PLN UIP SBU Dorong Ketahanan Pangan Melalui Program Budidaya Burung Puyuh Petelur di Kabupaten Langkat
sumut24.co KABUPATEN LANGKAT, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melalui Unit Pelaksana Proyek Sumater
News
Baca Juga:
Sudah saatnya anak-anak muda diberi kesempatan untuk menyampaikan gagasan dan ide segar demi kemajuan Kota Medan.
Hal itu ditegaskan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat membuka kegiatan Lomba Karya Tulis Ilmiah bertema "Literasi dan Inovasi Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas", Kamis (30/10/2025) di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan.
Dalam kegiatan yang dihadiri antara lain Asisten Administrasi Umum Laksamana Putra Siregar, Kepala BRIDA Benny Iskandar, Kadis Kominfo Arrahmaan Pane, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Benny Sinomba Siregar, dan Kadis Lingkungan Hidup Melvi Marlabayana itu, Rico Waas menyebutkan generasi muda perlu diberi ruang luas untuk berkontribusi dalam pembangunan kota.
"Dalam pembangunan kota, sudah saatnya kita memberikan keluasan kepada pemuda untuk menyampaikan pemikiran. Dulu, pikiran anak muda sering belum dianggap. Mindset ini harus kita ubah. Ide-ide brilian tidak selalu datang dari pendidikan yang luar biasa. Terkadang, justru pemikiran anak muda lebih baik," ujar Wali Kota.
Langkah nyata dari komitmen ini diwujudkan melalui Lomba Karya Tulis Ilmiah, yang membuka kesempatan bagi pelajar dan masyarakat umum untuk menuangkan gagasan kreatif mereka.
"Anak-anak muda punya cita-cita dan pemikiran luar biasa. Kini saatnya kita memberi ruang. Melalui lomba karya tulis ini, kita ingin mendengar suara dan ide anak-anak muda Medan," tambahnya.
Ajang ini diikuti oleh sekitar 800 peserta, jauh melampaui perkiraan panitia. Wali Kota mengaku bangga dan terinspirasi oleh antusiasme generasi muda yang menunjukkan semangat literasi dan inovasi.
"Saya tidak menyangka pesertanya mencapai 800 orang. Awalnya saya kira hanya sekitar 500. Ini membuktikan bahwa anak-anak Medan punya inovasi yang brilian dan semangat luar biasa. Kita harus mengapresiasi mereka," ungkapnya.
Usai membuka kegiatan tersebut, Rico Waas bersama dewan juri mendengarkan langsung presentasi peserta dan mengajukan berbagai pertanyaan. Dalam kesempatan itu, Wali Kota menekankan agar hasil penelitian dan ide para peserta dapat diterapkan secara nyata untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat.
Lomba ini dibuka untuk berbagai kategori, mulai dari SD, SLTP, SMA, mahasiswa hingga umum. Setiap finalis diberi kesempatan untuk memaparkan hasil karya tulisnya secara langsung di hadapan dewan juri.
Wali Kota berharap kegiatan seperti ini menjadi langkah nyata menjadikan Medan sebagai kota literasi dan ruang kreatif bagi anak mudanya.
"Karya ini harus disampaikan. Ini hasil karya anak Medan, karena kita ingin memberikan kesempatan kepada anak-anak kita untuk bersuara dan berinovasi. Tidak hanya aksi, tapi juga mampu memberi solusi," sebutnya.(Rel)
sumut24.co KABUPATEN LANGKAT, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melalui Unit Pelaksana Proyek Sumater
News
sumut24.co ASAHAN, Praktik pembalakan liar atau illegal logging berskala besar kembali mencoreng wajah pengelolaan hutan di Sumatera Utara.
News
sumut24.co Medan, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik
kota
Mohd Tondi Rais Lubis Gelar Bisa Ditoreh, Adab Tetap yang Utama
kota
MENJAGA BUMI, MENJAGA REPUBLIK PIDATO PRABOWO, KEDAULATAN EKONOMI, DAN MASA DEPAN INDONESIA HIJAU Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral I
News
Medan Aroma panas di lingkaran elite Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mulai menyeruak ke publik. Proyek pembangunan gedung senilai fan
News
Pemilihan Kepling Lingkungan 3 Kelurahan Gaharu Disorot, Warga Nilai Proses Terkesan Dipaksakan
kota
Polsek Tanjung Morawa Berhasil Amankan Pelaku Bobol Rumah
kota
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menolak usulan proyek pembangunan gedung senilai Rp 484 miliar yang diajukan di lingkunga
kota
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Ta&rsquoaruf MTQ XIV Paluta, Syiar Islam Bergema di Simangambat
kota