Kabupaten Solok Bersama APKASI Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Kabupaten Sikka NTT
Kabupaten Solok Bersama APKASI Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Kabupaten Sikka NTT
News
Baca Juga:
- Bupati Asahan Lepas Kontingen Sepak Bola Piala Soeratin U-13 dan U-15: Jaga Sportivitas, Ukir Prestasi Membanggakan Daerah
- Bupati dan Wabup Hadiri Pelantikan Kadin Madina, Saipullah Dorong Investor Masuk dan UMKM Naik Kelas
- Pesan Bupati Madina Saipullah Nasution di Maulid Nabi: Jangan Terpecah karena Perbedaan
Surat edaran Bupati Mandailing Natal tertanggal 17 April 2025, dengan Nomor: 660/0698/DLH/2025, bersifat penting dan berisi perihal Penghentian Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Surat tersebut ditujukan kepada 12 camat di wilayah Mandailing Natal, antara lain Camat Huta Bargot, Naga Juang, Kota Nopan, Muara Sipongi, Pakantan, Ulu Pungkut, Batang Natal, Lingga Bayu, Ranto Baek, Batahan, Natal, dan Muara Batang Gadis (MBG).
Namun, dari total 23 kecamatan yang ada di Madina, masih terdapat 11 kecamatan lainnya yang tidak disebutkan dalam surat tersebut. Hal ini memunculkan pertanyaan publik, mengapa penegasan larangan PETI tidak menyeluruh ke seluruh wilayah kabupaten.
Dari hasil pantauan di lapangan, kebijakan penutupan PETI ini menimbulkan pro dan kontra. Sebagian pihak mendukung langkah pemerintah daerah dalam menegakkan aturan dan menjaga lingkungan. Namun, sebagian lainnya menilai kebijakan ini dilakukan tanpa kesiapan solusi alternatif, terutama bagi masyarakat kecil yang selama ini menggantungkan penghidupan dari aktivitas tambang rakyat tersebut.
"Kalau langsung ditutup tanpa ada solusi pekerjaan pengganti, bagaimana masyarakat bisa memenuhi kebutuhan keluarganya? Banyak dari mereka harus menanggung biaya sekolah anak dan kebutuhan sehari-hari dari hasil tambang itu," ujar seorang warga Kecamatan Batang Natal yang enggan disebutkan namanya.
Sementara itu, H. Syahrir Nasution, pengamat politik sekaligus putra asli Batang Natal, menilai kebijakan ini perlu diiringi dengan langkah konkret untuk menjamin kesejahteraan masyarakat.
> "Bupati jangan hanya bisa membuat surat pemberhentian saja. Ada dua hal penting yang harus dilakukan seorang kepala daerah, yaitu pertama membuka lapangan kerja bagi rakyatnya, dan kedua melindungi masa depan generasi muda Madina agar tetap bisa bertahan dan memiliki harapan hidup," ujar Syahrir.
Ia juga menyoroti lemahnya koordinasi antar lembaga di daerah.
> "Jika hanya Forkopimcam yang beraksi menindak PETI, sementara Forkopimda Madina tidak turun langsung menyentuh kehidupan rakyat, maka kebijakan itu tidak berarti apa-apa. Malah bisa menambah peluang pihak-pihak tertentu memanfaatkan situasi," tegasnya.
Menurut Syahrir, pemerintah seharusnya tidak hanya menutup aktivitas ilegal, tetapi juga menyediakan "way out" — jalan keluar bagi masyarakat terdampak.
> "Tugas pemerintah itu ada dua hal pokok terhadap rakyatnya: pertama, melindungi dan menjaga mereka dari segala aspek kehidupan, termasuk dari kelaparan; kedua, membuka lapangan kerja agar rakyat bisa bertahan hidup dan punya harapan, bukan kehilangan harapan (hope less)," tutup Syahrir.
Kebijakan penghentian PETI di Madina menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk menyeimbangkan antara penegakan hukum dan keberpihakan terhadap nasib rakyat kecil. Tanpa solusi nyata, langkah baik itu bisa berubah menjadi beban sosial baru bagi masyarakat di bumi Gordang Sambilan.rel
Kabupaten Solok Bersama APKASI Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Kabupaten Sikka NTT
News
Finalisasi Konsinyering Buku Strategi Pemenangan Partai Golkar Menuju Indonesia Emas 2045, Balitbang Golkar Rumuskan Gagasan Strategis
News
Bravo Satresnarkoba Polres Labuhanbatu atas tangkapan 4 Kg Garam China di Bus ALS
News
Agus Dwi Handaya Kembali Pimpin IKAFEBUSU Periode 20262030Medansumut24.co Agus Dwi Handaya kembali dipercaya menjadi Ketua Umum Ikatan A
News
Dr. Kaswinata Terpilih sebagai Ketua IAEI Sumut Periode 20262031Medansumut24.co Dr. Kaswinata, SE., Ak., CA., MSP., terpilih sebagai Ket
News
Negara Menjemput Warganya di Semenyih
News
Ahli Pers Nurhalim Tanjung AI Harus Jadi Asisten, Bukan Pengganti Wartawan
kota
Jembatan Tak Kunjung Dibangun, Warga Keluhkan Akses Bukit LawangTangkahan Rusak dan Ancam Demo ke PU
News
Kades Sei Musam Akui Terbatas Tangani Jalan dan Jembatan Rusak Kami Sudah Berupaya
News
Kesepakatan Menjadi Salah Satu Tahapan Penting Dalam Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
News