KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Bekasi–Jakarta Tabrakan di Bekasi Timur, Penumpang Dievakuasi
KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Bekasi&ndashJakarta Tabrakan di Bekasi Timur, Penumpang Dievakuasi
kota
Baca Juga:
MEDAN – Kebijakan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang menghentikan truk berplat nomor BL dari Aceh menuai gelombang kritik. blank">Razia tersebut dinilai tidak memiliki dasar hukum, sarat arogansi, dan berpotensi mengganggu stabilitas sosial-ekonomi kawasan.
Pemerhati sosial Shohibul Anshor Siregar menyebut langkah itu sebagai "teater kekuasaan di jalan raya". Menurutnya, larangan kendaraan berplat BL masuk ke wilayah Sumut ibarat menciptakan republik kecil di dalam negara kesatuan.
"Undang-Undang Lalu Lintas tidak mengenalnya, UUD 1945 tidak merestuinya, dan akal sehat pun menolaknya. Tapi rupanya, di tangan pejabat yang mabuk kuasa, logika bisa diperlakukan seperti ornamen, dipakai hanya bila butuh tampil gagah," kata Shohibul, Selasa (30/9/2025).
Dampak Ekonomi dan Politik
blank">Razia ini langsung berdampak pada distribusi barang dari Aceh ke Sumut. Sopir truk dipaksa berhenti, petani kehilangan pasar, pedagang merugi, dan arus perdagangan di Medan—jantung logistik Sumatera Utara—tersendat.
"Di saat pemerintah pusat sibuk menggaungkan integrasi logistik nasional, seorang gubernur justru menancapkan palu pemisah," ujarnya.
Shohibul mengingatkan, Aceh memiliki sejarah panjang diskriminasi dan konflik. Tindakan melarang truk Aceh masuk Sumut hanya karena plat nomor, dinilainya berpotensi membangkitkan luka lama dan mengganggu hubungan antarprovinsi.
Alasan Rapuh, Potensi Motif Gelap
Menurutnya, alasan yang ditawarkan pemerintah Sumut terlalu rapuh. Jika masalahnya kelebihan muatan, sudah ada uji KIR. Jika soal pajak, kepolisian punya mekanisme. Jika soal persaingan dagang, konstitusi justru menjamin kebebasan usaha lintas daerah.
"Publik wajar curiga, jangan-jangan razia plat BL ini bukan soal aturan, melainkan soal pundi-pundi. blank">Razia tanpa dasar hukum sering kali hanyalah jalan belakang untuk pemasukan—bukan ke kas daerah, melainkan ke kantong pribadi," tegasnya.
Apalagi, baru-baru ini KPK melakukan OTT terhadap pejabat Pemprov Sumut terkait kasus korupsi proyek jalan. "Itu cermin jelas bahwa sistem keuangan daerah keropos. Bahwa pembangunan kerap hanyalah samaran bagi bancakan," tambahnya.
Kritik Tajam
Shohibul menilai, jika pemerintah Sumut ingin meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), seharusnya dilakukan lewat instrumen resmi seperti retribusi, pajak, atau regulasi yang transparan.
"Mari kita sebut apa adanya: razia plat BL ini tidak lebih dari teater kekuasaan. Di panggung depan gubernur tampil sebagai pahlawan rakyat. Di balik layar, yang terdengar hanyalah dengus kepentingan sempit," ujarnya.
Ia mengingatkan, hukum jangan diperlakukan seperti mainan, dan rakyat jangan dijadikan korban dari kebijakan konyol.
"Republik ini bukan milik plat tertentu. Dari BL sampai BK, dari Sabang sampai Merauke, jalan raya adalah milik bersama. Pejabat yang mencoba mengukurnya dengan meteran ego pribadi, sebaiknya bercermin lebih lama: apakah ia masih pemimpin rakyat, atau sudah sekadar juru parkir kekuasaan?" pungkasnya.rel
KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Bekasi&ndashJakarta Tabrakan di Bekasi Timur, Penumpang Dievakuasi
kota
Sergai sumut24.co Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Serdang Bedagai menggelar rekonstruksi kasus dugaan pembunuhan berencana yan
Hukum
sumut24.co TANJUNGBALAI, Kecamatan Teluk Nibung kembali meraih juara umum pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke58 tingkat Kota Tanjungb
News
sumut24.co Labuhanbatu, Team Reskrim Polsek Bilah Hilir berhasil dibawah komando Kanit Reskrim Ipda Rico Marthin Sihombing SH, memburu dan
News
sumut24.co ASAHAN, Perkebunan kelapa sawit yang seharusnya menjadi wilayah usaha dan penghidupan warga, ternyata disalahgunakan sebagai tem
News
sumut24.co ASAHAN, Suasana khidmat menyelimuti halaman Kantor Bupati Asahan pada Senin pagi ini, saat Pemerintah Kabupaten Asahan melaksana
News
sumut24.co ASAHAN, Upaya peredaran narkotika jenis sabu dalam jumlah besar di wilayah Kabupaten Asahan berhasil digagalkan oleh personel Sa
News
sumut24.co ASAHAN, Wakil Bupati Asahan, Rianto SH MAP, menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asahan. A
News
Medan PT Bank Sumut bersama Pemerintah Kota Medan resmi meluncurkan Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization (QREST
Ekbis
Transformasi di Balik Jeruji Menakar Asa 62 Tahun Bakti Pemasyarakatan Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDNStaf
News