Perkuat Tata Kelola Perusahaan, Direksi Inalum Temui Kejati Sumut
sumut24.co BATUBARA, Jajaran Direksi PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) melakukan kunjungan silaturahmi ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Ut
News
Baca Juga:
- Respon Cepat Banjir Sumatra, The Coca-Cola Foundation dan BenihBaik.com Salurkan Bantuan Darurat bagi Ratusan Ribu Pengungsi
- Percepat Pemulihan Kelistrikan Pasca Bencana, PLN UIP SBU Gandeng Kejati Aceh Dalam Pendampingan Hukum Pekerjaan Darurat
- Percepatan Penanggulangan Bencana Aceh Tamiang di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo – Bukti Komitmen Nyata, Bukan Klaim Kosong
Ketua Dewan Pembina Pusat ASWIN, Aceng Syamsul Hadie (ASH), mendesak Gubernur Aceh Muzakir Manaf segera mencopot Kadisdik Aceh dari jabatannya. Menurutnya, pernyataan tersebut bukan sekadar kekeliruan komunikasi birokrasi, melainkan bentuk sikap yang berpotensi menghambat kerja jurnalistik dan pengawasan publik.
"Pernyataan seperti ini berbahaya. Pejabat publik seharusnya memahami bahwa negara ini berdiri di atas prinsip keterbukaan informasi dan pengawasan publik, bukan ketakutan terhadap kritik," ujar ASH, Jumat (22/5/2026).
Dalam video berdurasi hampir dua menit itu, Murthalamuddin meminta kepala sekolah agar tidak melayani wartawan maupun oknum LSM yang dianggap mengganggu aktivitas sekolah. Ia juga meminta wartawan yang tidak memiliki sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) agar ditolak.
Pernyataan itu langsung menuai polemik. ASH menegaskan, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers tidak pernah menjadikan UKW sebagai syarat legal untuk menjalankan aktivitas jurnalistik. UKW, kata dia, hanyalah instrumen peningkatan profesionalitas, bukan alat pembatas kebebasan pers.
Menurutnya, proyek rehab rekon pascabanjir menggunakan anggaran negara sehingga wajib terbuka untuk diawasi publik, termasuk oleh media. Pers, lanjutnya, merupakan bagian penting dalam kontrol sosial agar penggunaan anggaran berjalan transparan dan bebas penyimpangan.
"Biasanya yang takut diawasi bukan transparansi, tetapi ada sesuatu yang tidak ingin terlihat publik," sindirnya.
ASH juga mengingatkan Aceh memiliki sejarah panjang perjuangan demokrasi dan keterbukaan. Karena itu, ia menilai sangat ironis apabila masih ada pejabat publik yang terkesan ingin membatasi kerja pers.
Ia meminta Pemerintah Aceh bersikap tegas agar publik melihat pemerintah tetap berdiri di atas konstitusi dan tidak anti kritik. "Demokrasi yang sehat membutuhkan pers yang bebas. Ketika wartawan mulai dibatasi, maka yang sesungguhnya dipersempit bukan hanya ruang media, tetapi juga hak masyarakat untuk mengetahui," pungkasnya. (R)
sumut24.co BATUBARA, Jajaran Direksi PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) melakukan kunjungan silaturahmi ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Ut
News
Jelang Tugas Baru di Bareskrim, JMSI TABAGSEL selalu Support AKBP Wira Prayatna
kota
AKBP Dr Wira Prayatna SH SIK MH Ngopi ( Ngobrol Inspirasi ) Dengan JMSI Tabagsel
kota
Tanggapi Penggeledahan Penyidik Polri, Kejaksaan Agung Hormati Proses Hukum dan Junjung Asas Praduga Tak Bersalah
News
Polsek Medan Kota Ungkap Pencurian Nmax Diotaki Pacar
kota
101 Bungkus Liquid Pod Getar Gagal Dikirim ke Jakarta
Hukum
Bibit Kultur Jaringan Jadi Andalan, PT Hijau Surya Biotechindo Tawarkan Tanaman Bebas Penyakit dan Panen Lebih Seragam
kota
sumut24.co DeliserdangWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya membuka Jambore Daerah (Jamda) XI Gerakan Pramuka Sumut 2026 di
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menilai pesatnya perkembangan industri kuliner di Kota Medan harus diikuti dengan
kota
Dinas Kominfo Sumut Pamerkan Alat Telekomunikasi Era Klasik, Jadi Daya Tarik Pengunjung
kota