Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, SE, MM, Resmikan Gedung Baru Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Kampung Jawa
Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, SE, MM, Resmikan Gedung Baru Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Kampung Jawa
News
Baca Juga:
MEDAN, - Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Provinsi Sumatera Utara menegaskan perlunya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah kebutuhan mendukung kebijakan strategis Gubernur Sumut.
Sekretaris Bappenda Sumut, Rudi, mengakui hingga September 2025 realisasi PAD masih jauh dari target Rp7,2 triliun, terutama akibat rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor.
"Optimalisasi pendapatan harus lebih ditingkatkan. Kebijakan strategis Bapak Gubernur membutuhkan dukungan PAD, dan itu harus disuport oleh Bappenda secara lebih optimal," ujar Rudi di Kantor Gubernur Sumut, Kamis (25/9).
Bappenda Sumut saat ini mengelola tujuh jenis pajak daerah, yakni, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB),
Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), Pajak Air Permukaan, Pajak Rokok, Pajak Alat Berat, danPajak Bukan Mineral Logam dan Batuan.
Dari ketujuh jenis pajak tersebut, PKB disebut paling potensial sekaligus paling rentan karena tingkat kepatuhan masyarakat masih rendah.
Target PAD dan retribusi untuk tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp7,2 triliun. Namun, dengan sisa waktu hanya tiga bulan, Bappenda Sumut mengakui pencapaiannya belum maksimal.
"Kami akan terus berupaya meningkatkan pendapatan PAD. Kehadiran kami bersama kawan-kawan media juga untuk mengajak masyarakat lebih sadar membayar pajak kendaraan bermotor, karena ini objek PAD yang sangat kami harapkan," kata Rudi.
Rudi menegaskan, rendahnya kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan menjadi salah satu penyebab kebocoran potensi PAD.
"Kami meminta agar seluruh forum ini ikut menyampaikan kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat luas bahwa membayar pajak kendaraan itu kewajiban. Kalau kesadaran ini meningkat, tentu capaian PAD bisa lebih optimal," ujarnya.
Menurut Rudi, media memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat.
"Kami sangat senang bisa hadir di forum ini. Harapannya, kawan-kawan media dapat ikut membantu menyebarkan informasi agar masyarakat lebih patuh," tambahnya.
Tantangan Bappenda bukan hanya soal kepatuhan, tetapi juga transparansi, inovasi pelayanan, serta pengawasan terhadap potensi kebocoran pajak di sektor transportasi dan perdagangan. Tanpa langkah berani, target Rp7,2 triliun bisa meleset jauh.red2
Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, SE, MM, Resmikan Gedung Baru Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Kampung Jawa
News
Kabupaten Solok Bersama APKASI Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Kabupaten Sikka NTT
News
Finalisasi Konsinyering Buku Strategi Pemenangan Partai Golkar Menuju Indonesia Emas 2045, Balitbang Golkar Rumuskan Gagasan Strategis
News
Bravo Satresnarkoba Polres Labuhanbatu atas tangkapan 4 Kg Garam China di Bus ALS
News
Agus Dwi Handaya Kembali Pimpin IKAFEBUSU Periode 20262030Medansumut24.co Agus Dwi Handaya kembali dipercaya menjadi Ketua Umum Ikatan A
News
Dr. Kaswinata Terpilih sebagai Ketua IAEI Sumut Periode 20262031Medansumut24.co Dr. Kaswinata, SE., Ak., CA., MSP., terpilih sebagai Ket
News
Negara Menjemput Warganya di Semenyih
News
Ahli Pers Nurhalim Tanjung AI Harus Jadi Asisten, Bukan Pengganti Wartawan
kota
Jembatan Tak Kunjung Dibangun, Warga Keluhkan Akses Bukit LawangTangkahan Rusak dan Ancam Demo ke PU
News
Kades Sei Musam Akui Terbatas Tangani Jalan dan Jembatan Rusak Kami Sudah Berupaya
News