PT Prima Terminal Petikemas dan PT BNCT Dukung Kegiatan Rakerda - Family Gathering JMSI Sumut
PT Prima Terminal Petikemas dan PT BNCT Dukung Kegiatan Rakerda Family Gathering JMSI Sumut
kota
Baca Juga:
- PAD Madina Baru Capai 85,78 Persen, Bupati Saipullah Beberkan Strategi Tingkatkan Pendapatan dan Lindungi Guru
- Resmi Dimulai! Bupati Madina Saipullah Nasution Canangkan Bedah 505 Rumah, Target 5.000 Unit Selama Era Prabowo
- APBD Madina 2025 Capai Rp1,81 Triliun, Bupati Saipullah Dorong Pengelolaan Anggaran Lebih Akuntabel
Madina – Tokoh masyarakat Batang Natal, H Syahrir Nasution, mengingatkan kembali kejayaan Pulau Tamang dan Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, yang pada masa Orde Baru dikenal sebagai sentra cengkeh berkualitas tinggi.
"Dahulu masa Orde Baru, Pulau Tamang ini bak Hongkong-nya Indonesia. Pulau ini ditanami cengkeh Zanzibar. Saat panen raya, pemetik cengkeh bekerja hingga larut malam, dan para pedagang antar pulau berdatangan membeli cengkeh yang rata-rata berkelas kualitasnya," kata Syahrir di Natal, Sabtu (23/8).
Menurutnya, pada masa itu bahkan ada keluarganya yang menjadi manajer koperasi pengumpul dan pembeli cengkeh untuk diekspor ke luar negeri. Namun kini, ia mengaku tidak mengetahui lagi bagaimana nasib petani cengkeh di daerah tersebut.
"Apakah masih dilanjutkan atau sudah punah, itu yang kita pertanyakan. Padahal, seandainya pertanian cengkeh terus digalakkan oleh Pemkab Madina, ditambah dengan potensi wisata bahari yang ada, rakyat sekitar bisa sejahtera dan PAD Madina tidak perlu selalu mengemis dana bagi hasil ke pusat," ujarnya.
Selain potensi cengkeh, Syahrir juga menyinggung kekayaan laut Natal yang menyimpan endapan pasir kuarsa sebagai bahan baku kaca. Ia menilai, apabila dikelola secara profesional, Pulau Tamang dan perairan Natal dapat menjadi penyumbang besar bagi pendapatan daerah.
"Tidak berlebihan jika saya katakan Pulau Tamang, Kecamatan Natal, dan Batahan merupakan serpihan-serpihan surga yang kurang diperhatikan Pemkab Madina," katanya menambahkan.
Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa Kota Natal juga dikenal sebagai daerah yang melahirkan banyak tokoh pergerakan nasional, seperti Sutan Syahrir dan Sutan Takdir Alisjahbana.
"Ini menunjukkan bahwa Natal memiliki potensi besar, baik dari sisi sumber daya alam maupun sejarah pergerakan bangsa. Tinggal bagaimana pemerintah daerah serius mengelolanya," tutur Syahrir Gelar Sutan Kumala Bulan itu.rel
PT Prima Terminal Petikemas dan PT BNCT Dukung Kegiatan Rakerda Family Gathering JMSI Sumut
kota
sumut24.co ASAHAN , Gelombang semangat pembangunan menyapa Desa Teluk Dalam, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Asahan, menjadi hari bersejar
News
Ketua ABPEDNAS Soroti Pengelolaan Dana Operasional BPD Paya Gambar Harus Transparan dan Dipertanggungjawabkan
kota
Akses Pembiayaan Jadi Kunci UMKM Naik Kelas, Anggi Rhaditya Lubis Modal Harus Digunakan Secara Produktif
kota
sumut24.co JakartaOtoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat penerapan tata kelola (governance), manajemen risiko, dan budaya integrita
Ekbis
sumut24.co JakartaOtoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), dan industri perbankan nasional sepakat memp
Ekbis
Diduga Dana Operasional BPD Paya Gambar Tak Transparan, Ketua BPD Bantah Ada Dana yang Tidak Disalurkan
kota
sumut24.co MedanGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution berharap alokasi Dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk Sumut pa
Umum
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman mengikuti Rapat Koordi
kota
sumut24.co MEDAN, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memperkuat distribusi BBM di wilayah Sumatera Utara guna memastikan kebutuh
kota