Rabu, 15 Juli 2026

Pulau Tamang Pernah Jadi “Hongkong”-nya Indonesia, Kini Terlupakan

Administrator - Sabtu, 23 Agustus 2025 14:02 WIB
Pulau Tamang Pernah Jadi “Hongkong”-nya Indonesia, Kini Terlupakan
Istimewa
Baca Juga:

Madina – Tokoh masyarakat Batang Natal, H Syahrir Nasution, mengingatkan kembali kejayaan Pulau Tamang dan Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, yang pada masa Orde Baru dikenal sebagai sentra cengkeh berkualitas tinggi.

"Dahulu masa Orde Baru, Pulau Tamang ini bak Hongkong-nya Indonesia. Pulau ini ditanami cengkeh Zanzibar. Saat panen raya, pemetik cengkeh bekerja hingga larut malam, dan para pedagang antar pulau berdatangan membeli cengkeh yang rata-rata berkelas kualitasnya," kata Syahrir di Natal, Sabtu (23/8).

Menurutnya, pada masa itu bahkan ada keluarganya yang menjadi manajer koperasi pengumpul dan pembeli cengkeh untuk diekspor ke luar negeri. Namun kini, ia mengaku tidak mengetahui lagi bagaimana nasib petani cengkeh di daerah tersebut.

"Apakah masih dilanjutkan atau sudah punah, itu yang kita pertanyakan. Padahal, seandainya pertanian cengkeh terus digalakkan oleh Pemkab Madina, ditambah dengan potensi wisata bahari yang ada, rakyat sekitar bisa sejahtera dan PAD Madina tidak perlu selalu mengemis dana bagi hasil ke pusat," ujarnya.

Selain potensi cengkeh, Syahrir juga menyinggung kekayaan laut Natal yang menyimpan endapan pasir kuarsa sebagai bahan baku kaca. Ia menilai, apabila dikelola secara profesional, Pulau Tamang dan perairan Natal dapat menjadi penyumbang besar bagi pendapatan daerah.

"Tidak berlebihan jika saya katakan Pulau Tamang, Kecamatan Natal, dan Batahan merupakan serpihan-serpihan surga yang kurang diperhatikan Pemkab Madina," katanya menambahkan.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa Kota Natal juga dikenal sebagai daerah yang melahirkan banyak tokoh pergerakan nasional, seperti Sutan Syahrir dan Sutan Takdir Alisjahbana.

"Ini menunjukkan bahwa Natal memiliki potensi besar, baik dari sisi sumber daya alam maupun sejarah pergerakan bangsa. Tinggal bagaimana pemerintah daerah serius mengelolanya," tutur Syahrir Gelar Sutan Kumala Bulan itu.rel



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PAD Madina Baru Capai 85,78 Persen, Bupati Saipullah Beberkan Strategi Tingkatkan Pendapatan dan Lindungi Guru
Resmi Dimulai! Bupati Madina Saipullah Nasution Canangkan Bedah 505 Rumah, Target 5.000 Unit Selama Era Prabowo
APBD Madina 2025 Capai Rp1,81 Triliun, Bupati Saipullah Dorong Pengelolaan Anggaran Lebih Akuntabel
Madina Unjuk Gigi di PRSU 2026, UMKM hingga Gordang Sambilan Jadi Magnet Pengunjung dan Bidik Peluang Investasi
Di Harganas 2026 Wabup Madina Warning Orang Tua: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban Tawuran dan Bullying
Bupati Madina Saipullah Nasution Sambangi Masjid Raya Al Qurro' wal Huffazh, Ajak Warga Perkuat Benteng Generasi dari Ancaman Narkoba
komentar
beritaTerbaru