Gembong Narkoba Buron Bareskrim Basri Lewaimang Ditangkap Interpol di Kuala Lumpur
KUALA LUMPUR Buronan kasus narkoba, Basri Lewaimang (50), yang disebut sebagai pengendali peredaran narkoba di sejumlah tempat hiburan m
News
Baca Juga:
Madina | Sumut24.co
Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Atika Azmi Utammi Nasution, menegaskan bahwa ketahanan keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun bangsa yang kuat. Menurutnya, keluarga yang harmonis dan tangguh akan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter, moral, dan mental yang kokoh menghadapi berbagai tantangan zaman.
Penegasan tersebut disampaikan Atika saat memimpin Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 yang berlangsung di pelataran Masjid Agung Nur Ala Nur Aek Godang, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Senin (29/6/2026).
Dalam amanatnya, Atika mengingatkan bahwa pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi tidak akan memiliki arti apabila tidak diimbangi dengan pembangunan kualitas sumber daya manusia yang dimulai dari lingkungan keluarga.
"Tidak ada gunanya pertumbuhan ekonomi yang tinggi, tidak ada gunanya infrastruktur yang megah, jika generasi yang mewarisinya adalah generasi yang rapuh moralnya dan rusak mentalnya," tegas Atika di hadapan peserta upacara.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyoroti pentingnya keterlibatan seorang ayah dalam proses tumbuh kembang anak. Menurutnya, peran ayah tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, tetapi juga harus hadir secara fisik maupun emosional dalam kehidupan anak.
Atika menjelaskan bahwa kehadiran ayah memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter, kepribadian, serta kestabilan emosi anak sejak usia dini.
"Keterlibatan aktif, kehadiran fisik, dan kedekatan emosional seorang ayah dalam proses pengasuhan anak adalah faktor determinan bagi pembentukan struktur kepribadian dan kestabilan emosi anak-anak," ujarnya.
Ia menambahkan, anak-anak yang tumbuh tanpa figur ayah cenderung menghadapi tantangan emosional yang lebih besar, memiliki rasa percaya diri yang rendah, serta lebih mudah terpengaruh oleh lingkungan negatif.
"Anak-anak yang kehilangan figur ayah cenderung tumbuh dengan kerentanan emosional, kurang percaya diri, dan lebih rentan terpengaruh hal-hal negatif di luar rumah," katanya.
Lebih lanjut, Atika menegaskan bahwa memperkuat institusi keluarga merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditawar. Menurutnya, derasnya arus perubahan sosial, perkembangan teknologi, hingga pengaruh budaya luar akan sulit dihadapi apabila pondasi keluarga tidak kuat.
Ia mengingatkan bahwa keluarga yang rapuh berpotensi memicu berbagai persoalan sosial yang pada akhirnya berdampak terhadap masa depan bangsa.
"Jika institusi keluarga kita rapuh, jika ketahanan domestik kita keropos, maka arus zaman yang serba tidak menentu ini akan mudah menggilas masa depan anak-anak, memecah belah keharmonisan suami istri, dan menghancurkan tatanan moral generasi penerus," ungkapnya.
Dalam amanatnya, Atika juga menyoroti meningkatnya berbagai persoalan yang melibatkan kalangan remaja, mulai dari tawuran pelajar, aksi perundungan (bullying), geng motor, hingga pergaulan bebas yang berujung pada kehamilan di luar nikah dan praktik aborsi.
Menurutnya, berbagai persoalan tersebut tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah maupun pemerintah. Peran keluarga, khususnya orang tua, menjadi benteng pertama dalam membangun karakter anak.
"Fenomena menyimpang tersebut harus kita tangkal dari dalam rumah kita sendiri. Jangan tunggu sampai anak kita jadi korban atau menjadi pelaku," tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh masyarakat Mandailing Natal menjadikan peringatan Hari Keluarga Nasional sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan berdaya saing.
Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal akan terus menghadirkan berbagai kebijakan yang berpihak kepada keluarga, mulai dari penguatan program perlindungan sosial hingga peningkatan akses terhadap layanan dasar masyarakat.
"Pemerintah akan terus melahirkan kebijakan pro keluarga, memperkuat jaring pengaman sosial, dan mempermudah akses layanan dasar," tutup Atika.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
KUALA LUMPUR Buronan kasus narkoba, Basri Lewaimang (50), yang disebut sebagai pengendali peredaran narkoba di sejumlah tempat hiburan m
News
Jakarta Sumut24.co Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan mengamankan uang sekitar Rp1,5 miliar dalam kegiatan yang berlangsung di
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) mencatat sejumlah capaian penting di tengah upayanya memperkuat posisi sebagai perguruan
kota
sumut24.co MEDAN, Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distr
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menyambangi Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tanju
News
sumut24.co TANJUNG BALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Sinkronisasi Teknis Rencana Penetapa
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan berkomitmen memastikan penyaluran bantuan sosial benarbenar sampai kepada yang ber
News
Jaga Daya Beli Warga, Sekda Padangsidimpuan Pantau Harga Sembako di Dua Pasar
kota
Setahun Pindah Gedung, RSUD Panyabungan Genjot Layanan CT Scan, Kanker hingga Jantung, Wabup Atika Rumah Sakit Harus Makin Maju
kota
Wabup Atika Kejar Tuntas Persiapan Sekolah Rakyat Madina, Seluruh Dokumen Ditarget Rampung Akhir Agustus
kota