Tilang Menurun, Kesadaran Meningkat! Operasi Patuh Toba 2026 Polres Samosir Berbuah Positif
Tilang Menurun, Kesadaran Meningkat! Operasi Patuh Toba 2026 Polres Samosir Berbuah Positif
News
Baca Juga:
- KPK Cecar Nusron Wahid soal Duit HGB Summarecon dan Mutasi Jabatan, Empat Orang Kepercayaannya Terseret 2. 5 Jam Diperiksa KPK, Nusr
- Pemanfaatan SIKOMPAK, Peserta Bintek Jurnalistik Kota Solok Gelar Orientasi Lapangan
- GMPET-SU Desak KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jalan dan DJKA Sumut, Demi Penegakan Hukum yang Transparan
Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan segera memanggil Edi Suparjan, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara, untuk dimintai keterangan dalam dugaan penyimpangan dua proyek bernilai miliaran rupiah. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat serta tekanan publik yang terus meningkat sejak awal 2025.
Nama Edi Suparjan mencuat setelah Pergerakan Rakyat Demokrasi Bersatu (PRDB) mengungkap dugaan penyalahgunaan anggaran pada dua proyek, yakni:
Proyek rehabilitasi Pos Automatic Water Level Recorder (AWLR) Tahun Anggaran 2024 senilai Rp 3,7 miliar, dan
31 kegiatan di eks Dinas SDCKTR Tahun Anggaran 2022 dengan total anggaran sebesar Rp 20,39 miliar.
KPK disebut akan membentuk tim investigasi independen untuk mendalami alur penggunaan anggaran, proses pengadaan, hingga potensi konflik kepentingan dalam pelaksanaan proyek tersebut.
"Kami sudah mengantongi data awal dan akan memanggil pihak-pihak terkait, termasuk Edi Suparjan, dalam waktu dekat," ujar salah satu sumber internal KPK yang enggan disebutkan namanya. Jumat, 26 Juli 2025.
PRDB menyatakan akan menggelar Aksi Jilid II sebagai bentuk desakan moral terhadap penegak hukum. Aksi ini akan berlangsung selama dua hari pada:
Senin–Selasa, 28–29 Juli 2025,
di depan Gedung KPK RI, Jakarta,
dengan melibatkan sedikitnya 200 peserta aksi dari kalangan mahasiswa, pemuda, dan masyarakat sipil Sumatera Utara.
Koordinator Nasional PRDB, dalam keterangan tertulisnya, menyebut bahwa pihaknya tidak akan berhenti sampai seluruh pihak yang terlibat diusut dan diproses hukum.
> "Kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk tidak lagi mentolerir praktik-praktik kotor seperti ini. Jangan biarkan pelaku korupsi hidup nyaman di atas penderitaan rakyat," ujar juru bicara PRDB.
Mereka juga menuntut agar KPK tidak hanya berhenti pada pemeriksaan administratif, tetapi melakukan pengusutan menyeluruh terhadap aliran dana proyek dan menelusuri kemungkinan adanya konsorsium korupsi di tubuh Dinas PUPR Sumut.
PRDB secara terbuka menyampaikan dua tuntutan utama:
1. Usut tuntas proyek rehabilitasi AWLR Tahun Anggaran 2024 senilai Rp 3,7 miliar.
2. Audit dan proses hukum terhadap 31 kegiatan fiktif di eks Dinas SDCKTR Tahun Anggaran 2022 senilai Rp 20,39 miliar.
Menurut PRDB, dua proyek tersebut hanya bagian kecil dari pola sistematis yang terjadi di banyak sektor birokrasi di Sumatera Utara. Mereka menyebut akan terus menggalang kekuatan sipil jika tidak ada tindakan nyata dari penegak hukum.
"Kami tidak sedang mencari sensasi. Kami ingin keadilan. Kami ingin Sumatera Utara bersih dari para perampok uang rakyat," tegas PRDB.
PRDB menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal proses hukum yang berjalan dan siap melakukan gelombang aksi lanjutan jika kasus ini tidak ditangani secara transparan dan tuntas.
Di sisi lain, pihak KPK belum memberikan keterangan resmi terkait jadwal pemeriksaan Edi Suparjan. Namun, pengumuman pembentukan tim investigasi independen disebut akan disampaikan dalam waktu dekat.
Sementara itu Edi Suparjan dikonfirmasi soal kasus tersebut tidak menjawab hingga berita ini diterbitkan.rd2
Tilang Menurun, Kesadaran Meningkat! Operasi Patuh Toba 2026 Polres Samosir Berbuah Positif
News
Medan sumut24.co Aksi perjudian di sejumlah titik di wilayah, Kabupaten Karo, Sumateta Utara jenis diduga milik dua oknum TNI digandrungi
Hukum
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan resmi menjalani Penilaian Akhir Kabupaten Percontohan Berani Berantas Korupsi (Ber
News
Dari Komitmen Menuju Aksi Taiwan dan Dunia Bersinergi Menciptakan Solusi Iklim Peng ChimingMenteri Lingkungan Hidup Taiwan Menggerakkan Ak
News
Tiga Santri RTQ AlFurqan Khatam Hafalan 30 Juz dalam Dua Pekan
News
Jakarta Polemik ijazah Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi sorotan setelah ia hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Timur,
News
Bupati Saipullah Nasution Kucurkan 20 Ribu Bibit Kakao untuk Petani Madina, Ekonomi Warga Jadi Target
News
Paket dari Medan Bikin Curiga, Polres Padangsidimpuan Temukan Sabu di Kantor JNE
News
Pelantikan 23 Wali Nagari Terpilih dan Ketua TPPKK Nagari Pada pilwana Serentak se Kebupaten Solok Tahun 2026
News
Sekda Kota Solok Terima Audiensi Pengurus Solok Saiyo Sakato (S3
News