Industri Keuangan Syariah Terus Tumbuh Positif, Aset Tembus Rekor Rp3.131 Triliun
sumut24.co JakartaIndustri keuangan syariah nasional mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah dengan total nilai aset menembus Rp 3.1
Ekbis
Baca Juga:
- Maknai Kemerdekaan RI Ke-81, Rico Waas : Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat Lewat Peningkatan Pelayanan Primer
- “Dayang Nan Tujuh Menggetarkan Gedung Kesenian Jakarta” Membawa Sakralitas Melayu Deli ke Panggung Festival Bedhayan VI 2026
- Malam Minggu Bersama Warga Medan Tembung, Rico Waas Serap Aspirasi
Medan - Sekadar mengingatkan, kode 'Blok Medan' muncul dalam persidangan perkara dugaan suap izin usaha pertambangan (IUP) terdakwa mantan Gubernur Maluku Utara Abdul.
Saling sindir antar pasangan calon terjadi di depat publik kedua Pilkada Sumut 2024. Cagub nomor urut dua, Edy Rahmayadi tiba-tiba menyinggung soal istilah Blok M yang sempat dikaitkan dengan Cagub nomor urut satu, Bobby Nasution.
Sekadar mengingatkan, kode 'Blok Medan' muncul dalam persidangan perkara dugaan suap izin usaha pertambangan (IUP) terdakwa mantan Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba.
Mulanya, Edy menyinggung soal pertambangan seharusnya dirawat dengan baik untuk kepentingan rakyat. Tetapi, dia menyayangkan ketika mendengar informasi bahwa di luar Sumatera Utara ada pihak-pihak yang mengurus tentang tambang. Tepatnya di Maluku Utara. Dia meminta pendapat Bobby atas isu itu.
Mendapat pertanyaan itu, Bobby awalnya tak menjawab. Dia hanya berfokus pada Pasal 33 ayat 3 yang sebelumnya disinggung Edy. Dia mengatakan bagaimana pertambangan yang dilakukan di Sumut jangan sampai merusak lingkungan seperti yang terjadi saat ini.
"Banyak tambang ilegal dibiarkan sama provinsi, banyak jalan rusak, karena tambang liar yang dibiarkan, galian c dibiarkan merusak jalan tonase berlebih," kata Bobby.
Merasa pertanyaan tak dijawab, Edy kembali menyinggung soal Blok Medan dalam bisnis tambang di Maluku.
"Saya tak rela Medan dipakai untuk di Maluku Utara, ini jadi isu nasional, isu internasional, saya ingin ini diklarifikasi sehingga rakyat Sumut tahu semuanya, saya tidak mau menuduh, saya dengar itu dari pengadilan, itu sah, dari media bicara Blok Medan, saya tidak mau disebut itu Blok Medan," ujar Edy.
Bobby kemudian menjawab. Dia menegaskan kalau Edy merasa ada hal tak beres terkait permasalahan itu silakan melapor ke penegak hukum.
"Kalau merasa dari kami ada melanggar, laporkan pak, kami tunggu laporannya, ada mekanisne hukum, jangan cuma gara-gara baca di media, bapak bawa ke ranah debat, bapak mau pernyataan saya di depan ini, bapak laporkan dulu, selama laporkan ada hal-hal yang kami lakukan mangkir dari situ baru pak, bapak kami suruh," ujar Bobby.
"Coba bilang denger-denger isu bapak bilang bapak nggak mau curiga bapak bilang lapor kan pak laporkan ini yang bisa kami sampaikan kalau memang ini yang Bapak perlukan untuk masyarakat Sumatera Utara silakan Pak silakan Ini yang harus Bapak lakukan silakan terima kasih," kata Bobby menambahkan.red
sumut24.co JakartaIndustri keuangan syariah nasional mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah dengan total nilai aset menembus Rp 3.1
Ekbis
sumut24.co MEDAN Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos menegaskan pemerintah memiliki kewajiban membantu masyaraka
kota
Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso Rangkul Wartawan, Kritik Jadi Bahan Evaluasi
kota
Bupati Madina Tegaskan Bansos Harus Tepat Sasaran, Data Warga Miskin Bakal Diverifikasi Langsung
kota
Lahan Tidur 6 Hektare Disulap Jadi Kebun Hidroponik, Wabup Basri Bidik Paluta Jadi Pemasok MBG
kota
Menuju Jambore Nasional XII 2026, Kapolres Paluta Titip Pesan Khusus kepada Kontingen Pramuka
kota
Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Kembali Bergerak, 8 Potongan Ganja Disita dari Pria 47 Tahun
kota
Garagara Teguran soal Wanita Lain, Pria di Padang Lawas Diduga Hantam Istri Pakai Batu
kota
GaraGara soal Ternak Babi, Berujung Penembakan Warga Tapsel Tewas dengan Dua Luka Peluru
kota
Tak Kebagian Warisan, Adik Diduga Habisi Abang di Kebun Tapsel
kota