Jumat, 11 September 2026

Gubernur Tinjau RSUD Tengku Mansyur dan Lokasi Isolasi TKI

Administrator - Rabu, 08 April 2020 12:35 WIB
Gubernur Tinjau RSUD Tengku Mansyur dan Lokasi Isolasi TKI
Gubernur Tinjau RSUD Tengku Mansyur dan Lokasi Isolasi TKI TANJUNGBALAI  I SUMUT24 Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengunjungi RSUD Dr Tengku Mansyur dan lokasi isolasi TKI dari Malaysia untuk memastikan penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kota Tanjungbalai berjalan dengan baik. Didampingi Walikota Tanjung Balai M Syahrial dan Bupati Asahan Surya, Gubernur Edy Rahmayadi langsung mendatangi tempat Isolasi TKI dari Malaysia yang terletak di Kecamatan Sei Tualang Raso. Di sana Gubernur  Edy bertemu dengan 20 orang TKI  yang sedang dikarantina, juga terdapat 1 ibu hamil, 1 warga Jakarta dan 1 warga Madiun. “Kalian tidak sedang dihukum, tetapi sedang menjalakan prosedur untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. Selama menjalani masa isolasi, banyak berolahraga dan terus berdoa agar semuanya bisa sehat,”ujar Gubernur Edy. Setelah itu, Gubernur beserta rombongan menuju ke RSUD Dr Tengku Mansyur. Di sana Edy Rahmayadi juga memastikan kelengkapan dan ketersediaan alat untuk penanganan pasien Covid-19 kepada tim yang akan bertugas menangani pasien. “Dengan petugas kesehatan yang sudah dilengkapi APD, saya harap rumah sakit jangan ada yang menolak pasien baik itu ODP ataupun PDP,” pesan Edy. Bersamaan dengan itu, Edy pun menyerahkan bantuan kepada pihak rumah sakit berupa 50 Alat Perlindungan Diri (APD), 100 buah Rapid test dan 1.000 Masker. Setelah itu Gubermur  meninjau keadaan ruang isolasi yang ada di RSUD Dr Tengku Mansyur. Pada kesempatan tersebut, Edy pun menjelaskan kenapa Tanjungbalai berstatus Zona Merah. “Karena banyaknya pelabuhan yang timbul diantara Kota Tanjungbalai dengan Kabupaten Asahan, sehingga para TKI dari negara Malaysia pasti berlabuhnya kesini, seperti tadi ada yang asal Jakarta dan Jawa Timur semuanya berlabuh kesini. Tapi saat ini sudah diisolasi oleh bapak Walikota Tanjungbalai,”ujar Edy. Ia pun melanjutkan bahwa zona merah yang diberikan karena letak geografis Tanjungbalai. “Jika dilihat dari jumlah kasus, Tanjungbalai memang belum ditemukan pasien yang positif, tapi secara letak geografi bisa dikatakan zona merah agar diperhatikan datangnya orang terutama dari Malaysia,” terangnya. Walikota Tanjungbalai M. Syahrial mengapresiasi kepedulian Gubernur Edy dengan mengunjungi langsung Kota Tanjungbalai. “Saya selaku Walikota Tanjungbalai, mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yang telah hadir untuk melihat situasi dari Kota Tanjungbalai. Dimana kehadiran beliau memberikan kami pencerahan dan ilmu untuk menuntaskan penyebaran dari Covid-19,” ujarnya. Syahrial juga berpesan agar warga Tanjungbalai mengikuti intruksi Gubernur dengan tetap berada di rumah.”Saya juga mengimbau warga Kota Tanjungbalai agar tidak keluar rumah dan tetap menjaga kesehatan. Saya juga mengharapkan dengan kehadiran bapak gubernur meninjau RSUD T. Mansyur Tanjungbalai, dapat membantu memfasilitasi perlengkapan APD kami untuk menangani pasien PDP,” tambahnya.(W03)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Gubernur Bobby Bersama Wapres Tinjau Siswa Diduga Keracunan MBG di Karo, Pastikan Pemulihan Kesehatan
Kapolres Asahan Jalin Kemitraan Erat dengan Insan Pers, Sinergi Kokoh Jaga Kamtibmas dan Sebarkan Informasi Akurat
Cegah Tawuran Dini Hari, Polres Asahan Amankan 5 Remaja Bersama Sajam Berbahaya
Jawab Kebutuhan Calon Mahasiswa, UNPAB Hadirkan Produk Baru PMB dengan Pilihan Kuliah Lebih Fleksibel
MKI Sumut Matangkan Persiapan Green Energy Golf Tournament Ke-2, Bahas EBT hingga Listrik Desa
Wapres RI Gibran Kunjungan Kerja ke Karo
komentar
beritaTerbaru