Selasa, 19 Mei 2026

Gubernur Tinjau RSUD Tengku Mansyur dan Lokasi Isolasi TKI

Administrator - Rabu, 08 April 2020 12:35 WIB
Gubernur Tinjau RSUD Tengku Mansyur dan Lokasi Isolasi TKI
Gubernur Tinjau RSUD Tengku Mansyur dan Lokasi Isolasi TKI TANJUNGBALAI  I SUMUT24 Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengunjungi RSUD Dr Tengku Mansyur dan lokasi isolasi TKI dari Malaysia untuk memastikan penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kota Tanjungbalai berjalan dengan baik. Didampingi Walikota Tanjung Balai M Syahrial dan Bupati Asahan Surya, Gubernur Edy Rahmayadi langsung mendatangi tempat Isolasi TKI dari Malaysia yang terletak di Kecamatan Sei Tualang Raso. Di sana Gubernur  Edy bertemu dengan 20 orang TKI  yang sedang dikarantina, juga terdapat 1 ibu hamil, 1 warga Jakarta dan 1 warga Madiun. “Kalian tidak sedang dihukum, tetapi sedang menjalakan prosedur untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. Selama menjalani masa isolasi, banyak berolahraga dan terus berdoa agar semuanya bisa sehat,”ujar Gubernur Edy. Setelah itu, Gubernur beserta rombongan menuju ke RSUD Dr Tengku Mansyur. Di sana Edy Rahmayadi juga memastikan kelengkapan dan ketersediaan alat untuk penanganan pasien Covid-19 kepada tim yang akan bertugas menangani pasien. “Dengan petugas kesehatan yang sudah dilengkapi APD, saya harap rumah sakit jangan ada yang menolak pasien baik itu ODP ataupun PDP,” pesan Edy. Bersamaan dengan itu, Edy pun menyerahkan bantuan kepada pihak rumah sakit berupa 50 Alat Perlindungan Diri (APD), 100 buah Rapid test dan 1.000 Masker. Setelah itu Gubermur  meninjau keadaan ruang isolasi yang ada di RSUD Dr Tengku Mansyur. Pada kesempatan tersebut, Edy pun menjelaskan kenapa Tanjungbalai berstatus Zona Merah. “Karena banyaknya pelabuhan yang timbul diantara Kota Tanjungbalai dengan Kabupaten Asahan, sehingga para TKI dari negara Malaysia pasti berlabuhnya kesini, seperti tadi ada yang asal Jakarta dan Jawa Timur semuanya berlabuh kesini. Tapi saat ini sudah diisolasi oleh bapak Walikota Tanjungbalai,”ujar Edy. Ia pun melanjutkan bahwa zona merah yang diberikan karena letak geografis Tanjungbalai. “Jika dilihat dari jumlah kasus, Tanjungbalai memang belum ditemukan pasien yang positif, tapi secara letak geografi bisa dikatakan zona merah agar diperhatikan datangnya orang terutama dari Malaysia,” terangnya. Walikota Tanjungbalai M. Syahrial mengapresiasi kepedulian Gubernur Edy dengan mengunjungi langsung Kota Tanjungbalai. “Saya selaku Walikota Tanjungbalai, mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yang telah hadir untuk melihat situasi dari Kota Tanjungbalai. Dimana kehadiran beliau memberikan kami pencerahan dan ilmu untuk menuntaskan penyebaran dari Covid-19,” ujarnya. Syahrial juga berpesan agar warga Tanjungbalai mengikuti intruksi Gubernur dengan tetap berada di rumah.”Saya juga mengimbau warga Kota Tanjungbalai agar tidak keluar rumah dan tetap menjaga kesehatan. Saya juga mengharapkan dengan kehadiran bapak gubernur meninjau RSUD T. Mansyur Tanjungbalai, dapat membantu memfasilitasi perlengkapan APD kami untuk menangani pasien PDP,” tambahnya.(W03)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Wali Kota Medan Rico Waas Dukung Turnamen Pingpong Lansia Sambut HLUN 2026
Kasus Video Profil Desa Di Kabupaten Karo Membongkar Tabir Disparitas Hukum, Boin Silalahi & Rekan Ajukan PK Tuntut Keadilan Setara bagi Amry Pelawi
Permohan Izin Tambang Batu Siregar Aek Nalas Segera Diajukan
PLN UID Sumut dan Kejati Sumut Perkuat Kolaborasi Hukum, GCG, dan Layanan Kelistrikan Berintegritas
Wujudkan Masa Depan yang Lebih Baik: Sekda Asahan Pimpin Langkah Revisi RTRW Hingga 2046
Dua Tahun Kantongi Hibah Rp1,5 Miliar! KORMI Asahan Diduga Kerja Sepintas, SPJ Akan Dilaporkan ke Kejari
komentar
beritaTerbaru