Sabtu, 04 Juli 2026

TPL Bicara Silvikultur 4.0 Pada Puncak Acara Dies Natalis USU Program Ilmu Kehutanan.

Administrator - Kamis, 12 November 2020 11:43 WIB
TPL Bicara Silvikultur 4.0 Pada  Puncak Acara Dies Natalis USU Program Ilmu Kehutanan.

Toba | SUMUT24.co Dalam situasi pandemi Covid-19, peringatan Dies Natalis Program Ilmu Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) tahun 2020 dilakukan dengan keterbatasan waktu dan tempat secara virtual. Namun demikian, peringatan Dies Natalis tahun ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, instansi dan para alumni.

Baca Juga:

Ketua Panitia Dies Natalis Program Ilmu Kehutanan USU Prof. Mohammad Basyumi, S.Hut, M.Si. Ph.d mengatakan sumber daya hutan sangat penting sebagai penyumbang devisa negara, yang memiliki nilai ekonomi dan ekologi tinggi, sesuai tema peringatan ‘Silvikultur di Era 4.0: Inovasi, Tantangan dan Peluang.

“Adanya revolusi industry 4.0 atau revolusi industry generasi ke empat dalam pengelolaan hutan juga harus mampu mengikuti perkembangan yakni pada pola digital economy, articial intelligence, big data, robotic. Sehingga sector kehutanan pun dituntut mampu mengimbangi perkembangan yang ada, melalui peningkatan sumber daya manusia”, katanya dalam komunikasi virtual, Selasa (10/11/2020).

Menghadapi tantangan tersebut, sektor kehutanan dituntut untuk melakukan banyak perubahan bidang teknologi dan pengembangan serta peningkatan kapabilitas sumber daya manusia. Keberadaan silvikulturis sebagai ujung tombak pembangunan hutan diharapkan mampu memberikan inovasi dan menjawab tantangan dalam pengelolaan hutan secara berkelanjutan.

Kegiatan kali ini juga menghadirkan berbagai nara sumber yang berkompeten dibidangnya, salah satunya PT. Toba Pulp Lestari Tbk (TPL) perusahaan bubur kertas di Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba. Adventris Lestarina Hutagaol, S.P, M.Si selaku peneliti eucalyptus di TPL memaparkan sistem dan mekanisme kerja dalam melakukan penelitian.

Penelitian, implementasi, monitoring dan evaluasi, perbaikan dan pengembangan tanaman, terangnya, merupakan satu rangkaian kinerja silvikultur. Contohnya untuk menghasilkan pohon eucalyptus yang bagus, diperlukan siklus dan proses berdasarkan mekanisme, ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Dalam melakukan pengembangan pembibitan diperlukan pengetahuan dan penelitian tentang nutrisi tanah, silvikultur dan hutan, pemantauan kesehatan tanaman, perbaikan pohon dan pembibitan. Inilah yang disebut ilmu Silvikultur 4.0. Hal ini telah kita lakukan dan berhasil mempertahankan mekanismenya sehingga mencapai target 2.6 juta bibit pohon eucalyptus perbulan, sebagai bahan baku produksi pulp ,” ungkap Adventris dalam webinar.

Ucapan terima kasih kepada USU yang telah melibatkan TPL dalam kegiatan tersebut disampaikan Ir. Simon H. Sidabukke, M.Si Cand (Dr) selaku Advisor Socap Toba Pulp Lestari. Silvikultur 4.0, menurutnya sangat penting karena semakin tingginya teknologi pembibitan dan pengembangan tanaman khususnya bagi tanaman industri.

TPL disebutkan selalu melakukan tahapan pengelolaan bibit melalui klone di nursery, pengolahan tanah, penanganan terhadap hama dan penyakit dan tetap mencari klone baru melalui riset guna memenuhi kriteria untuk dijadikan bahan baku pulp yang berkualitas dan memenuhi keinginan pasar.

“Saya yakin dengan ilmu pengetahuan Fakultas Kehutanan USU dapat menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas yang dibanggakan dan memiliki daya saing dari daerah lainnya di pulau Jawa dalam menunjang pengembangan iptek untuk kemakmuran di Sumatera Utara melalui dunia usaha kehutanan”, lanjutnya seraya menceritakan kecanggihan teknologi dalam hal pemilihan jenis tanaman, pengujian dan penyeleksian untuk dijadikan tanaman induk, dan dikembangkan dilapangan. (des)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Rokok Polosan Tanpa Cukai Kian Marak di Medan
Musa Rajekshah Ajak Kader HMI Jaga Idealisme dan Persatuan Bangsa dalam LK II Nasional HMI Korkom UNJ
Hadir Langsung di Langkat, Ketum PWI Pusat Puji Farianda Sukses Rawat Kebersamaan Wartawan Sumut
Wakil Bupati Tiorita Promosikan Potensi Langkat di PRSU ke-50, Beragam Produk Unggulan Ditampilkan
Stan UPT Taman Budaya Sumut Angkat Warisan Budaya dan Ekonomi Kreatif
Gerak Cepat Rico Waas di Medan Labuhan: Dari Penanganan Banjir, Beton Jalan Utama, Perbaikan LPJU, hingga Layanan Adminduk
komentar
beritaTerbaru