Sabtu, 04 Juli 2026

Stan UPT Taman Budaya Sumut Angkat Warisan Budaya dan Ekonomi Kreatif

Administrator - Sabtu, 04 Juli 2026 19:13 WIB
Stan UPT Taman Budaya Sumut Angkat Warisan Budaya dan Ekonomi Kreatif
sumut24.co - Medan

Baca Juga:
Stan UPT Taman Budaya Sumatera Utara menjadi salah satu daya tarik magnetik pada malam pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 di Tapian Daya, Medan, Jumat (3/7/2026).

‎Melalui beragam karya seni, produk ekonomi kreatif, dan koleksi budaya, stan UPT Taman Budaya memperkuat peran PRSU sebagai etalase promosi budaya, pariwisata, dan potensi investasi daerah.

‎Di antara 22 organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, UPT Taman Budaya menghadirkan sejumlah hasil workshop Seni Rupa – Batik sebagai salah satu produk unggulan pameran.

‎Pamong Budaya Ahli Pertama Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Sumut, Nadil, mengatakan keikutsertaan UPT Taman Budaya sebagai upaya memperkenalkan hasil karya seni anak muda dan ekonomi kreatif kepada masyarakat luas.

Menurutnya, selain batik, pengunjung dapat melihat aneka kerajinan bernilai ekonomi, seperti tas sandang kekinian, dan topi unik yang terbuat dari bahan utama, seperti tenun dan songket.

‎Sembari menunjukkan salah satu karya batik rekannya, Nadil, menyebut produk kreatif merupakan wujud pengembangan ekonomi kreatif yang berpijak pada nilai-nilai budaya dan tradisi lokal.

‎"Melalui PRSU kami ingin menunjukkan bahwa warisan budaya tidak hanya untuk dilestarikan, tetapi menguatkan produk kreatif bernilai tambah dan ekonomi bagi masyarakat," ujarnya.

‎Mai Harahap, rekan Nadil selaku perajin batik mengaku mulai menekuni seni membatik sejak duduk di bangku SMK hingga berlanjut saat kuliah. Mai, alumni SMK Lhokseumawe Provinsi Aceh itu menilai membatik bukan sekadar hobi, melainkan bentuk nyata menjaga warisan budaya bangsa.

‎"Batik mengajarkan ketelitian, kesabaran, sekaligus kecintaan terhadap budaya. Generasi muda memiliki tanggung jawab untuk terus melestarikannya," kata Mai.

Selain produk ekonomi kreatif, Nadil juga menyampaikan berbagai koleksi benda budaya dari UPT Museum Gedung Arca Sumatera Utara.

Di antaranya Pustaha Laklak, yaitu naskah kuno yang ditulis di atas kulit alim dengan aksara Batak dan hanya mampu ditulis datu atau guru. Tunggal Panaluan, yaitu tongkat ritual para datu bolon sering digunakan saat upacara religi.

‎Bulu Parhalaan atau Kalender Batak, yaitu khusus meramal hari baik atau disebut panjujuran ari. Kala Hati, benda memotong atau membela buah pinang. Masyarakat Melayu menyebut Kacip, tetapi masyarakat etnik Karo dan Pakpak menyebut Kala Kati.

‎Buli – Buli, benda ini berasal dari Pakpak dan dipakai untuk menyimpan ramuan magis. Pamungkor Unte, alat ini digunakan memeras jeruk dan air perasan jeruk dianggap air suci dalam ritual Batak Kuno.

‎Perminaken, wadah bagi para datu untuk menyimpan ramuan berwujud minyak. Debata Idup, arca ini diberikan kepada wanita yang sudah menikah tetapi belum memiliki anak dengan harapan kelak memiliki keturunan serta diberikan melalui upacara, Kukuran Kelapa, benda ini berasal dari Nias dan digunakan untuk memarut kelapa.

Gendang Melayu, yaitu instrumen musik perkusi tradisional dari keluarga membranofon yang menjadi 'jantung' dalam khazanah musik Melayu Nusantara.

‎Nadil menegaskan kehadiran berbagai koleksi artefak etnografi tersebut memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kekayaan sejarah, tradisi, dan kearifan lokal yang dimiliki Sumatera Utara.

‎Sebelumnya, Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya BSc mewakili Gubernur Sumatera Utara secara resmi membuka PRSU ke-50 Tahun 2026 di Open Stage Tapian Daya. Mengusung tema "Harmoni Emas" dan berlangsung mulai 3 Juli hingga 2 Agustus 2026.

‎Surya menegaskan PRSU tidak hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi etalase pembangunan daerah melalui promosi produk unggulan UMKM, peluang investasi, serta destinasi wisata unggulan Sumatera Utara.

‎Usai pembukaan, Surya bersama Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara dan jajaran kepala OPD meninjau sejumlah paviliun untuk memastikan setiap potensi yang dapat dipromosikan secara optimal kepada masyarakat dan investor. Rel

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wakil Bupati Tiorita Promosikan Potensi Langkat di PRSU ke-50, Beragam Produk Unggulan Ditampilkan
Buka PRSU ke-50, Wagub Surya: Bukan Hanya Hiburan, Langkah Majukan Ekonomi Sumatera Utara
PRSU Ke-50 Angkat Wajah Asli Sumatera Utara, 70 Persen Konten Diisi Putra Daerah
22 OPD dan 10 Instansi Vertikal Ramaikan Pameran PRSU Ke-50, Hadirkan Berbagai Layanan Publik untuk Masyarakat
Dewan Komisaris PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara: PRSU Harus Jadi Etalase Kebanggaan dan Mesin Ekonomi Baru Sumut
komentar
beritaTerbaru