Di Muara Selat Malaka, Bupati Asahan Kibarkan Bendera Raksasa : Indonesia Jaya Juga di Lautan
sumut24.co ASAHAN, Semarak kemerdekaan Republik Indonesia ke81 tahun meluap hingga ke perairan Kabupaten Asahan. Selasa (11/08/2026), seki
News
LIMA PULUH | SUMUT24
Baca Juga:
Upaya keluarga Rayhan (7) bocah pasangan almarhum Durrahman dan Julia (27) warga Dusun V Desa Bulan-bulan, Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batubara yang diketahui hilang sejak Selasa ( 5/4) seperti sudah sampai batas.
” Mulai dari mencari sendiri, menemui orang pintar, menempelkan pengumuman dibanyak tempat dan terakhir melapor ke polisi sudah dilakukan, kami pasrah kami hanya minta tolong kembalikan Rayhan,” ujar Julia dengan mata sembab yang sudah dua hari ini tidak tidur menantikan kabar putra bungsunya, Kamis (7/4) di kediamannya.
Didampingi kakak kandungnya Wati (30), Julia mengatakan dua anaknya Rangga (9 )dan Rayhan diasuh oleh keluarganya tinggal di rumah ayah Julia, Basiran, sejak suaminya meninggal dunia sekitar 3 tahun yang lalu. Ia sendiri bekerja di Medan untuk memenuhi kebutuhan dua buah hatinya itu.
Hilangnya Rayhan diketahui sekitar pukul 14.00 Selasa itu. Biasanya dia pulang sekolah pukul 10.30 WIB dan menunggu abangnya Rangga yang duduk di kelas 3 untuk sama-sama pulang ke rumah yang berjarak sekitar 3 kilometer jauhnya.
” Kami kalau pirgi sekolah diantar Ucu Mayang naik kereta, tapi kalau pulang numpang – numpang lah pak, kan jauh,” kata Rangga.
Dihari hilangnya Rayhan itu, dari beberapa informasi menyebutkan, pulang sekolah dia jalan kaki, tapi begitu ada becak ia langsung meloncat dan bergantung di belakang.
Karena abangnya masih di sekolah iapun lompat lagi dari becak dan kembali ke sekolah. Tetapi pengemudi betor yang digambarkan mengenakan helm itu memanggilnya lagi dan dia pun kembali naik.
Dikatakan Julia, sebelumnya Rayhan tak pernah pergi sendiri kemanapun. Hilangnya Rayhan membuat kesehatannya terganggu dan saat ini ia sedang sakit.
Kepala SDN 010197 Lubukcuik Kosmaria Pakpahan, kepada Wartawan membenarkan bocah malang yang dikabarkan hilang itu adalah salah satu dari 225 orang muridnya.
” Rayhan itu anaknya ramah dan seperti tidak ada takutnya. Kalau pulang sekolah memang biasanya numpang sama kereta atau becak yang lewat,” kata Kosmaria.
Dikatakannya dulu rumah keluarga itu dekat dengan sekolah, tetapi sejak ayahnya meninggal mereka pindah kerumah orang tua ibunya dibelakang pajak,
Secara psikologis anak-anak didiknya terpengaruh dengan kabar hilangnya Rayhan. ” Kita sudah sampaikan agar tidak menerima apapun dari orang asing, juga agar tidak mau diajak kemanapun,” kata Kosmaria. (jo)
sumut24.co ASAHAN, Semarak kemerdekaan Republik Indonesia ke81 tahun meluap hingga ke perairan Kabupaten Asahan. Selasa (11/08/2026), seki
News
Platform Boleh Berubah, Karya Pers Harus Tetap Berpegang pada Kaidah JurnalistikOleh Dr Teguh Santosa, Ketua Umum PP JMSITikTok, Instagram,
Info
SIDANG SMARTBOARD LANGKAT JEJAK FEE Rp19 MILIAR, CHAT WHATSAPP DAN SPK &ldquoMISTERIUS&rdquo TERBONGKAR
kota
Tim Cara&rsquode BEM KMF TP UH Dorong Masyarakat Desa Tinggimae Optimalkan Media Sosial untuk Promosi Produk
kota
KETUM PNPI SYAMSUL RIZAL BERIKAN APRESIASI TINGGI KEPADA MENKO POLKAM DJAMARI CHANIAGO
kota
GANNAS Jabar Apresiasi Razia Narkoba di THM Bandung, Serukan Perlawanan Bersama
News
sumut24.co Medan, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia Medan terus meningkatkan pelayanan sebagai wujud nyata ditengah masyarakat yang keter
kota
Dana RDN Rp2,58 Miliar Dipersoalkan, Paramitra Alfa Sekuritas Gugat BCA ke PN Jakarta Pusat
kota
Simpan Shabu di Kantong Celana, 2 Warga Sergai Ditangkap Sat Narkoba Polresta Deli Serdang
kota
MEDAN SUMUT24.CO Perjalanan kepemimpinan duet Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap telah
News