Di Muara Selat Malaka, Bupati Asahan Kibarkan Bendera Raksasa : Indonesia Jaya Juga di Lautan
sumut24.co ASAHAN, Semarak kemerdekaan Republik Indonesia ke81 tahun meluap hingga ke perairan Kabupaten Asahan. Selasa (11/08/2026), seki
News
TEBINGTINGGI | SUMUT24 Menjalani profesi sebagai seorang perawat merupakan satu pekerjaan yang terhormat dan mulia. Dan peluang pekerjaan bagi profesi tersebut semakin besar dengan berlakunya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) karena salah satu lowongan pekerjaan yang menjadi kesepakatan bersama negara-negara ASEAN.
Baca Juga:
Hal itu disampaikan Wali Kota Tebingtingi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM pada acara Seminar Keperawatan yang dilaksanakan PPNI Kota Tebingtinggi, Senin (28/3) di Gedung Hj Sawiyah dengan narasumber Ketua PPNI Sumut Evi Karota Bukit SKp MNS.
“Tentunya tenaga perawat yang nantinya berpeluang untuk profesi perawat tersebut adalah mereka-mereka yang telah mempunyai STR dan SKP yang merupakan salah satu kewajiban yang dimiliki seorang tenaga perawat,†kata Umar Zunaidi.
Untuk memperoleh STR (surat tanda registrasi) dan SKP (satuan kredit profesi) ini, seorang perawat harus wajib melalui ikut ujian guna memperoleh hasil perawat yang professional dan mampu melaksanakan tugasnya sesuai dengan keilmuan yang dimiliki. “Seorang perawat itu tidak hanya memenuhi STR dan SKP nya saja, melainkan juga harus mampu menjaga etika sebaik-baiknya,” pesan Umar Zunaidi.
Dalam menghadapi pasiennya, perawat juga harus memperlihatkan muka yang manis dan bersuara lembut. “Perlakukan pasien itu dengan santun, sapa, senyum dan sentuh harus menjadi suatu karakter bagi setiap perawat, hal ini bisa menjadi obat bagi seorang pasien.Kepada perawat yang belum memiliki STR dan SKP agar segera melengkapinya, dan jika tidak mau, lebih baik tidak usah jadi perawat,mungkin jadi satpol aja lebih baik,” canda wali Kota.
Sebelumnya, Ketua PPNI Kota Tebingtinggi Hj Ernawati Lubis SPd M Kes menyampaikan, jumlah perawat di Tebingtinggi sebanyak719 orang dan yang sudah memiliki STR dan menjadi anggota PPNI berjumlah 361 orang (50,2%). Seminar diikuti 250 orang perawat dari RSU dan balai pengobatan yang ada di Tebingtinggi dan berlangsung sehari penuh dengan narasumber Ketua PPNI Provsu, KP2T Tebingtinggi dan Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi.
Tampak hadir Pj Kadis Kesehatan Muhammad Syah Irwan, Direktur RSUD Kumpulan Pane dr H Nanang Fitra Aulia Sp.PK dan para pimpinan RSU se Kota Tebingtinggi. Acara seminar itu ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Wali Kota .(tav)
sumut24.co ASAHAN, Semarak kemerdekaan Republik Indonesia ke81 tahun meluap hingga ke perairan Kabupaten Asahan. Selasa (11/08/2026), seki
News
Platform Boleh Berubah, Karya Pers Harus Tetap Berpegang pada Kaidah JurnalistikOleh Dr Teguh Santosa, Ketua Umum PP JMSITikTok, Instagram,
Info
SIDANG SMARTBOARD LANGKAT JEJAK FEE Rp19 MILIAR, CHAT WHATSAPP DAN SPK &ldquoMISTERIUS&rdquo TERBONGKAR
kota
Tim Cara&rsquode BEM KMF TP UH Dorong Masyarakat Desa Tinggimae Optimalkan Media Sosial untuk Promosi Produk
kota
KETUM PNPI SYAMSUL RIZAL BERIKAN APRESIASI TINGGI KEPADA MENKO POLKAM DJAMARI CHANIAGO
kota
GANNAS Jabar Apresiasi Razia Narkoba di THM Bandung, Serukan Perlawanan Bersama
News
sumut24.co Medan, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia Medan terus meningkatkan pelayanan sebagai wujud nyata ditengah masyarakat yang keter
kota
Dana RDN Rp2,58 Miliar Dipersoalkan, Paramitra Alfa Sekuritas Gugat BCA ke PN Jakarta Pusat
kota
Simpan Shabu di Kantong Celana, 2 Warga Sergai Ditangkap Sat Narkoba Polresta Deli Serdang
kota
MEDAN SUMUT24.CO Perjalanan kepemimpinan duet Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap telah
News