Perkumpulan Raja Parhata SeDunia Resmi Dibentuk, Dorong Pelestarian Adat dan Regenerasi Budaya untuk Nusantara
Perkumpulan Raja Parhata SeDunia Resmi Dibentuk, Dorong Pelestarian Adat dan Regenerasi Budaya untuk Nusantara
kota
TEBINGTINGGI | SUMUT24 Menjalani profesi sebagai seorang perawat merupakan satu pekerjaan yang terhormat dan mulia. Dan peluang pekerjaan bagi profesi tersebut semakin besar dengan berlakunya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) karena salah satu lowongan pekerjaan yang menjadi kesepakatan bersama negara-negara ASEAN.
Baca Juga:
- Perkumpulan Raja Parhata SeDunia Resmi Dibentuk, Dorong Pelestarian Adat dan Regenerasi Budaya untuk Nusantara
- Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
- Ibunda Almarhum Jaka Malau yang Tewas Dalam Pengeroyokan Bermohon Atensi Komisi 3 DPR RI Ungkap Keadilan
Hal itu disampaikan Wali Kota Tebingtingi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM pada acara Seminar Keperawatan yang dilaksanakan PPNI Kota Tebingtinggi, Senin (28/3) di Gedung Hj Sawiyah dengan narasumber Ketua PPNI Sumut Evi Karota Bukit SKp MNS.
“Tentunya tenaga perawat yang nantinya berpeluang untuk profesi perawat tersebut adalah mereka-mereka yang telah mempunyai STR dan SKP yang merupakan salah satu kewajiban yang dimiliki seorang tenaga perawat,†kata Umar Zunaidi.
Untuk memperoleh STR (surat tanda registrasi) dan SKP (satuan kredit profesi) ini, seorang perawat harus wajib melalui ikut ujian guna memperoleh hasil perawat yang professional dan mampu melaksanakan tugasnya sesuai dengan keilmuan yang dimiliki. “Seorang perawat itu tidak hanya memenuhi STR dan SKP nya saja, melainkan juga harus mampu menjaga etika sebaik-baiknya,” pesan Umar Zunaidi.
Dalam menghadapi pasiennya, perawat juga harus memperlihatkan muka yang manis dan bersuara lembut. “Perlakukan pasien itu dengan santun, sapa, senyum dan sentuh harus menjadi suatu karakter bagi setiap perawat, hal ini bisa menjadi obat bagi seorang pasien.Kepada perawat yang belum memiliki STR dan SKP agar segera melengkapinya, dan jika tidak mau, lebih baik tidak usah jadi perawat,mungkin jadi satpol aja lebih baik,” canda wali Kota.
Sebelumnya, Ketua PPNI Kota Tebingtinggi Hj Ernawati Lubis SPd M Kes menyampaikan, jumlah perawat di Tebingtinggi sebanyak719 orang dan yang sudah memiliki STR dan menjadi anggota PPNI berjumlah 361 orang (50,2%). Seminar diikuti 250 orang perawat dari RSU dan balai pengobatan yang ada di Tebingtinggi dan berlangsung sehari penuh dengan narasumber Ketua PPNI Provsu, KP2T Tebingtinggi dan Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi.
Tampak hadir Pj Kadis Kesehatan Muhammad Syah Irwan, Direktur RSUD Kumpulan Pane dr H Nanang Fitra Aulia Sp.PK dan para pimpinan RSU se Kota Tebingtinggi. Acara seminar itu ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Wali Kota .(tav)
Perkumpulan Raja Parhata SeDunia Resmi Dibentuk, Dorong Pelestarian Adat dan Regenerasi Budaya untuk Nusantara
kota
Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
kota
Ibunda Almarhum Jaka Malau yang Tewas Dalam Pengeroyokan Bermohon Atensi Komisi 3 DPR RI Ungkap Keadilan
kota
Medan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan terkait penyampaian pandangan umum fraksifrak
kota
sumut24.co ASAHAN , Kepolisian Resor (Polres) Asahan, Polda Sumatera Utara, menggelar siaran pers resmi pada Senin pagi pukul 10.00 WIB ter
News
MEDAN, SUMUT24.CO Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, Lily MBA, menyampaikan pemandangan umum fraksi terhadap Ranperda Pertanggun
News
Likupang, Mutiara Maritim yang Tak Boleh Kehilangan Jiwa Oleh Abdullah RasyidStaf Khusus Menteri Imigrasi dan PemasyarakatanMahasiswa Dokto
News
MEDAN, SUMUT24.CO Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Medan menyoroti pelaksanaan proyek Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang yang saat
kota
sumut24.co MedanSemangat kebangkitan sepak bola Kota Medan menguat dalam acara pengukuhan Pengurus Mantan Pemain PSMS Medan di Stadion Keb
Sport
sumut24.co MedanTelkomsel meluncurkan Terpujilah GURU, sebuah program pelatihan dan pengembangan kompetensi bagi tenaga pendidik di Indone
Ekbis