Kapolres Deli Serdang Diminta Tahan Terduga Pelaku Pelecehan Seksual
Kapolres Deli Serdang Diminta Tahan Terduga Pelaku Pelecehan Seksual
Hukum
LIMA PULUH | SUMUT24
Baca Juga:
Menganggap masalah bertele-tele, ratusan waga Desa Kapal Merah, Kec Tanjung Tiram, Kab Batubara, Selasa (15/3) menduduki Kantor Bupati Batubara. Mereka menagih janji pejabat dan mendesak untuk bertemu Bupati Batubara serta mendengar kalimat pencopotan Saharuddin dari jabatannya sebagai Kades Kapal Merah.
Tanpa lelah, sejak sekitar pukul 10.30 WIB, massa terus melakukan orasi hingga turun makan sekitar pukul 13.00 WIB. Massa yang tampak sudah cukup kecewa tanpa sungkan mencetuskan uneg-uneg kekesalannya terlebih omak-omak yang ikut turun aksi dengan menenteng kuali dan panci.
Pejabat Pemkab Batubara seperti Asisten I Luthfi yang datang menyahuti tak lagi digubris massa. Penjelasan Luthfi justru diceletuk, “hellee..capek dechh,” kata Fitriani, salah seorang pendemo. Celakanya, pegawai Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Hasnan yang mencoba memberi penjelasan malah dihujat habis-habisan hingga tak berkutik.
“Bohong kau, gari aja dia itu pak, jangan kau pucat. Ojo nangis dan nggak usah minggat kau. Kau uda tua pak, ingat mati,” teriak massa. Hal itu berawal dari ucapan Hasnan yang menyebutkan bahwa pembangunan di Desa Kapal Merah yang bersumber dari Dana Desa (DD) sudah terealisasi 80 persen. Sementara menurut massa itu tidak benar. “Bagus-bagus ngomongnya. Coba buktikan,” bentak pendemo.
Bahasa orasi massa kian meluap dan menduga pejabat Pemkab Batubara hanya modus. “Kades Kapal Merah sudah terindikasi melakukan tindak pidana korupsi. Dalam kasus ini sejumlah pejabat Pemkab Batubara sudah turun menangani namun hingga kini tidak ada hasilnya. Masyarakat jangan dibodoh-bodohi. Tidak banyak yang kami minta, hanya satu yakni copot Kades Kapal Merah. Tidak ada lagi tawar menawar dan ini harga mati,” tegas Iskandar selaku kordinator aksi.
“Bupati jangan sepelekan rekomendasi DPRD, jangan kangkangi peraturan, jangan bohongi rakyat yang sudah lelah. Bakar saja UU tentang desa atau tangkap aja kami semua. Kalau tuntutan kami tidak disahuti maka kami akan bertahan, masak dan tidur di kantor bupati ini,” teriak massa sembari mengendangi kuali dan panci yang mereka bawa.
Sekedar informasi, aksi demo masyarakat Kapal Merah sudah berlangsung 3 kali diawali di kantor bupati pada awal Februari lalu, kemudian aksi kedua yakni menyegel kantor desa pada Jumat (4/3) dan aksi ketiga ini dengan ancaman menginap di kantor bupati.
Aksi massa karena ketidaksabaran masyarakat melihat tindakan Kades yang dinilai merugikan warga serta dugaan korupsi ADD dan DD. Kekesalan warga turut dirangkai dengan proses pengangkatan perangkat desa yang tidak prosedural.
Pantauan SUMUT24, hingga pukul 16. 00 WIB, ratusan massa tetap bertahan dan menggelar tikar di halaman kantor. Massa yang bertahan menunggu kedatangan bupati yang kabarnya masih berada di Jakarta tampak membawa persiapan seperti alat-alat memasak, beras dan sayuran.
Ketua BPD Desa Kapal Merah Muhammad Sofyan, kepada wartawan membenarkan aksi menginap di kantor bupati. “Massa akan aplusan untuk terus bertahan sampai bupati mencopot Kades Saharuddin yang pernah tersandung kasus pidana pemalsuan surat/tanda tangan bendahara desa itu,” katanya.
Menurut Sofyan, masalah Kades Kapal Merah sudah cukup runyam, sebab di tahun 2014 masalah sudah muncul yakni soal silpa anggaran sebesar Rp 30 juta. Kades membuat pernyataan akan melaksanakan tugas dengan baik namun kini terulang lagi, katanya.
Terpisah, Ketua Komisi A DPRD Batubara Sarianto Damanik, kepada wartawan melalui telepon membenarkan pihaknya telah merekomendasikan pencopotan Kades pada 9 Februari 2016 lalu. “Kita berharap bupati segera mencopotnya sebab hampir 80 persen masyarakat Kapal Merah sudah tidak percaya dengan kepemimpinannya sebagai Kades,” ujar Damanik. (jo)
Kapolres Deli Serdang Diminta Tahan Terduga Pelaku Pelecehan Seksual
Hukum
LPS Apresiasi Kepatuhan Bank Sumut dalam Program Penjaminan Simpanan, Memperkuat Resiliensi Likuiditas
Ekbis
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina mendorong seluruh organisasi kepemudaan di Kota Tanjungbalai me
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai menyatakan komitmennya mendukung target Sumatera Utara (Sumut) bebas rabies p
News
sumut24.co MEDAN, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menggelar orientasi dan pengukuhan peserta progr
kota
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) didorong menjadi pusat unggulan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) di S
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi menutup Jambore Anak Asahan Tahun 2026 yang berlangsung
News
sumut24.co ASAHAN, Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persekutuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Kabupaten Asahan masa bakti
News
sumut24.co BATU BARA, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., secara resmi menghadiri prosesi wisuda gabungan STIKes Asyifa Kisaran dan
News
sumut24.co MEDAN, Ribuan umat katolik menghadiri Pesta Sinodal Paroki Santo Padre Pio Medan Helvetia di Lapangan Biara Kapusin Emmaus Jalan
kota