Antonius Tumanggor Dorong Warga Aktifkan IKD untuk Perkuat Akurasi Data Bantuan Sosial
sumut24.co MEDAN Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos menegaskan pemerintah memiliki kewajiban membantu masyaraka
kota
Baca Juga:
SERGAI I Sumut24.co
Baru sekitar dua bulan selesai diperbaiki, jalan pada Jembatan Titi Besi perbatasan Kabupaten Deli Serdang dengan Serdang Bedagai (Sergai), sudah rusak lagi.
Pengamatan, 0Kamis (16/2/2023) pagi, parahnya ada titik baru dari kerusakan jalan di jembatan tersebut. Yaitu persis di bagian tengahnya dengan kondisi aspal sekitar hampir semeter sudah keropos dan besi pondasi yang menganga.
Selain itu, jalan pada jembatan yang baru diperbaiki di November 2022 pun, juga tampak dalam kondisi mulai rusak. Posisinya persis di bagian tengah dari jembatan. Sejumlah besi sebagai pondasi aspal terlihat telah menyembul ke atas. Kondisi tersebut baru berlangsung dua hari ini.
“Kurasa bulan depan uda mutar lagi dari Pulau Gambar ini,” keluh seorang sopir ekspedisi kepada metrodaily.jawapos.com, kemarin sore.
Sopir muda yang kerap melintas di Jalan Lubukpakam-Dolok Masihul ini sangat menyayangkan bilamana Jembatan Titi Besi kembali rusak dan ditutup.
“Mau enggak maulah lewat jalan lintas utama, padahal menjelang akhir tahun lalu (Jembatan Titi Besi) baru diperbaiki, eh ini sudah mau hancur lagi. Tentu tambah jauh kalaupun mutar dari Pulau Gambar menuju Tebing Tinggi,” ungkapnya.
Padahal sebenarnya, imbuh dia, jalan alternatif tersebut lebih dekat mengarah ke Kota Tebingtinggi. Dibanding harus lewat jalan utama maupun melalui Jalan Pulau Gambar yang cukup memakan waktu dan kondisi jalan yang sempit, lantaran melewati banyak pemukiman penduduk.
“Membantu kami kali kalau lewat dari sini (Lubukpakam-Dolok Masihul). Lebih cepat, kendaraan pun tidak begitu padat seperti dari jalur utama.
Catatan wartawan, perbaikan jalan pada Jembatan Titi Besi atau juga dikenal sebagai Jembatan Sei Ular, telah dilakukan dua kali. Yakni sejak 2021 dan 2022. Pada tahun anggaran 2021, Pemprov Sumut melalui instansi terkait sudah memperbaikinya namun usianya hanya bertahan sekitar delapan bulan saja, sebelum mengalami kerusakan kembali.
Selanjutnya di November 2022, pengerjaan perbaikan pada dua titik kerusakan jalan jembatan itu dilakukan lagi. Penyelesaian pekerjaannya yang jelang tahun baru tersebut pun, memaksa masyarakat mesti memutar dari jalan Desa Tambak Cekur dan Desa Pulau Gambar (jika dari arah Kecamatan Galang).
Diketahui, Jembatan Sei Ular ini merupakan penghubung antar tiga kabupaten/kota. Yakni Deli Serdang, Sergai, dan Tebing Tinggi. Sehingga kewenangannya menjadi domain Pemerintah Provinsi Sumut. Mayoritas pengguna jalan yang melewati rute dimaksud selain masyarakat sekitar, ialah para sopir angkutan barang, galian C, tangki, dan sejenisnya. Jalur alternatif ini pun masih menjadi primadona masyarakat yang ingin menuju ke Kota Tebing Tinggi dan Kota Pematang Siantar, meski jalur tol Medan-Tebing Tinggi sejak beberapa tahun lalu telah dibuka oleh pemerintah. Red
sumut24.co MEDAN Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos menegaskan pemerintah memiliki kewajiban membantu masyaraka
kota
Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso Rangkul Wartawan, Kritik Jadi Bahan Evaluasi
kota
Bupati Madina Tegaskan Bansos Harus Tepat Sasaran, Data Warga Miskin Bakal Diverifikasi Langsung
kota
Lahan Tidur 6 Hektare Disulap Jadi Kebun Hidroponik, Wabup Basri Bidik Paluta Jadi Pemasok MBG
kota
Menuju Jambore Nasional XII 2026, Kapolres Paluta Titip Pesan Khusus kepada Kontingen Pramuka
kota
Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Kembali Bergerak, 8 Potongan Ganja Disita dari Pria 47 Tahun
kota
Garagara Teguran soal Wanita Lain, Pria di Padang Lawas Diduga Hantam Istri Pakai Batu
kota
GaraGara soal Ternak Babi, Berujung Penembakan Warga Tapsel Tewas dengan Dua Luka Peluru
kota
Tak Kebagian Warisan, Adik Diduga Habisi Abang di Kebun Tapsel
kota
Bocah 6 Tahun Tewas di Galian Sumur Tapsel, Polisi Tangkap Kerabat Korban
kota