CEO Sumut24 Group Anto Genk: Pers Harus Profesional, Independen dan Berpihak pada Kepentingan Publik
MEDAN Pers memiliki tanggung jawab besar dalam kehidupan demokrasi. Media bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga menjalankan
Profil
Baca Juga:
Medan I Sumut24.co Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (PB. ALAMP AKSI) demo ke kantor Kejatisu Jalan AH Nasution, Selasa (17/1). Meminta aparat penegak hukum agar mengusut tuntas dugaan Korupsi di Balai Bahasa Medan APBN 2021.
Dalam orasinya Masdi Koordinator Lapangan diidampingi Sabda Aditya mengatakan,Tindak Pidana Korupsi masih terus terjadi, khususnya di balai bahasa Medan, Namun nampaknya hal tersebut tidak menjadi Efek jera, sehingga kita meminta aparat penegak hukum agar mengusut dan memeriksa oknum-oknum pejabat yang terlibat di balai bahasa Medan itu, ucapnya. Adapun dugaan korupsi di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di balai bahasa Medan itu yakni, 1. Dugaan korupsi pada proyek Paket Fullday Semiloka Bahasa dan Hukum dengan pagu anggaran sebesar Rp. 60.500.000,00. 2. Dugaan korupsi pada proyek Pengadaan ATK Kegiatan Penguatan Kebahasaan Bagi Penegak Hukum Daerah Madina, Asahan, Tanjung Balai, Pematang Siantar dengan pagu anggaran sebesar Rp 62.000.000,00. 3. Dugaan korupsi pada proyek Paket Fullday Bimtek Penguatan Kompetensi Pegiat BIPA Sumatera Utara dengan pagu anggaran sebesar Rp 31.350.000,00. 4. Dugaan korupsi pada proyek Pengadaan Kaos Kegiatan Pemantauan dan Pengendalian Penggunaan Bahasa di Ruang Publik dengan pagu anggaran sebesar Rp 84.000.000,00. 5. Dugaan korupsi pada proyek Pencetakan Hasil Penerjemahan dengan pagu anggaran sebesar Rp 75.000.000,00. 6. Dugaan korupsi pada proyek Pencetakan Hasil Penerjemahan (2) dengan pagu anggaran sebesar Rp 85.300.000,00. 7. Dugaan korupsi pada proyek Pengadaan ATK Kegiatan Seminar Nasional Penerjemahan dengan pagu anggaran sebesar Rp 32.500.000,00. 8. Dugaan korupsi pada proyek Paket Fullday Kegiatan Seminar Nasional Penerjemahan dengan pagu anggaran sebesar Rp 35.750.000,00. 9. Dugaan korupsi pada proyek Cetak Buku Kegiatan Sayembara Penulisan Cerita Anak Bagi Pegiat Literasi dengan pagu anggaran sebesar Rp 48.000.000,00. 10. Dugaan korupsi pada proyek Cetak Buku Kebahasaan dengan pagu anggaran sebesar Rp 67.500.000,00. 11. Dugaan korupsi pada proyek Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Pemeliharaan Gedung Kantor dengan pagu anggaran sebesar Rp 195.700.000,00.
Berdasarkan hal tersebut di atas, maka kami dari Pengurus Besar Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (PB ALAMP AKSI) menyatakan sikap sebagai berikut: 1. Mendesak Polda Sumatera Utara dan Kejati Sumatera Utara agar segera mengusut dugaan korupsi tersebut di atas. 2. Mendesak Polda Sumatera Utara dan Kejati Sumatera Utara agar segera memanggil dan memeriksa serta menangkap Kepala Balai Bahasa Medan Terkait Yang Kami sebutkan diatas. 3. Mendesak Polda Sumatera Utara dan Kejaksaan Tinggi Agar Segera Memanggil dan memeriksa serta menangkap PPK dan Rekanan di Balai Bahasa Medan, ucapnya.red
MEDAN Pers memiliki tanggung jawab besar dalam kehidupan demokrasi. Media bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga menjalankan
Profil
Drama Adu Penalti, Tanjung Morawa Sabet Juara Gebyar Olahraga Deli Serdang
kota
Batak United Juara PKN Sumut Cup I 2026
kota
Ijeck Juara APRC 2026 dan Nasional Rally 2026, Anto Genk Prestasi Gemilang yang Membanggakan Sumatera Utara
kota
Medan sumut24.co Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, kembali menunjukkan komitmen nyata dalam hal pemberantasan narkoba di wilayah hulumn
Hukum
Polrestabes Medan Ratakan Bantaran Rel KA Medan Kualanamu yang Jadi Sarang Narkoba 3 Kg Ganja, Sejumlah Paket Sabu, Hingga Beragam Senjata
kota
Polsek Delitua Tembak Spesialis Curanmor Berulang Kali Beraksi di Medan Johor
kota
Dari Lengkong, Kita Belajar Arti Kemerdekaan
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi melepas rombongan kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten
News
Remaja Taman Setia Budi Indah Gelar Tasbih Bazar Kemerdekaan, Puluhan Lomba Ramaikan HUT ke81 RI.
kota