Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Bangun Kota Tangguh*
Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi PusatDaerah Bangun Kota Tangguh
Hukum
Tapanuli Selatan I Sumut24.co Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel), AKBP Roman Smaradhana Elhaj, SH, SIK, MH, memaparkan bahwa, sejak 5 hingga 9 April 2022, sebanyak 2.470 dosis stok vaksin jenis Astrazeneca, telah habis terpakai untuk wilayah Padang Lawas Utara (Paluta). Artinya, dalam kurun waktu 5 hari, sudah 2.470 masyarakat menerima vaksin Astrazeneca.
Baca Juga:
“Total keseluruhan vaksin yang dipakai sejak 5 hingga 9 April adalah 2.470 dosis atau 247 vial,” ungkap Kapolres, Sabtu (9/4/22) sore.
Kapolres merinci, pada 5 April sebanyak 560 dosis atau 56 vial sudah habis terpakai. Kemudian, 6 April sebanyak 490 dosis atau 49 vial. 7 April sebanyak 630 dosis atau 63 vial. 8 April sebanyak 210 dosis atau 21 vial. Dan, 9 April sebanyak 580 dosis atau 58 vial.
“Jumlah tersebut, akan terus bertambah, mengingat target yang harus dicapai, yakni 100 persen hingga Juni 2022 mendatang,” jelas Kapolres.zal
Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi PusatDaerah Bangun Kota Tangguh
Hukum
Kado Istimewa di Hari Bhayangkara ke80,Kapolda Sumut Whisnu Hermawan Terima Langsung Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo
News
Begini Kronologis OTT KPK Libatkan Pejabat dan Mantan Pejabat
News
Cegah Banjir Sejak Dini, Dandim 0212/Tapsel Bersama Sekda Padangsidimpuan Tanam Pohon Serentak
kota
HUT Bhayangkara ke80, Wabup Atika Hadiri Doa Lintas Agama di Polres Madina, Kapolres Tegaskan Komitmen Polri Humanis
kota
13 Personel Polres Padangsidimpuan Terima Penghargaan Hari Bhayangkara ke80, Aksi Heroik Tambal Jalan Berlubang Jadi Sorotan
kota
Pejabat dan Mantan Pejabat Dikabarkan Terjaring OTT KPK, Jubir Budi Prasetyo Masih Bungkam
News
Mantan Anggota DPRD Sumut Dikabarkan Ikut Terjaring OTT KPK Bersama Pejabat Tinggi Langkat
kota
Pejabat Tinggi Langkat Dikabarkan Terkena OTT KPK, Sekda Amril Belum Beri Tanggapan
kota
sumut24.co ASAHAN, Kondisi pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di fasilitas kesehatan Kabupaten Asahan memicu kekhawatiran
News