Sabtu, 04 Juli 2026

Hari Jadi Ke-23 Kabupaten Toba, Momentum Kebangkitan Bersama Masyarakat

Administrator - Rabu, 09 Maret 2022 16:42 WIB
Hari Jadi Ke-23 Kabupaten Toba, Momentum Kebangkitan Bersama Masyarakat

 

Baca Juga:

BALIGE I SUMUT24.co

Dengan berdirinya Kabupaten Toba pada 23 tahun yang lalu, patut kita mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada mereka pejuang dan pelopor berdirinya. Peringatan Hari Jadi ke-23 ,hari ini hendaknya dimaknai sebagai momentum bersama segenap elemen masyarakat Kabupaten Toba sebagai sarana untuk meningkatkan kesejahteraan dan percepatan pelayanan publik.

Demikian sambutan Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Edy Rahmayadi yang diwakili Kaban Litbang Harianto Butarbutar pada Acara Syukuran Hari Jadi ke-23 Kabupaten Toba di Pendopo Rumah Dinas Bupati Toba, Rabu (9/3/2022).

Gubernur Sumut juga menyampaikan bahwa Kabupaten Toba memiliki karakteristik khususnya sebagai salah satu destinasi wisata nasional di kawasan Danau Toba yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakatnya.

“Untuk itu kepada seluruh masyarakat dan stakeholder agar mendukung program pemerintah untuk pengembangan Kabupaten Toba ini,” sebutnya.

Harianto Butarbutar yang juga pernah menjadi Penjabat Bupati Toba pada tahun 2020 ini juga meneruskan pesan Gubernur Sumut yaitu meminta Pemerintah Kabupaten Toba dan jajarannya agar mendorong masyarakat untuk vaksin ketiga (booster) serta memerangi hoaks tentang vaksin ini.

Sebagai tema perayaan hari jadi Kabupaten Toba tahun 2022 ini adalah Bersatu Membangun Toba Unggul dan Bersinar.

Adapun rangkaian acara diawali dengan Rapat Paripurna DPRD Toba . Dilanjutkan ibadah bersama, pemotongan kue dan tumpeng serta memberikan penghargaan berupa Ulos Batak kepada perwakilan para mantan Bupati Toba diakhiri dengan acara hiburan.

Bupati Poltak Sitorus dalam sambutannya mengajak memaknai perayaan hari jadi Kabupaten Toba ini sebagai momentum perubahan tatanan sosial ke arah yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan, untuk pemulihan ekonomi Kabupaten Toba yang dampaknya bukan hanya untuk masyarakat Kabupaten Toba saja, tetapi juga bagi penduduk daerah di sekitar kawasan Danau Toba.

“Pada hakekatnya, pemerintah Kabupaten Toba mendorong partisipasi seluruh pemangku kepentingan dalam pembangunan melalui musyawarah perencanaan pembangunan, pemberian bantuan usaha kepada pelaku UMKM. Pelatihan kepada masyarakat pelaku UMKM, ekonomi kreatif dan pariwisata serta peningkatan produktivitas produk unggulan daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”sebutnya.

Tepat ketika Kabupaten ini merayakan hari jadi ke-23, di Kabupaten Toba per tanggal 8 Maret 2022 kemarin, sebanyak 3.358 orang telah tertular virus Covid-19 dimana 115 orang diantaranya meninggal dunia, dengan kasus aktif sebanyak 366 kasus.

“Meski berat dan melelahkan, bapak ,ibu, jangan sekali-kali kita berpikiran untuk mengendorkan apalagi menghambat upaya pencegahan dan penanggulangan Covid-19,”sebut Bupati Poltak Sitorus.

Ditambahkannya bahwa sekalipun dalam 2 tahun terakhir Covid-19 telah menghancurkan perekonomian secara global, namun dalam satu tahun terakhir cukup banyak capaian keberhasilan yang kita peroleh.

Dari sektor ekonomi makro, tingkat pengangguran terbuka berhasil kita tekan menjadi 0,83% dari yang sebelumnya 2,5%. Laju pertumbuhan ekonomi sekalipun belum maksimal, namun sudah mulai berjalan positif sebesar 2,92% dari yang sebelumnya -(0,27)%.

Demikian pula dengan PDRB per kapita yang merangkak naik menjadi 39.600.000 dari sebelumnya 38.200.000.

Di sektor pembangunan manusia, indeks pembangunan manusia juga meningkat positif yang saat ini berada pada angka 75,39% dari sebelumnya 75,16%. Angka ini berada pada kategori tinggi dan merupakan IPM tertinggi ke tujuh di kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

Angka harapan hidup tahun 2021 juga cukup tinggi, 70,29 tahun, berada diatas angka harapan hidup Provinsi Sumatera Utara 69,23 tahun. Begitu pula angka harapan lama sekolah berada diatas Provinsi Sumatera Utara yakni 13,46 tahun berbanding 13,27 tahun.

Dalam hal penanganan stunting pada tahun 2021, pemerintah Kabupaten Toba juga berhasil menekan angka prevelensi stunting dari tahun 2020 berjumlah 1.536 balita atau 27%.wel

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Rokok Polosan Tanpa Cukai Kian Marak di Medan
Musa Rajekshah Ajak Kader HMI Jaga Idealisme dan Persatuan Bangsa dalam LK II Nasional HMI Korkom UNJ
Hadir Langsung di Langkat, Ketum PWI Pusat Puji Farianda Sukses Rawat Kebersamaan Wartawan Sumut
Wakil Bupati Tiorita Promosikan Potensi Langkat di PRSU ke-50, Beragam Produk Unggulan Ditampilkan
Stan UPT Taman Budaya Sumut Angkat Warisan Budaya dan Ekonomi Kreatif
Gerak Cepat Rico Waas di Medan Labuhan: Dari Penanganan Banjir, Beton Jalan Utama, Perbaikan LPJU, hingga Layanan Adminduk
komentar
beritaTerbaru