Selasa, 20 Oktober 2026

Peduli Hidup Sehat Dan Biaya Murah, Kelompok Petani di Kabupaten Langkat Kembangkan Pupuk dan Pestisida Organik

Administrator - Minggu, 17 Oktober 2021 12:04 WIB
Peduli Hidup Sehat Dan Biaya Murah, Kelompok Petani di Kabupaten Langkat Kembangkan Pupuk dan Pestisida Organik

 

Baca Juga:

Langkat I Sumut24.co

Pupuk dan pestisida merupak sebuah komponen yang sangat penting dalam dunia pertanian, karena dua variable ini langsung bersentuhan dengan nilai produksi yang akan dihasilkan oleh lahan yang di garap. Akan tetapi pupuk dan pestisida menjadi sebuah item yang memiliki nilai cukup besar dalam produksi pertanian, oleh karena itu butuh solusi dan ide-ide yang briliant untuk dapat melakukan inovasi dalam bidang pertanian untuk meningkatkan produksi dengan biaya murah dan hasil produksi yang aman dan sehat di konsumsi manusia. Program inilah yang sedang dikembangkan oleh kelompok petani dan peternak yang ada di Kabupaten Langkat, kelompok peteni dan peternak “ Batang Sirih” yang berada di desa Teluk kecamatan Secanggang kabupaten Langkat. Kelompok yang di gawangi oleh Sumarno ini telah intens mengembangkan pertanian organik dalam beberapa tahun terakhir dengan memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di alam dan sebagian bahan yang dianggap limbah yang mengganggu. Hal ini terungkap disela-sela kegiatan pendampingan kelompok petani dan peternak yang dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Medan. turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Teluk Sutinah, S.Pd.I di dampingi perangkat desa, Ketua Program Pengabdian Masyarakat Unimed, Rudi Salaman, ST., MT, Kepala Laboratorium Fisika Unimed Mukti Hamjah Harahap, M.Si Direktur Puspera Indonesia Irfandi M.Si dan Masyarakat Kelompok Petani Peternak yang ada di kabupaten langkat. Lanjut sumarno dalam paparannya mengungkapkan, bahwa selain pemanfaatan sumber daya alam disekitar dan limbah pertanian dan peternakan pengembangan pupuk dan pestisida memotong ongkos pengelolaan produksi pertanian. “ Dan yang tak kalah penting selain biaya dan pemanfaatan limbah hasil luaran yang dihasilkan dari produk pertanian kelompok menjadi produk organik yang menyehatkan jauh dari zat-zat kimia yang merusak tubuh”, Ungkap petani kreatif yang melek IT tersebut Dalam arahan Kepala desa Teluk, menyambut baik proses pertanian organik dengan pendampingan langsung dari dosen Unimed, karena potensi yang ada di desa teluk belum tergarap secara optimal dan juga butuh pendampingan secara optimal oleh perguruan tinggi agar potensi yang selama ini berlum tersetuh dapat termanfaatkan secara maksimal. “ terkadang kami yang di dalam tidak dapat melihat secara objektif dan gamblang potensi yang kami miliki butuh pihak-pihak luar yang mampu melihat dan melakukan analisa terhadap kondisi dan kekuatan serta potensi yang dimiliki desa, oleh karena itu kolaborasi antara desa dan akademisi mutlak di perlukan”, cetus kepala desa 3 periode dikabupaten langkat. Menanggapi hal tersebut ketua Program Pengabdian Pada masyarakat, Rudi Salman yangdi dampingi oleh anggota tim Ir. Herkules, M.Si , Taufik Hidayat, SE., MM dan beberapa mahasiswa yang terlibat yang di temui pada Minggu (17/10) mengungkapkan bahwa, Program yang dilaksanakan ini merupakan aplikasi dari program merdeka belajar yang digaungkan oleh kemendikbud, dimana akademisi harus mampu berbaur dengan masyarakat dan menjadi problem solver dari permasalahan masyarakat. “ Akademisi hari ini baik Dosen maupun Mahasiswa harus mampu memberikan solusi dari permasalahan masyarakat dengan dasar kemampuan dan keilmuan yang dimiliki sehingga dengan pendampingan yang diberikan mampu meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu sebagai Akademisi kita siap untuk selalu mendampingi masyarakat dalam kerangka mengejawantahkan program kampus merdeka”, imbuh alamnus teknik elektro Universitas Gajah Mada yogyakarta dalam pemaparannya.rel

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
PT Lencana Bayangkara Indonesia Sepakat Menghentikan Seluruh Aktivitas Perusahaan, Proses Administrasi Pembubaran Ditindaklanjuti
Diduga Hendak Edarkan Sabu, Pria di Timbangan Padangsidimpuan Diciduk Polisi
Kapolres Padang Lawas Pimpin Penggerebekan Pagi Hari, Pria 45 Tahun Diamankan Bersama Sabu 1,12 Gram
Sentuhan Humanis AKBP Noval Desky di HUT ke-75 Humas Polri, Anak-anak Panti Asuhan Hayat Terima Bantuan Sembako
Jangan Nekat! Jalinsum Sipirok–Tarutung Masih Berbahaya, Kapolres Tapsel Sarankan Jalur Alternatif
Bupati Solok Bagikan Masker dan Vitamin untuk Pelajar.
komentar
beritaTerbaru