P.Siantar l SUMUT24.co
Pekerjaan Penanaman Pipa untuk Optimalisasi Penyaluran Air ke Beberapa Kelurahan yang dikerjakan PDAM Tirta Uli Pematang Siantar di kritisi Warga, Pasalnya Pembongkaran tanah disinyalir tidak Padatkan dan Pemotongan Jalan yang dulu Mulus pun hanya di Semen, Padahal di Perjanjian katanya Pihak Kontraktor akan MeRekondisi jalan Seperti Semula.
Baca Juga:
Pantauan Di Lokasi Pekerjaan di Jalan Parapat Km 4.5 kelurahan Tong Marimbun Jumat (17/9) Sedang dikerjakan Pengalian Penanaman Pipa PVC 2000 mm Sepanjang 1.056 Km, Penggalian Penanaman Pipa Bahu jalan Propinsi Di Bongkar dengan Memakai Jet Hammer dan Juga memakai Sinso untuk memotong akar Pohon Mahoni sehingga nampak galian tanah sedikit menggangu kenyamanan Pemakai jalan, ketika ditanya Pelaksana lapangan mengenai Perbaikan kembali Jalan Hotmix yang dibongkar mereka akan Memperbaiki,” nanti kita Perbaiki Bongkaran jalan sesuai kondisi sebelumnya,” ujarNYA yang ngak mau menuebut Namanya namun menyebut Nama kontraktor Marga Silaen, walaupun Saat itu sudah Memasang Semen untuk menutup jalan yang sebelumnya di Hotmix.
Humas PDAM Siantar Jimmi Simatupang yang di jumpai dikantornya Mengatakan Pemasangan Pipa PVC itu untuk Mengoptimalkan Penyaluran Air ke kelurahan Bahkora dan Lapangan Bola, Pelaksan Pekerjaan CV. Fayola Abadi (Silaen) dengan diameter pipa 200mm,Panjang galian 1.056 meter Biaya Rp 196.974.000, dan ijinnya sudah ada dari UPT jalan Propinsi,” Pekerjaan itu hanya Pengalian dan Pemasangan Pipa dan untuk Rekondisi jalan yang di Bongkar akan di Perbaiki Pihak ketiga, ,” ujarnya, ketika ditanya lebar jalan Propinsi yang dibongkar pakai Jet Hammer, jawabnya akan diperbaiki hotmixnya dari Dana yang sudah di tampung di SPK, Katanya yang mengaku Baru beberapa Minggu bertugas di Perusahaan Daerah ini.(LP).
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News