Rabu, 08 Juli 2026

Unimed Gelar Pembekalan Awal Bagi 7.343 Mahasiswa Baru

Administrator - Kamis, 12 Agustus 2021 10:54 WIB
Unimed Gelar Pembekalan Awal Bagi 7.343 Mahasiswa Baru

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Universitas Negeri Medan ( Unimed) menggelar Pembekalan Awal Mahasiswa Baru ( PAMB) bagi 7.343 mahasiswa baru yang digelar secara Livestreaming Unimed Official di Biro Rektor lantai 2, Kamis ( 12/8/2021).

Rektor Unimed Dr Syamsul Gultom MKes mengatakan, peminat Unmed naik tahun 2021. Terdaftar 56.524 orang ingin masuk Unimed, namun yang lulus diterima melalui tiga jalur ada 7.343 orang, dengan rincian jalur SNMPTN 1.426, jalur SBMPTN 3.522, dan jalur Mandiri 2.395.

Tujuan kegiatan PAMB ini, memberikan pemahaman tentang sistem pembelajaran di perguruan tinggi, khususnya di Unimed. ” Materi tentang hal ini akan disampaikan oleh Ketua Senat Unimed Prof Dr Syawal Gultom MPd, selain itu diperkenalkan seluruh pimpinan, senat dan fungsionaris di lingkungan Unimed. Kemudian akan dipaparkan juga tugas pokok dan fungsi dari masing-masing Wakil Rektor, dan sistem akademik dan sistem informasi agar setelah para mahasiswa baru ini kuliah sudah ada pengetahuan dan pemahaman tentang bagaimana pola perkuliahan di kampus, ” jelas Rektor.

Kemudian Unimed juga akan mengikuti semua keputusan Mendikbudristek .“Karena sampai saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir, petunjuk dari kementerian tentang sistem perkuliahan di semester ganjil 2020/2021 masih akan kita laksanakan secara full daring. Kecuali jika dalam beberapa bulan ke depan kondisi Covid sudah hilang dan ada intruksi dari kementerian memperboleh perkuliahan tatap muka di kampus, tentu kita akan mengikuti kebijakan pemerintah tersebut. Jadi untuk semester ganjil ini kita masih full daring, ” kata Rektor.

Rektor berharap seluruh mahasiswa baru Unimed tahun ini, Pertama; ikutilah seluruh rangkaian kegiatan PAMB .Kedua; seluruh mahasiswa baru harus meluruskan niat, mindset dan komitmen untuk sungguh-sungguh, giat belajar dan meninggalkan aktivitas yang tidak mendukung perkuliahan.

Rancanglah perkuliahan di Unimed ini dengan baik dan maksimal, sehingga bisa tamat tepat waktu 4 tahun bagi program S1 dan 3 tahun bagi program D3.

Saat ini program Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim sedang gencar-gencarnya menerapkan program “Merdeka belajar”. Mahasiswa Baru Unimed akan diberi pilihan untuk kuliah 3 (tiga) semester di luar program studinya, yakni ; belajar 1 semester pada program studi lain pada kampus yang sama, belajar 1 semester dalam program studi yang sama pada kampus yang berbeda, dan belajar 1 semester pada lembaga non perguruan tinggi, seperti BUMN, perusahaan-perusahaan, dunia industri dan dunia kerja lainnya.

Kebijakan pemerintah ini, sungguh memiliki tujuan mulia yakni agar lulusan perguruan tinggi memiliki kesiapan diri secara matang, baik keilmuan dan skill yang dibutuhkan dunia kerja, sehingga setelah tamat peluang kerja di berbagai bidang akan terbuka luas.

Pada tahun 2021 ini, mahasiswa Unimed yang kuliah di PTN luar ada 313 orang, semuanya kuliah di kampus terbaik, ada di UI, UGM, ITB, UNPAD dan PTN lainnya. Sedangkan ada 301 mahasiswa perguruan lain yang kuliah di Unimed, mereka juga dari kampus-kampus terbaik di Indonesia. Selain itu ada juga 3 orang mahasiswa Unimed yang lulus kuliah di luar negeri Asia di Eropa.

Selain itu mahasiswa Unimed juga ada 802 orang yang berhasil lolos dalam program Kampus Mengajar, Unimed menjadi kampus terbanyak ke-4 secara nasional,katanya. (C04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kantor Koptan Mandiri Bak "Gubuk Derita" di Tengah HTR 1.266 Hektar yang Beralih Jadi Lahan Sawit
Rukun Sembiring Satukan Kader, Mada LMP Sumut Percepat Penguatan Organisasi
Kejaksaan Sita Lebih dari 104 Ton Timah Milik Terpidana Tamron alias Aon untuk Bayar Uang Pengganti Korupsi
Kisah Percintaan Bella Olivia Putrisanni & Fahdi Saidi Lubis, Dua Hati, Satu Frekuensi
Bupati Pakpak Bharat Hadiri Kunjungan Direktur Kementan, Dorong Kebangkitan Kopi sebagai Penopang Ekonomi
KUASA HUKUM GURU HONOR NILAI PENGADILAN TIPIKOR MEDAN TAK BERWENANG MENGADILI PERKARA GURU HONOR
komentar
beritaTerbaru