Jumat, 23 Oktober 2026

Pelantikan Sukhairi-Atika Belum Jelas, Diduga Ini Penyebabnya

Administrator - Selasa, 13 Juli 2021 05:48 WIB
Pelantikan Sukhairi-Atika Belum Jelas, Diduga Ini Penyebabnya

MEDAN I SUMUT24.CO Lebih kurang sudah genap dua pekan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) belum memilik Bupati dan Wakil Bupati yang depenitif. Sebab, pasangan Bupati dan Wakil Bupati Madina yang terpilih HM Ja’far Sukhairi Nasution dan Atika Azmi Utammi hingga hari ini belum dilantik, sehingga yang menjalankan tugas rutin kepala daerah dilaksanakan Sekretaris Daerah sebagai Plh (Pelaksana harian) Bupati semenjak berakhirnya masa jabatan Dahlan Hasan Nasution dan Ja’far Sukhairi Nasution akhir bulan Juni kemarin.

Baca Juga:

Kepala Bagian Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara, Rasyid Ritonga, Selasa (13/7/2021) menjelaskan, proses pelantikan itu tergantung dari kelengkapan administrasi

“Kelengkapan administrasi yang paling utama adalah surat keputusan (SK), berkasnya sudah dikirim dari Madina ke Gubernur, dan gubernur sudah dikirim ke Menteri, cuma dari Menteri belum keluar SK nya. jadi kita menunggu itu. Kalau kelengkapan administrasinya di Menteri sudah selesai dan sudah diterima secara online. Informasi yang kami terima prosesnya sudah tahap akhir, tinggal diteken Menteri, mungkin terkendala waktu disebabkan situasi di Jakarta saat ini,” jelas Rasyid

Mantan Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Madina itu menyebut apabila SK secara fisik sudah dikirimkan dari Kementerian ke Provinsi maka jadwal pelantikan akan segera dilakukan “kalau SK sudah dikirim ke Gubernur, kita tinggal menenetukan jadwal saja dalam waktu dekat,” ujarnya

Di sisi lain, ia mengatakan proses pelantikan akan dilaksanakan di kantor Gubernur dengan prosedur protokol kesehatan. “Sesuai aturan pelantikannya dilaksanakan di kantor Gubernur, yang hadir adalah Bupati dan Wakil Bupati ditambah dua orang pendamping. Hanya 4 orang saja, selebihnya tidak boleh,” tutupnya. (red-mn)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
KPK Kembali Tahan 7 Tersangka Baru, Fee Proyek Diduga Mengalir hingga Miliaran Rupiah
Tingkatkan Mutu Layanan, PLN Luncurkan New AP2T Wave 5 Untuk Sumatera Utara, Banten Dan Jakarta Raya
Sekda Asahan Pimpin Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Tegaskan Peran Santri Menuju Indonesia Emas
Diduga Mark-up dan Transaksi Fiktif, Pembelian Video Profil dan Barcode Desa Diusut Inspektorat Asahan
LSM DPP SS-PAMA Dorong Penyelidikan Dugaan Mark-Up Barcode Absensi Desa di Asahan
KH Marahalim Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di UNUSU bersama Ratusan Kader NU
komentar
beritaTerbaru