Tingkatkan Mutu Layanan, PLN Luncurkan New AP2T Wave 5 Untuk Sumatera Utara, Banten Dan Jakarta Raya
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) terus memperkuat transformasi digital pelayanan pelanggan melalui peluncuran New Aplikasi Pelayanan Pela
kota
Baca Juga:
MEDAN — Lebih dari 500 peserta mengikuti Apel Kebangsaan Badan Otonom Nahdlatul Ulama se-Sumatera Utara di halaman Kampus Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara (UNUSU), Jalan Abdul Manaf, Helvetia, Medan, Kamis (22/10/2026). Apel digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu dipimpin Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Sumatera Utara KH Marahalim Harahap selaku pembina upacara.
Peserta apel berasal dari jajaran PWNU Sumatera Utara dan badan otonom NU, antara lain Muslimat NU, Fatayat NU, Gerakan Pemuda Ansor, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama, Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama, serta Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia.
Apel juga diikuti dosen, pegawai, dan mahasiswa UNUSU. Guru, pegawai, serta siswa dari sekolah-sekolah di lingkungan NU turut hadir dalam kegiatan itu.
Rangkaian apel meliputi pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan Resolusi Jihad, amanat pembina upacara, dan doa bersama. Pembacaan Resolusi Jihad menjadi pengingat atas peran ulama dan santri dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Dalam amanatnya, Marahalim mengatakan, peringatan Hari Santri perlu dimaknai sebagai momentum bagi santri untuk menyiapkan diri menghadapi tantangan masa kini. Santri, menurut dia, memiliki peran penting dalam mengisi kemerdekaan dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Apel peringatan Hari Santri ini harus menjadi momentum bagi para santri untuk terus mematangkan dan menyiapkan diri sebagai bagian penting dalam mengisi kemerdekaan serta menjaga kedaulatan NKRI," kata Marahalim seusai kegiatan.
Ia menambahkan, nilai kebangsaan merupakan bagian dari pendidikan yang terus ditanamkan di lingkungan pesantren. Hal itu sejalan dengan prinsip hubbul wathan minal iman, atau cinta tanah air adalah bagian dari iman.
"Santri sejatinya adalah pejuang pembela tanah air karena sejak awal di pesantren selalu diajarkan bahwa cinta tanah air itu bagian dari iman," ujarnya.
Marahalim berharap generasi muda dapat meneladani perjuangan para ulama dan santri terdahulu yang mempertaruhkan nyawa untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan.
Menurut dia, Nahdlatul Ulama sebagai wadah ulama dan santri akan terus mengambil bagian dalam mengawal kemerdekaan, menjaga keutuhan NKRI, serta mendukung pembangunan sesuai kapasitas dan sumber daya yang dimiliki.
Apel Kebangsaan kemudian ditutup dengan ramah tamah antara pengurus NU, Banom-banom, civitas akademika UNUSU, guru sekolah dan para peserta lainnya.
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) terus memperkuat transformasi digital pelayanan pelanggan melalui peluncuran New Aplikasi Pelayanan Pela
kota
sumut24.co ASAHAN, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Asahan, Drs. Zainal Aripin Sinaga, M.H., memimpin pelaksanaan upacara peringatan Har
News
sumut24.co ASAHAN, Dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan desa mencuat di Kabupaten Asahan. Sejumlah Kepala Desa (Kades) kini sedang menj
News
sumut24.co ASAHAN, Lembaga Swadaya Masyarakat Dewan Pimpinan Pusat Solidaritas Sosial Pendukung Aspirasi Masyarakat (LSM DPP SSPAMA) Kabup
News
KH Marahalim Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di UNUSU bersama Ratusan Kader NU
News
MEDAN , Firma Hukum Budi Dharma selaku kuasa hukum PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara berhasil mengawal peng
News
Polda Sumut Ungkap Penembakan di Tanjung Morawa, Dua Tersangka Diamankan 1 Diantaranya Diberi Tindakan Tegas Terukur
News
Polda Sumut Ungkap Kronologi Penembakan di Tanjung Morawa, Hingga Mobil Korban Tabrak Warga
News
Kapolda Sumut Perkuat Sinergi dengan Muhammadiyah, Ajak Bersama Jaga Kamtibmas dan Cegah Narkoba
News
Ditressiber Polda Sumut Edukasi Siswa SMAN 8 Medan, Perkuat Kesadaran Keamanan Digital
News