Stadion Sangnaualuh Telan Rp29,4 Miliar, DPRD Pertanyakan Efektivitas Anggaran
Stadion Sangnaualuh Telan Rp29,4 Miliar, DPRD Pertanyakan Efektivitas Anggaran
News
Baca Juga:
PEMATANGSIANTAR | SUMUT24.co Pembangunan dan perbaikan Stadion Sangnaualuh, Kota Pematangsiantar, kembali menuai sorotan. Setelah sebelumnya disebut menghabiskan anggaran sekitar Rp22 miliar, kini stadion tersebut kembali mendapat suntikan anggaran Rp7,4 miliar. Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai efektivitas perencanaan dan penggunaan uang negara.
Anggota Komisi I DPRD Kota Pematangsiantar, Patar Luhut Panjaitan, mengkritik pola pembangunan yang dinilainya belum menyentuh persoalan mendasar. Ia meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar tidak sekadar melakukan perbaikan fisik secara bertahap, tetapi menyusun perencanaan menyeluruh agar stadion benar-benar berfungsi sebagai fasilitas olahraga publik.
Dalam keterangannya, Kamis (15/10/2026), Patar menegaskan bahwa anggaran Rp7,4 miliar harus mampu menyelesaikan persoalan stadion, mulai dari kelayakan lapangan, fasilitas pendukung, status lahan, hingga sistem pengamanan dan pengelolaan setelah pembangunan rampung.
"Modusnya memang sudah kelihatan, perbaikan sedikit-sedikit. Sia-sia semuanya. Bahkan, menurut informasi yang saya dengar, stadion itu tetap menjadi tempat transaksi narkoba dan prostitusi. Kemudian, berselang kurang lebih satu tahun, sudah terlihat rusak lagi," ujar Patar.
Pernyataan mengenai dugaan aktivitas narkoba dan prostitusi tersebut merupakan informasi yang disampaikan Patar dan masih perlu diverifikasi oleh pihak berwenang.
Anggaran Bertambah, Persoalan Jangan Berulang
Patar menilai, perencanaan pembangunan stadion selama ini berpotensi tidak efektif apabila hanya berorientasi pada pekerjaan fisik tanpa memperhitungkan kebutuhan operasional dan keberlanjutan pemanfaatannya.
Menurutnya, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait harus dilibatkan agar pembangunan Stadion Sangnaualuh tidak kembali menyisakan persoalan setelah anggaran terserap.
Ia mempertanyakan apakah anggaran Rp7,4 miliar tersebut sudah mencukupi untuk memperbaiki stadion secara menyeluruh, termasuk memastikan lapangan sepak bola memenuhi standar yang sesuai, menyediakan pelataran parkir yang aman, serta memastikan kejelasan status kepemilikan lahan di kawasan stadion.
"Pengajuan anggaran atau rencana kerja harus bertujuan memperbaiki kondisi dan menghilangkan akibat," tegasnya.
Patar juga meminta Pemko memastikan tersedianya petugas keamanan setelah pembangunan selesai. Menurutnya, aspek pengamanan tidak boleh diabaikan karena berkaitan langsung dengan keberlangsungan fungsi stadion sebagai fasilitas publik.
"Yang terpenting, setelah pembangunan senilai Rp7,4 miliar ini selesai, apakah akan ada petugas keamanan yang berjaga? Berapa personel yang disiapkan dan bagaimana pembiayaan gajinya?" ujarnya.
Total Anggaran Capai Rp29,4 Miliar
Jika mengacu pada informasi anggaran sebelumnya sekitar Rp22 miliar dan tambahan anggaran Rp7,4 miliar saat ini, total dana yang dikaitkan dengan pembangunan dan perbaikan Stadion Sangnaualuh mencapai sekitar Rp29,4 miliar.
Besarnya anggaran tersebut menjadi alasan penting bagi Pemko Pematangsiantar untuk menjelaskan secara terbuka rincian penggunaan dana, tahapan pekerjaan, hasil pembangunan sebelumnya, serta kondisi stadion yang menjadi dasar pengalokasian anggaran tambahan.
Publik berhak mengetahui apakah penambahan anggaran tersebut merupakan bagian dari tahapan pembangunan yang telah direncanakan sejak awal, perbaikan atas kerusakan, atau pemenuhan kebutuhan fasilitas yang sebelumnya belum tercakup.
Kejelasan itu penting agar anggaran yang bersumber dari keuangan daerah benar-benar menghasilkan fasilitas olahraga yang layak, aman, dan dapat dimanfaatkan masyarakat.
Karena itu, DPRD perlu memastikan pengawasan terhadap proyek dilakukan secara terukur, termasuk memeriksa dokumen perencanaan, kontrak pekerjaan, spesifikasi teknis, realisasi fisik, serta hasil pemeriksaan atas pekerjaan sebelumnya.
Hingga persoalan tersebut terjawab, tambahan anggaran miliaran rupiah untuk Stadion Sangnaualuh patut menjadi perhatian serius. Bukan semata-mata soal besarnya dana, melainkan juga soal hasil, manfaat, dan pertanggungjawaban penggunaan uang rakyat.
Pemko Pematangsiantar perlu memberikan penjelasan terbuka agar masyarakat tidak terus bertanya-tanya mengenai efektivitas pembangunan stadion yang anggarannya terus bertambah. Jangan sampai anggaran terus dikucurkan, tetapi persoalan mendasar stadion tak kunjung tuntas. (LP)
Stadion Sangnaualuh Telan Rp29,4 Miliar, DPRD Pertanyakan Efektivitas Anggaran
News
BAKOPAM Sumut Gelar Jumat Berkah, Salurkan Sembako untuk Warga Medan Area
News
Coe Sumut24 Group Anto Genk Ucapkan Selamat atas Pelantikan Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon sebagai Wamenhan RI
News
CEO Media Sumut24 Group Rianto, SH, MH, Sampaikan Selamat atas Pelantikan Mayjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB RI
News
Percepat Pemulihan Bencana Aceh, Kemendagri Guyur Puluhan Ekskavator dan Dump Truck ke Bireuen hingga Pidie Jaya
News
Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Disdik Sumut Berlakukan PJJ 16&ndash21 Oktober 2026
News
Kabut Asap Masuk Sumut,Bobby Nasution Imbau Pembelajaran Jarak Jauh dan Minta Kepala Daerah Pantau Kualitas Udara
kota
sumut24.co ASAHAN, Aktivitas pertambangan Galian C yang beroperasi di wilayah Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan, kembali menjadi soro
News
Dua Spesialis Curanmor di Jalan Gurila Diberi Tindakan Tegas Terukur
kota
Temui Majelis Taklim Halimah, Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Bersinergi Jaga Kamtibmas
News