Kantor Koptan Mandiri Bak "Gubuk Derita" di Tengah HTR 1.266 Hektar yang Beralih Jadi Lahan Sawit
Kantor Koptan Mandiri Bak "Gubuk Derita" di Tengah HTR 1.266 Hektar yang Beralih Jadi Lahan Sawit
kota
Baca Juga:
P Sidimpuan I Sumut24.co
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meminta kepala desa agar menggunakan dana desa untuk hal yang produktif. Dengan cara mengoptimalkan potensi desa masing-masing bukan malah sering melakukan Bimbingan Teknis.
Padangsidempuan memiliki kekayaan dan keindahan alam. Potensi tersebut bila dimaksimalkan bisa membuat masyarakat sejahtera kat Edy Rahmayadi di Aula Daulay Simorangkir Kodim 0212/TS Jalan Imam Bonjol, Kamis (17/6).
“Anda (kepala desa) lebih tahu daerah anda, ayo maksimalkan dana desa, anda diamanahkan Rp 1 miliar, maksimalkan itu. Jangan cuma dibuat pake Bimtek aja hasilnya ga ada,” kata Gubernur disambut tawa para Kades dan Camat kota Padangsidimpuan.
Kata Gubernur, kepala desa adalah kunci menyejahterakan desa. Maka kepala desa adalah kunci menyukseskan visi membangun desa menata kota. “Kota tak bisa ditata kalau desa tidak dibangun,” ucap Gubernur
Walikota Padangsidempuan mengatakan wilayahnya memiliki 42 desa di empat kecamatan. Dia optimis akan ada desa-desa yang bisa mengembangkan desanya dengan baik.
“Kita akan terus dorong desa-desa di sini untuk mengembangkan potensinya. Kita akan membantu mereka. Seperti yang dikatakan Pak Gubernur desalah yang menjadi fondasi Sumut,” kata Irsan Efendi Nasution.
Kota Padangsidempuan desa-desa menurut Kadis PMD Syafaruddin Harahap sudah memulai mengembangkan potensinya, misalnya Desa Hutapadang, Joring Lombang dan Natobang, Sabungan, Hutalimbong dan beberapa desa lainnya. Sudah ada 31 dari 42 desa yang saat ini fokus mengembangkan potensi daerahnya, tetapi masih dalam tahap awal.
“Hutapadang dan beberapa desa di kecamatan Angkola Julu progresnya bagus. Di Angkola Julu lebih cepat karena daerah itu Berastaginya Padangsidempuan, jadi selain wisata juga hasil seperti pertanian sayur, bawang dan lain-lain. Di tempat lain kita akan coba wisata sawah,” kata Syafaruddin .
Berbeda dengan desa di Kecamatan Angkola Julu, Kades Hutapadang Ihwanuddin Siregar fokus meningkatkan produksi salak. Masyarakat di sana terus menerus untuk memelihara tanaman salak dengan benar untuk mendapatkan hasil maksimal. Selain itu, mereka bersama BUMdes juga melatih masyarakat mengolah salak menjadi bahan makanan dan minuman agar bisa dijual dengan harga lebih tinggi.
“Kita mengedukasi masyarakat agar memelihar salak dengan baik. Kita juga sedang menggalakkan pengolahan salak menjadi barang jadi seperi dodol, keripik, manisan, kopi dan lainnya,” kata Ihwanuddin.red
Kantor Koptan Mandiri Bak "Gubuk Derita" di Tengah HTR 1.266 Hektar yang Beralih Jadi Lahan Sawit
kota
Rukun Sembiring Satukan Kader, Mada LMP Sumut Percepat Penguatan Organisasi
kota
Kejaksaan Sita Lebih dari 104 Ton Timah Milik Terpidana Tamron alias Aon untuk Bayar Uang Pengganti Korupsi
kota
Kisah Percintaan Bella Olivia Putrisanni & Fahdi Saidi Lubis, Dua Hati, Satu Frekuensi
Seleb
Bupati Pakpak Bharat Hadiri Kunjungan Direktur Kementan, Dorong Kebangkitan Kopi sebagai Penopang Ekonomi
kota
KUASA HUKUM GURU HONOR NILAI PENGADILAN TIPIKOR MEDAN TAK BERWENANG MENGADILI PERKARA GURU HONOR
kota
Jakarta, Musikal Senja Teduh Pelita resmi memulai rangkaian pertunjukannya di GrahaBhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada 3 hing
Wisata
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama Komisi IX DPR RI dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sepakat memperkuat
News
Jakarta, PT TransNusa Aviation Mandiri (TransNusa) terus memperluas jaringan penerbangannya melalui pembukaan satu rute internasional baru J
News
Jakarta, SeaBank Indonesia merayakan lima tahun perjalanannya sebagai salah satu pelopor layanan perbankan digital di Indonesia dengan m
Ekbis