Rabu, 08 Juli 2026

Dugaan Penggelapan & Indikasi Pemalsuan Data Penerima Dana Hibah Pemerintah di Sumut Mencuat

Administrator - Selasa, 15 Juni 2021 16:34 WIB
Dugaan Penggelapan & Indikasi Pemalsuan Data Penerima Dana Hibah Pemerintah di Sumut Mencuat

 

Baca Juga:

Medan I Sumut24.co

Dugaan rekening ganda milik sebuah lembaga penerima bantuan dana hibah dari pemerintah daerah di Sumatera Utara mencuat kepermukaan.

Dua rekening dengan nama kepemilikkan lembaga yang sama, teranyar pula pada indikasi pemalsuan data dan identitas pada saat pembuatan rekening baru.

“Bantuan dana hibah yang diterima lembaga pemilik rekening ganda tersebut, menerima anggaran senilai Rp 317.000.000 dianggap tidak layak terkesan foto.

“iya, benar rekening itu dua dengan atas nama yang sama. Dan saya yang mengetahui proses pemindahan isi rekening lama, ke rekening baru yang terindikasi adanya pemalsuan identitas atas keabsahan kepemilikkkan rekening tersebut” ujar salah seorang berinisial JS, kepada wartawan Selasa (15/6 /2021).

Dipaparkan JS, bantuan dana yang terlupakan telah berpindah rekening disebut -sebut, tertanam pada salah satu bank dan diterima bantuan dari salah satu pemerintah daerah di Sumatera Utara berbentuk hibah, yang kini menjadi ancaman baginya.

Menurut pengakuan JS, dirinya yang terlibat langsung dalam proses tersebut, menuai tekanan dari salah seorang oknum yang mengaku, bahwa dirinya korban atas pemalsuan data untuk keabsahan kepemilikkan rekening tersebut.

“Saya bingung, saya mundur dari lembaga tersebut. Ada orang yang mengaku korban atas indikasi pemalsuan data serta kepemilikkan rekening itu menghubungi saya, karena beban saya atas kerugiannya”Jelas JS.

Ironisnya, sampai hari ini saya merasakan korban keterikatan seolah-olah di ekploitasi kedua kubuh yang saling bersebrangan, yang sebelumnya satu kelembagaan kepengurusan.

Oleh karena tekanan tersebut, saya munculkan ini kepermukaan agar saya berada posisi saksi kunci dalam menduduukan masalah ini, jika nantinya berusuaan hukum.

“memunculkan ke pebulik atas masalah ini, menurut saya suatu solusi pembelaaan bagi saya. Karena yang menjadi korban dan otak dari terjadinya dugaan rekening ganda ini, merupakan orang-orang hebat”Ujar JS bercerita tentang memelas untuk dipublikaskan.

Disinggung kepada JS, mengenai nama lembaga dan nama bank beserta orang-orang hebat yang dimaksud.

JS secara detail, dengan harapan untuk tidak menyebutkan dulu menunggu, orang-orang yang merasa dirugikan dan dipalsukan identitasnya membuat laporan.

sampaikan detail, data ini saya, dan saya tau proses pemindahan uang serta konflik atas pengurus lembaga. Saya harap, ini bisa dibuka secara terang, jika orang yang dirugikan, komitmen untuk membuat laporan secara penipuan dan data pemalsuan identitasnya serta penggelapan dana bantuan tersebut ke pihak kepolisian”pungkas JS sambil bersujud memohon bantuan.tim

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kantor Koptan Mandiri Bak "Gubuk Derita" di Tengah HTR 1.266 Hektar yang Beralih Jadi Lahan Sawit
Rukun Sembiring Satukan Kader, Mada LMP Sumut Percepat Penguatan Organisasi
Kejaksaan Sita Lebih dari 104 Ton Timah Milik Terpidana Tamron alias Aon untuk Bayar Uang Pengganti Korupsi
Kisah Percintaan Bella Olivia Putrisanni & Fahdi Saidi Lubis, Dua Hati, Satu Frekuensi
Bupati Pakpak Bharat Hadiri Kunjungan Direktur Kementan, Dorong Kebangkitan Kopi sebagai Penopang Ekonomi
KUASA HUKUM GURU HONOR NILAI PENGADILAN TIPIKOR MEDAN TAK BERWENANG MENGADILI PERKARA GURU HONOR
komentar
beritaTerbaru