Rabu, 08 Juli 2026

PKS PTPN IV Ajamu Bungkam Soal Truk Pengangkut Abu

Administrator - Jumat, 28 Mei 2021 07:06 WIB
PKS PTPN IV Ajamu Bungkam Soal Truk Pengangkut Abu

 

Baca Juga:

LABUHANBATU | Sumut24.CO

Pihak manajemen PKS PTPN IV Ajamu lebih memilih tentang keberadaan keberadaan truk tronton pengangkut abu, Selasa (25/5/2021) kemarin. Pasalnya, hingga sampat saat ini perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut enggan memberikan penjelasan.

Padahal, keberadaan truk tersebut menjadi perbincangan dikalangan karyawan. Sebab, karyawan merasa heran truk bisa masuk ke area Memuat Ram memuat ulang generator.

“Proses yang tiba-tiba masuk ke dalam truk, terlihat ada seorang warga sedang melayani proses muat. Kami tidak tahu apa kapasitas warga, proses muat abu itu,” ungkap salah seorang karyawan.

Dodi Alias ​​Sarmo, warga yang dimaksudkan karyawan, proses yang dimuat kedalam truk mengaku dirinya hanya disuruh mencarikan jasa orang muat. Namun, Dodi Alias ​​Sarmo tersebut tidak bersedia memberikan keterangan siapa yang menyuruhnya mencarikan jasa tukang muat.

“Tau sendirinya itu kalian siapa orangnya. Biar tau semua orang-orang dalam pabrik itupun juga maling. Pejabat PKS PTPN IV Ajamu itupun juga tau siapa orangnya,” cetusnya dikediaman Ketua PK KNPI Panai Hulu, Rabu (26/5/2021)

Pihak PKS PTPN Ajamu melalui KTU dan Manajer saat dihubungi, Kamis (27/5/2021) guna klarifikasi terkait perihal ini tidak bersedia memberikan penjelasan.

Sebelumnya, keberadaan satu unit truk tronton FUSO Intercoler BK 9096 LK di area Loading Ram PKS PTPN IV Ajamu membuat heran karyawan. Sebab, supir truk enggan menjelaskan legalitas muatannya sehingga muatan karyawan curiga truk tersebut diduga tidak dilengkapi dokumen lengkap. (DB)

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Rukun Sembiring Satukan Kader, Mada LMP Sumut Percepat Penguatan Organisasi
Kejaksaan Sita Lebih dari 104 Ton Timah Milik Terpidana Tamron alias Aon untuk Bayar Uang Pengganti Korupsi
Kisah Percintaan Bella Olivia Putrisanni & Fahdi Saidi Lubis, Dua Hati, Satu Frekuensi
Bupati Pakpak Bharat Hadiri Kunjungan Direktur Kementan, Dorong Kebangkitan Kopi sebagai Penopang Ekonomi
KUASA HUKUM GURU HONOR NILAI PENGADILAN TIPIKOR MEDAN TAK BERWENANG MENGADILI PERKARA GURU HONOR
Musikal Senja Teduh Pelita Resmi Dipentaskan, Hadirkan Petualangan Emosional Tentang Harapan, Keluarga, dan Masa Depan Bumi
komentar
beritaTerbaru